Munculnya Dajjal Didahului Musim Kemarau Panjang 3 Tahun Berturut

Senin, 01 Agustus 2022 - 06:30 WIB
Surganya adalah neraka dan sebaliknya. Inilah tipu daya Dajjal dalam menyesatkan manusia pada akhir zaman.

Fitnahnya begitu hebat membungkus suatu kejahatan (kebathilan) dengan keindahan, sehingga banyak manusia yang tertipu.

Rasulullah SAW memberitahu ciri-ciri Dajjal dalam sabda beliau: "Dajjal itu buta matanya sebelah kiri, berambut kriting, mempunyai surga dan neraka. Maka nerakanya adalah surga dan surganya adalah neraka." (HR Muslim)

Saat menghadapi masa-masa sulit itu, Rasulullah SAW menganjurkan orang-orang mukmin untuk bersabar, bertawakkal, bertaubat dan memperbanyak bacaan berikut:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ


Subhanallahi, walhamdulillahi, wa laa ilaha illallahu, wallahu Akbar.

Kalimat tasbih, tahmid, tahlil dan takbir tersebut menjadi pengganti makanan dan dapat menyebabkan kenyang sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu 'anha.

Amalan Berlindung dari Dajjal

Agar dilindungi dari fitnah Dajjal, umat muslim dapat mengamalkan pesan Rasulullah SAW berikut. Dari Abu Darda radhiyallahu 'anhu, Nabi shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa menghafal sepuluh ayat awal dari Surat Al-Kahfi, maka ia akan dijaga dari fitnah Dajjal."

Imam Abu Dawud berkata: "Seperti ini pula dikatakan oleh Hisyam Ad- Dustuwa'i dari Qatadah, (dalam hadits itu) Rasulullah bersabda: "Barangsiapa menghafal akhir-akhir dari Surat Al-Kahfi." Syu'bah menyebutkan dari Qatadah, "Akhir dari Surat Al-Kahfi." (Sunan Abu Dawud 3765)

Baca Juga: Kekuatan Dajjal Lebih Dahsyat Dibanding Avatar, Ini Kemampuannya
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!