Urusan Pusar ke Bawah Sampai Cara Membagi Telur Gaya Abu Nawas

Kamis, 18 Juni 2020 - 07:11 WIB
"Saya bukan Abu Nawas, saya dewa bumi," jawab Abu Nawas dengan suara dibesar-besarkan. Dia duduk membatu seperti arca. Tangannya dilipat di dada.

Baca juga: Ketika Nasruddin Hoja Tidak Konsisten Lagi

Baginda Raja tak mau kalah. Ini Abu Nawas mau bikin masalah, pikirnya.

"Nah, lantaran kamu dewa bumi," ujar Raja. "Tentunya kamu bisa membesarkan mata prajuritku yang sipit ini. Kalau kamu tidak bisa, kamu akan dihukum pancung," kata Raja dengan suara yang juga dibuat-buat menakutkan.

Baca juga: Cara Aneh Abu Nawas Memasak, Baginda Jadi Kelaparan

Abu Nawas terkekeh. "Baginda keliru memberi tugas kepada dewa bumi. Tugas seperti itu mestinya diberikan kepada dewa langit. Dialah yang mengurus segala masalah dari pusar ke atas," jawab Abu Nawas tangkas.

"Terus, urusan dewa bumi apa?" tanya Baginda.



Baca juga
: Abu Nawas dan Enam Ekor Lembu Berjenggot yang Pandai Bicara

"Jika Baginda meminta pertolongan kepadaku, urusanku adalah segala yang berkaitan dengan bagian pusar ke bawah," jawab Abu Nawas.

Baginda tersenyum dengan kecerdikan Abu Nawas. Selanjutnya Abu Nawas mempersilakan Baginda masuk ke rumahnya yang tidak begitu besar. Para pengawal Baginda Raja menunggu di halaman. "Silakan masuk Baginda," kata Abu Nawas.

Baca juga: Baginda Sultan dan Para Menteri Bertelur, Abu Nawas Berkokok
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!