Ulama Kharismatik Yaman Habib Abu Bakar Al-Adni Meninggal Dunia, Ini Profilnya
Jum'at, 29 Juli 2022 - 16:02 WIB
Ulama kharismatik Yaman, Habib Abu Bakar Al-Adni (kiri) ketika duduk bersama Habib Umar bin Hafizh. Habib Abu Bakar Al-Adni meninggal dunia pada Rabu 28 Dzulhijjah 1443 H (27/7/2022) pada usia 75 tahun. Foto/ist
Kita baru saja kehilangan ulama kharismatik Hadhramaut Yaman, Al-Habib Abu Bakar Al-Adni bin Ali Al-Masyhur Ba'alawy. Beliau dikenal sebagai mufakkir (pemikir) Islam karena kecerdasan intelektualnya menulis banyak kitab.
Habib Abu Bakar Al-Adni meninggal dunia pada Rabu 28 Dzulhijjah 1443 H (27/7/2022) pada usia 75 tahun. Sempat dirawat di salah satu Rumah Sakit Yaman. Beliau dilahirkan di lembah Ahwar Provinsi Aden Yaman pada Tahun 1366 H/1947 M.
Wafatnya Habib Abu Bakar menjadi duka mendalam bagi umat muslim di dunia terutama bagi para kaum Alawiyin (keturunan Nabi Muhammad SAW) di Indonesia. Habib Abu Bakar Al-Adni merupakan cendekiawan muslim yang berasal dari Hadhramaut Yaman.
Kiprahnya dalam berdakwah telah masyhur di berbagai penjuru negeri, baik Timur Tengah, Eropa hingga Asia. Banyak santri didiknya berasal dari Indonesia. Beliau juga termasuk salah satu guru para Dai dan Habaib di Indonesia.
Profil Habib Abu Bakar Al-Adni
Informasi yang dihimpun dari Muhibbin Abu Bakar Al-Adni menyebutkan, sejak kecil beliau dididik ilmu agama oleh kedua orang tuanya. Belaiu telah menghafal seluruh isi Al-Qur'an di masa mudanya.
Kemudian sudah bertalaqqi ke berbagai guru ternama di zamannya, baik di Aden maupun di Hadhramaut. Bahkan, sejak usia 14 tahun, Habib Abu Bakar telah mendapatkan mandat dari sang ayah untuk menyampaikan khotbah Jum'at di masjid-masjid sekitar.
Keberhasilan Habib Abu Bakar tak luput dari peranan kedua orang tuanya. Merekalah yang telah membangun karakter Habib Abu Bakar hingga menjadi figur ternama seperti sekarang.
Dalam tuturnya dia mengakui, "Keseluruhan hidupku tak terlepas dari peran orang tuaku, ayah dan ibuku. Ayahku sosok yang sangat disiplin mengatur waktu. Baginya, pendidikan dan akhlak adalah prioritas utama. Seringkali aku menangis setiap mendengarkan lantunan Al-Qur'an yang ayah baca pada sepertiga malam."
Habib Abu Bakar Al-Adni meninggal dunia pada Rabu 28 Dzulhijjah 1443 H (27/7/2022) pada usia 75 tahun. Sempat dirawat di salah satu Rumah Sakit Yaman. Beliau dilahirkan di lembah Ahwar Provinsi Aden Yaman pada Tahun 1366 H/1947 M.
Wafatnya Habib Abu Bakar menjadi duka mendalam bagi umat muslim di dunia terutama bagi para kaum Alawiyin (keturunan Nabi Muhammad SAW) di Indonesia. Habib Abu Bakar Al-Adni merupakan cendekiawan muslim yang berasal dari Hadhramaut Yaman.
Kiprahnya dalam berdakwah telah masyhur di berbagai penjuru negeri, baik Timur Tengah, Eropa hingga Asia. Banyak santri didiknya berasal dari Indonesia. Beliau juga termasuk salah satu guru para Dai dan Habaib di Indonesia.
Profil Habib Abu Bakar Al-Adni
Informasi yang dihimpun dari Muhibbin Abu Bakar Al-Adni menyebutkan, sejak kecil beliau dididik ilmu agama oleh kedua orang tuanya. Belaiu telah menghafal seluruh isi Al-Qur'an di masa mudanya.
Kemudian sudah bertalaqqi ke berbagai guru ternama di zamannya, baik di Aden maupun di Hadhramaut. Bahkan, sejak usia 14 tahun, Habib Abu Bakar telah mendapatkan mandat dari sang ayah untuk menyampaikan khotbah Jum'at di masjid-masjid sekitar.
Keberhasilan Habib Abu Bakar tak luput dari peranan kedua orang tuanya. Merekalah yang telah membangun karakter Habib Abu Bakar hingga menjadi figur ternama seperti sekarang.
Dalam tuturnya dia mengakui, "Keseluruhan hidupku tak terlepas dari peran orang tuaku, ayah dan ibuku. Ayahku sosok yang sangat disiplin mengatur waktu. Baginya, pendidikan dan akhlak adalah prioritas utama. Seringkali aku menangis setiap mendengarkan lantunan Al-Qur'an yang ayah baca pada sepertiga malam."
Lihat Juga :