Keadaan Muslim Setelah Kiamat, 4 Sahabat Duduk di Atas Ranjang Permata

Kamis, 26 Mei 2022 - 05:15 WIB
Kemudian didatangkan ranjang dari intan putih yang memiliki ciri-ciri sama seperti ranjang merah. Kemudian Ali bin Abu Thalib duduk di atasnya.

Kemudian Allah memerintahkan ranjang-ranjang permata itu terbang membawa mereka di udara. Ranjang-ranjang itu terbang sampai di bawah naungan 'Arsy Allah. Mereka didatangi tenda kemah dari intan yang indah. Andai seluruh makhluk di semua tingkatan langit dan bumi dikumpulkan niscaya mereka semua hanya memenuhi satu sudut dari sudut-sudut tenda kemah itu.

Kemudian diberikan kepada mereka empat gelas. Satu gelas untuk Abu Bakar, satu gelas untuk Umar, satu gelas untuk Utsman dan satu gelas untuk Ali, semoga Allah meridhoi mereka semua.

Mereka berempat memberi minuman kepada para manusia. Inilah maksud firman Allah: "Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada di dalam hati mereka, sedangkan mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan."

Perbincangan Penduduk Neraka

Di Akhirat nanti Allah memerintahkan neraka Jahannam untuk menyambar dan mengeluarkan orang-orang yang keluar dari syariat Islam dan orang-orang kafir. Setelah dikeluarkan, Allah membuka mata mereka.

Tiba-tiba mereka melihat tempat-tempat para Sahabat Nabi shallallahu 'alahi wasallam dan umatnya di surga. Mereka berkata: "Mereka adalah orang-orang yang menyelamatkan para manusia sedangkan kita telah celaka."

Kemudian mereka dikembalikan lagi ke dasar neraka Jahannam. Rasulullah SAW bersabda: "Tidak ada di neraka orang yang di dalam hatinya masih ada sedikit keimanan kecuali ia akan keluar dari sana dengan perantara syafaatku."

Syaikh al-Imam 'Alau ad-Din az-Zandusiti dalam Kitab Roudhoh al-Ulama berkata: "Saya mendengar Sa'ad bin Muhammad al-Astarusyani al-Faqir az-Zahid meriwayatkan dari al-Kalabi, dari Abu Sholih, dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu, berkata dalam menjelaskan Firman Allah: "Orang-orang yang kafir itu seringkali (nanti di Akhirat) menginginkan kiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang muslim."

Diriwayatkan dari Abu Musa al-Asy'ari, Rasulullah bersabda: "Ketika para penduduk neraka telah berkumpul di neraka bersama orang-orang muslim yang dikehendaki Allah (masuk neraka), orang-orang kafir berkata kepada orang-orang muslim: "Bukankah kalian ini orang-orang muslim?" "Iya! Kami orang-orang muslim," jawab mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!