Bacaan Niat Puasa Harian Dzulhijjah Lengkap Latin dan Artinya

loading...
Bacaan Niat Puasa Harian Dzulhijjah Lengkap Latin dan Artinya
Salah satu amalan yang dicintai Allah pada bulan Dzulhijjah adalah berpuasa dan memperbanyak tahlil. Foto/dok MRI
Puasa merupakan ibadah yang paling dicintai Allah Ta'ala, apalagi dikerjakan di bulan-bulan mulia seperti Dzulhijjah. Bagi yang ingin meraih fadhilah puasa, bulan ini momentum terbaik untuk menunaikannya.

Menurut kalender Islamic Global, 1 Dzulhijjah 1443 Hijriyah insya Allah jatuh Kamis 30 Juni 2022 atau besok malam (Rabu, 29/6/2022) menurut perhitungan Hijriyah.

Untuk kepastiannya, umat Islam Indonesia sebaiknya menunggu keputusan Kementerian Agama melalui sidang isbat yang diumumkan besok malam (29/6/2022) sekaligus memutuskan Hari Raya Idul Adha 1443 H jatuh pada 9 atau 10 Juli 2022.

مَنْ صَامَ يَوْمًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ بَاعَدَ اللَّهُ تَعَالَى وَجْهَهُ عَنْ النَّارِ سَبْعِينَ خَرِيفًا

Artinya: "Siapa yang berpuasa satu hari saja karena Allah Ta'ala, niscaya Allah menjauhkan ia dari api neraka dengan jarak kejauhan 70 tahun." (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Keutamaan Dzulhijjah diterangkan dalam Hadis yang masyhur dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu. Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada hari dimana suatu amal salih lebih dicintai Allah melebihi amal salih yang dilakukan di sepuluh hari ini (10 hari pertama Dzulhijjah)."

Niat Puasa Harian Dzulhijjah:

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu Shouma Syahri Dzilhijjati Sunnatan Lillaahi Ta'aala.
(Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta'ala)

Niat Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah):

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّهِ تَعَلٰى

Nawaitu Shouma Tarwiyata Sunnatan Lillaahi Ta'aala.
(Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta'ala)

Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah):

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّهِ تَعَلٰى

Nawaitu Shouma 'Arofata Sunnatan Lillaahi Ta'aala.
(Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta'ala)

Bagi yang lupa berniat pada malam hari, boleh berniat pada siang harinya yakni sejak pagi sampai sebelum waktu Zuhur. Dengan catatan belum melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa.

Berikut Niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma haadzal yaumi 'an ada’i syahri Dzilhijjah sunnatan lillaahi ta'aalaa.
(Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah Ta'aala).

Baca Juga: Sambut Bulan Dzulhijjah, Ini 5 Amalan yang Sangat Dianjurkan
(rhs)
cover top ayah
وَاِذۡ قَالَ اللّٰهُ يٰعِيۡسَى ابۡنَ مَرۡيَمَ ءَاَنۡتَ قُلۡتَ لِلنَّاسِ اتَّخِذُوۡنِىۡ وَاُمِّىَ اِلٰهَيۡنِ مِنۡ دُوۡنِ اللّٰهِ‌ؕ قَالَ سُبۡحٰنَكَ مَا يَكُوۡنُ لِىۡۤ اَنۡ اَقُوۡلَ مَا لَـيۡسَ لِىۡ بِحَقٍّ‌ؕ اِنۡ كُنۡتُ قُلۡتُهٗ فَقَدۡ عَلِمۡتَهٗ‌ؕ تَعۡلَمُ مَا فِىۡ نَفۡسِىۡ وَلَاۤ اَعۡلَمُ مَا فِىۡ نَفۡسِكَ‌ؕ اِنَّكَ اَنۡتَ عَلَّامُ الۡغُيُوۡبِ‏ (١١٦) مَا قُلۡتُ لَهُمۡ اِلَّا مَاۤ اَمَرۡتَنِىۡ بِهٖۤ اَنِ اعۡبُدُوا اللّٰهَ رَبِّىۡ وَرَبَّكُمۡ‌ۚ وَكُنۡتُ عَلَيۡهِمۡ شَهِيۡدًا مَّا دُمۡتُ فِيۡهِمۡ‌ۚ فَلَمَّا تَوَفَّيۡتَنِىۡ كُنۡتَ اَنۡتَ الرَّقِيۡبَ عَلَيۡهِمۡ‌ؕ وَاَنۡتَ عَلٰى كُلِّ شَىۡءٍ شَهِيۡدٌ‏ (١١٧) اِنۡ تُعَذِّبۡهُمۡ فَاِنَّهُمۡ عِبَادُكَ‌ۚ وَاِنۡ تَغۡفِرۡ لَهُمۡ فَاِنَّكَ اَنۡتَ الۡعَزِيۡزُ الۡحَكِيۡمُ (١١٨)
Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman, Wahai Isa putra Maryam! Engkaukah yang mengatakan kepada orang-orang, jadikanlah aku dan ibuku sebagai dua tuhan selain Allah? (Isa) menjawab, Mahasuci Engkau, tidak patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku. Jika aku pernah mengatakannya tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada-Mu. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mengetahui segala yang gaib. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (yaitu), Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, dan aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di tengah-tengah mereka. Maka setelah Engkau mewafatkan aku, Engkaulah yang mengawasi mereka. Dan Engkaulah Yang Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba-Mu, dan jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya Engkaulah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.

(QS. Al-Maidah Ayat 116-118)
cover bottom ayah
preload video