Inilah Hal-hal yang Dilarang di Bulan Dzulhijjah

Rabu, 29 Juni 2022 - 12:15 WIB
Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Tiada hari-hari yang amal shalih di dalamnya lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini. Yakni 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah, mereka (para sahabat) bertanya: Wahai Rasulullah, dan tidak juga berjihad di jalan Allah (lebih utama darinya)?, beliau bersabda: Dan tidak juga berjihad di jalan Allah (lebih utama darinya), kecuali seseorang yang berjuang dengan dirinya dan hartanya lalu ia tidak kembali dengan apapun.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Maka dari itu sangat disayangkan jika hari-hari di bulan Dzulhijjah, kita lewatkan begitu saja. Karena, kita tidak akan pernah tahu kapan kesempatan baik tersebut bisa dirasakan lagi.

4. Meremehkan amalan sunnah

Banyak hal yang dapat mempengaruhi dalam meremehkan amalan sunnah, beberapa di antaranya seperti menganggap bahwa amalan wajib sudah cukup atau merasa sudah sempurna jadi tidak perlu ditambahkan dengan amalan sunnah, memiliki rasa malas, merasa sibuk dengan urusan dunia, dan lain-lain. Padahal jika sering melakukan amalan sunnah, maka kita akan mendapatkan pahalanya lebih banyak lagi untuk bekal di akhirat.

5. Tidak banyak berdoa

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Sebaik-baiknya doa adala di hari Arafah.” (HR. At-Tirmidzi).

Kita sebagai umat muslim yang lemah tidak boleh sombong kepada Allah dengan tidak berdoa kepada-Nya dan termasuk perbuatan dosa, padahal Allah sangat menyukai umat-umat yang berdoa kepada-Nya. Terlebih lagi sangat dianjurkan untuk berdoa di hari ke 10 di bulan Dzulhijjah, karena hari tersebut hari di mana doa paling cepat dikabulkan oleh Allah.

6. Memotong kuku bagi yang berudhhiyah

Jika umat muslim melakukan berkurban, maka dianjurkan untuk tidak memotong kuku agar amalannya dapat diterima. Seperti yang dijelaskan dalam hadis ini, “Siapa saja yang ingin berqurban dan apabila telah memasuki awal Dzulhijjah (1 Dzulhijjah), maka janganlah ia memotong rambut dan kukunya sampai ia berqurban.” (HR. Muslim no. 1997).

Sedangkan, bagi orang yang tidak melakukan qurban diperbolehkan untuk memotong kukunya.

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Harian Dzulhijjah Lengkap Latin dan Artinya

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!