12 Hukum Bacaan Tajwid dalam Al-Qur'an Beserta Contohnya

Minggu, 27 November 2022 - 23:46 WIB
Alif lam menghadapi huruf س

هُمُ السُّفَهَاءُ (Humus-Sufahaa')

Alif lam menghadapi huruf ش

هَذِهِ الشَّجَرَةَ (Hadzihisy-Syajaroh)

Alif lam menghadapi huruf ص

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ (wa aqiimush-Sholaat)

Alif lam menghadapi huruf ض

وَلَا الضَّالِّينَ (Wa ladh-dhoolliin)

Alif lam menghadapi huruf ط

فَوْقَكُمُ الطُّورَ (fau qokumuth-Thuur)

Alif lam menghadapi huruf ظ

مِنَ الظَّالِمِينَ (minazh-zhoolimiin)

Alif lam menghadapi huruf ل

وَيَلْعَنُهُمُ اللَّاعِنُونَ (wa yalla'anuhumul-laa'iyunn)

Alif lam menghadapi huruf ن

أَتَأْمُرُونَ النَّاسَ (Ata' muruunan-Naas)

12. Qalqalah

Apabila salah satu dari huruf qalqalah yang mati, maka cara membacanya harus memantul. Ada dua macam qalqalah berdasarkan letak matinya huruf tersebut. Qalqalah sugra yaitu hurufnyaa mati di tengah kalimah dan qalqalah kubro hurufnya mati di akhir kalimah. Huruf-huruf Qalqalah sughra dan kubra itu sama, namun yang berbeda hanya letaknya saja.

Qalqalah sughra cara membacanya memantul tapi lebih tipis, karena arti sughra sendiri yang artinya kecil. Sedangkan qalqalah kubro membacanya dipantulkan lebih keras, seperti arti kubro itu sendiri yang artinya besar.

Huruf-Huruf Qalqalah yaitu Ba, Jin, Dal, Tha, dan Qaf(ب ج د ط ق)
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
cover top ayah
وَقُلْ لِّـلۡمُؤۡمِنٰتِ يَغۡضُضۡنَ مِنۡ اَبۡصَارِهِنَّ وَيَحۡفَظۡنَ فُرُوۡجَهُنَّ وَلَا يُبۡدِيۡنَ زِيۡنَتَهُنَّ اِلَّا مَا ظَهَرَ مِنۡهَا‌ وَلۡيَـضۡرِبۡنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلٰى جُيُوۡبِهِنَّ‌ۖ وَلَا يُبۡدِيۡنَ زِيۡنَتَهُنَّ اِلَّا لِبُعُوۡلَتِهِنَّ اَوۡ اٰبَآٮِٕهِنَّ اَوۡ اٰبَآءِ بُعُوۡلَتِهِنَّ اَوۡ اَبۡنَآٮِٕهِنَّ اَوۡ اَبۡنَآءِ بُعُوۡلَتِهِنَّ اَوۡ اِخۡوَانِهِنَّ اَوۡ بَنِىۡۤ اِخۡوَانِهِنَّ اَوۡ بَنِىۡۤ اَخَوٰتِهِنَّ اَوۡ نِسَآٮِٕهِنَّ اَوۡ مَا مَلَـكَتۡ اَيۡمَانُهُنَّ اَوِ التّٰبِعِيۡنَ غَيۡرِ اُولِى الۡاِرۡبَةِ مِنَ الرِّجَالِ اَوِ الطِّفۡلِ الَّذِيۡنَ لَمۡ يَظۡهَرُوۡا عَلٰى عَوۡرٰتِ النِّسَآءِ‌ۖ وَلَا يَضۡرِبۡنَ بِاَرۡجُلِهِنَّ لِيُـعۡلَمَ مَا يُخۡفِيۡنَ مِنۡ زِيۡنَتِهِنَّ‌ ؕ وَتُوۡبُوۡۤا اِلَى اللّٰهِ جَمِيۡعًا اَيُّهَ الۡمُؤۡمِنُوۡنَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُوۡنَ
Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau para perempuan (sesama Islam) mereka, atau hamba sahaya yang mereka miliki, atau para pelayan laki-laki (tua) yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan. Dan janganlah mereka menghentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung.

(QS. An-Nur Ayat 31)
cover bottom ayah
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More