Tiga Nasihat Berharga dari Burung yang Tertangkap
Selasa, 30 Juni 2020 - 06:17 WIB
Orang itu pun membebaskannya, dan burung itu segera hinggap ke dahan.
Disampaikannya nasehat kedua: "Jangan pernah percaya kepada segala yang bertentangan dengan akal, apabila tak ada bukti."(Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Waktu, Tempat, dan Orang)
Kemudian, burung itu pun terbang ke puncak bukit. Dari sana ia berseru: "Wahai manusia malang! Dalam tubuhku terdapat dua permata besar, dan kau akan memilikinya, kalau saja tadi kau membunuhku!"
Orang itu sangat kecewa memikirkan kehilangan mendapatkan permata dari burung itu, namun katanya, "Setidaknya, sekarang katakan nasehat ketiga itu!"(Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Berharga dan Tak Berharga )
Jawab burung itu, "Alangkah tololnya kau, meminta lagi nasehat sedangkan kau belum merenungkan yang dua tadi! Sudah kukatakan padamu agar jangan menyesal kalau kehilangan, dan jangan percaya pada sesuatu yang bertentangan dengan akal. Kini, kau malah melakukan keduanya. Kau percaya pada sesuatu yang konyol dan bersedih hati karena kehilangan! Aku tak cukup besar untuk menyimpan dua permata besar."
"Kau tolol. Oleh karena itu, kau harus tetap berada dalam keterbatasan yang ditentukan bagi manusia." (Baca juga: Kisah-Kisah Sufi Idries Shah: Tiga Orang Darwis )
Disampaikannya nasehat kedua: "Jangan pernah percaya kepada segala yang bertentangan dengan akal, apabila tak ada bukti."(Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Waktu, Tempat, dan Orang)
Kemudian, burung itu pun terbang ke puncak bukit. Dari sana ia berseru: "Wahai manusia malang! Dalam tubuhku terdapat dua permata besar, dan kau akan memilikinya, kalau saja tadi kau membunuhku!"
Orang itu sangat kecewa memikirkan kehilangan mendapatkan permata dari burung itu, namun katanya, "Setidaknya, sekarang katakan nasehat ketiga itu!"(Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Berharga dan Tak Berharga )
Jawab burung itu, "Alangkah tololnya kau, meminta lagi nasehat sedangkan kau belum merenungkan yang dua tadi! Sudah kukatakan padamu agar jangan menyesal kalau kehilangan, dan jangan percaya pada sesuatu yang bertentangan dengan akal. Kini, kau malah melakukan keduanya. Kau percaya pada sesuatu yang konyol dan bersedih hati karena kehilangan! Aku tak cukup besar untuk menyimpan dua permata besar."
"Kau tolol. Oleh karena itu, kau harus tetap berada dalam keterbatasan yang ditentukan bagi manusia." (Baca juga: Kisah-Kisah Sufi Idries Shah: Tiga Orang Darwis )
(mhy)
Lihat Juga :