Proses Masuknya Ruh ke Tubuh Nabi Adam, Ini Kalimat Pertama yang Diucapkannya
Kamis, 25 Agustus 2022 - 23:51 WIB
Mujahid mengatakan, Allah Ta'ala menciptakan Adam setelah Dia menciptakan segala sesuatu, yaitu di pengujung siang hari Dia menciptakan semua makhluk lainnya. Setelah ruh menghidupkan kedua matanya, lisannya, dan kepalanya, namun ruh masih belum sampai ke anggota bagian bawahnya.
Adam berkata: "Ya Tuhanku, segerakanlah penciptaanku sebelum matahari tenggelam."
Inilah hikmah mengapa manusia punya tabiat tergesa-gesa sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur'an:
خُلِقَ الإنْسَانُ مِنْ عَجَلٍ
Artinya: "Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa." (QS Al-Anbiya: 37). Keterangan serupa terdapat pada Surat Al-Isra Ayat 11 yang artinya: "Dan adalah manusia itu bersifat tergesa-gesa."
Setelah ruh masuk ke kepala Adam, ruh berputar-putar meresapi kepalanya selama bertahun-tahun. Maka berfungsilah otak dan tersusunlah urat saraf dengan sempurna. Telinga mulai berfungsi dan didengarnya Kalimat Tasbih para Malaikat.
Kemudian ruh turun ke kedua mata Adam maka berfungsilah mata untuk melihat. Adam bisa melihat jasadnya yang berbentuk tanah kering seperti tembikar. Lalu ruh turun ke dua lubang hidung Nabi Adam. Dia pun bisa menghirup udara lalu bernafas dan bersin.
Ruh kemudian turun ke mulut lalu Nabi Adam bersin dan mulutnya juga terbuka. Allah memberikan ilham dan mengajarkannya kalimat untuk memuji-Nya. Adam berkata: "Alhamdulillaahi Rabbil 'Aalamiin (segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam)."
Allah kemudian menjawabnya: "Yarhamuka Rabbuka Yaa Adam" (semoga Tuhanmu mencurahkan rahmat kepadamu wahai Adam). Doa ini untukmu dan juga untuk keturunanmu."
Inilah kalimat pertama diucapkan Nabi Adam dan Allah sendiri yang membalasnya. Karena itu, menjawab orang yang bersin itu disunnahkan.
Adam berkata: "Ya Tuhanku, segerakanlah penciptaanku sebelum matahari tenggelam."
Inilah hikmah mengapa manusia punya tabiat tergesa-gesa sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur'an:
خُلِقَ الإنْسَانُ مِنْ عَجَلٍ
Artinya: "Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa." (QS Al-Anbiya: 37). Keterangan serupa terdapat pada Surat Al-Isra Ayat 11 yang artinya: "Dan adalah manusia itu bersifat tergesa-gesa."
Setelah ruh masuk ke kepala Adam, ruh berputar-putar meresapi kepalanya selama bertahun-tahun. Maka berfungsilah otak dan tersusunlah urat saraf dengan sempurna. Telinga mulai berfungsi dan didengarnya Kalimat Tasbih para Malaikat.
Kemudian ruh turun ke kedua mata Adam maka berfungsilah mata untuk melihat. Adam bisa melihat jasadnya yang berbentuk tanah kering seperti tembikar. Lalu ruh turun ke dua lubang hidung Nabi Adam. Dia pun bisa menghirup udara lalu bernafas dan bersin.
Ruh kemudian turun ke mulut lalu Nabi Adam bersin dan mulutnya juga terbuka. Allah memberikan ilham dan mengajarkannya kalimat untuk memuji-Nya. Adam berkata: "Alhamdulillaahi Rabbil 'Aalamiin (segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam)."
Allah kemudian menjawabnya: "Yarhamuka Rabbuka Yaa Adam" (semoga Tuhanmu mencurahkan rahmat kepadamu wahai Adam). Doa ini untukmu dan juga untuk keturunanmu."
Inilah kalimat pertama diucapkan Nabi Adam dan Allah sendiri yang membalasnya. Karena itu, menjawab orang yang bersin itu disunnahkan.
Lihat Juga :