Waspadalah, Jin Bisa Memerintahkan Orang Melakukan Kejahatan
Jum'at, 12 Agustus 2022 - 16:41 WIB
Baca juga: Baca juga: Surat Jin untuk Memanggil Jin? Begini Penjelasannya
Perkara yang Nyata
Sementara itu, Lajnah Da’imah Lil Buhuts Al-Ilmiah wal Ifta’ dalam Kitab Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al-Masa’il Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram yang disusun Khalid Al-Juraisy menegaskan jin mengganggu manusia adalah perkara yang nyata.
Jika jin memerintahkan kepada orang yang diganggunya untuk melakukan suatu yang haram. Bagi mereka yang terkena ganggguan jin harus berpegang teguh dengan syari’at Allah dan tidak mematuhi perintah jin untuk bermaksiat kepada Allah dan tidak mematuhi perintah jin untuk bermaksiat kepada Allah.
"Jika jin itu menyakitinya, ia harus berlindung kepada Allah dari keburukannya dan membentengi dirinya dengan bacaan Al-Qur’an, Ta’awwudzat yang disyari’atkan, dan zikir-zikir yang sah dari Nabi SAW," tulisnya mengutip hadis yang diriwayatkan Abu Daud, no. 3886, kitab Ath-Thibb, Ahmad dalam Al-Musnad, serta dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami, no. 1632 As-Silsilah Ash-Shahihah.
Di antaranya ruqyah dengan bacaan surah Al-Fatihah, membaca surak Al-Ikhlas dan Mu’awwidzatain, kemudian meniupkan pada kedua tangannya lalu mengusapkannya pada wajahnya dan anggota badannya yang dapat dijangkaunya.
Dan, ruqyah lainnya dengan surah Al-Qur’an berikut ayat-ayatnya dan zikir-zikir yang shahih serta berlindung kepada Allah guna memohon kesembuhan dan terjaga dari setan dan jin dan manusia.
Lajnah Da’imah menyarankan merujuklah kepada kitab Al-Kalim Ath-Thayyib karya Ibnu Taimiyah , kitab Al-Wabil Ash-Shayyib karya Ibnul Qayyim, dan Al-Adzkar karya An-Nawawi. Di dalamnya terdapat penjelasan panjang lebar tentang macam-macam ruqyah.
Baca juga: Waspadai Bahaya Ruqyah yang Tidak Syar'i
Perkara yang Nyata
Sementara itu, Lajnah Da’imah Lil Buhuts Al-Ilmiah wal Ifta’ dalam Kitab Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al-Masa’il Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram yang disusun Khalid Al-Juraisy menegaskan jin mengganggu manusia adalah perkara yang nyata.
Jika jin memerintahkan kepada orang yang diganggunya untuk melakukan suatu yang haram. Bagi mereka yang terkena ganggguan jin harus berpegang teguh dengan syari’at Allah dan tidak mematuhi perintah jin untuk bermaksiat kepada Allah dan tidak mematuhi perintah jin untuk bermaksiat kepada Allah.
"Jika jin itu menyakitinya, ia harus berlindung kepada Allah dari keburukannya dan membentengi dirinya dengan bacaan Al-Qur’an, Ta’awwudzat yang disyari’atkan, dan zikir-zikir yang sah dari Nabi SAW," tulisnya mengutip hadis yang diriwayatkan Abu Daud, no. 3886, kitab Ath-Thibb, Ahmad dalam Al-Musnad, serta dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami, no. 1632 As-Silsilah Ash-Shahihah.
Di antaranya ruqyah dengan bacaan surah Al-Fatihah, membaca surak Al-Ikhlas dan Mu’awwidzatain, kemudian meniupkan pada kedua tangannya lalu mengusapkannya pada wajahnya dan anggota badannya yang dapat dijangkaunya.
Dan, ruqyah lainnya dengan surah Al-Qur’an berikut ayat-ayatnya dan zikir-zikir yang shahih serta berlindung kepada Allah guna memohon kesembuhan dan terjaga dari setan dan jin dan manusia.
Lajnah Da’imah menyarankan merujuklah kepada kitab Al-Kalim Ath-Thayyib karya Ibnu Taimiyah , kitab Al-Wabil Ash-Shayyib karya Ibnul Qayyim, dan Al-Adzkar karya An-Nawawi. Di dalamnya terdapat penjelasan panjang lebar tentang macam-macam ruqyah.
Baca juga: Waspadai Bahaya Ruqyah yang Tidak Syar'i
(mhy)
Lihat Juga :