3 Solusi Mencapai Kebahagiaan di Dunia dan Akhirat

Jum'at, 22 Juli 2022 - 09:54 WIB
AllahTa’alaberfirman :

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya,dan Dia akan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.”(QS. At-Talaq: 2-3)

Tawakal di sini harus diikuti dengan berusaha. Nabishallallahu ‘alaihi wa sallamjuga pernah bersabda :

“Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, maka Allah akan memberi rezeki kalian sebagaimana Allah memberi rezeki burung. Pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali dalam keadaan kenyang.”(HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad).

Jalan bahagia yang kedua adalah membahagiakan orang lain. Sebab hal ini alan mendatangkan kebahagiaan untuk diri sendiri. Kitab Istamni' bi hayatika menyebutkan bahwa seorang yang membuat orang lain bahagia maka dia merasa dirinya berharga di masyarakat. Dan itu akan membuat bahagia. Baik bagi dirinya maupun orang lain.

Sungguh kebahagiaan ini tidak dapat dirasakan, kecuali oleh mereka yang sudah melakukannya. Membahagiakan orang lain memiliki berbagai macam sarana dan bentuk. Ada yang bersifat materi, seperti memberikan bantuan untuk orang fakir, ataupun yang bersifat maknawi, seperti mendamaikan dua orang yang sedang berselisih ataupun menasehati orang lain.

Di antara bentuk membahagiakan orang lain yang paling mulia adalah meringankan beban dan kesulitan yang sedang mereka hadapi. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

“Barangsiapa yang menghilangkan satu kesulitan seorang mukmin yang lain dari kesulitannya di dunia, niscaya Allah akan menghilangkan darinya satu kesulitan pada hari kiamat. Barangsiapa yang meringankan orang yang kesusahan (dalam utangnya), niscaya Allah akan meringankan baginya (urusannya) di dunia dan akhirat.” (HR. Muslim).

Dan jalan kebahagiaan yang ketiga adalah memiliki hati yang bersih. Terutama bersih dari balas dendam dan kedengkian.

Kebahagiaan yang hakiki (yaitu kebahagiaan di akhirat nanti) tidak diperuntukkan, kecuali untuk mereka yang memilik hati yang bersih. Allah Ta’ala berfirman :
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!