Kisah Sufi Malik Dinar Mencari Guru Tersembunyi

Minggu, 05 Februari 2023 - 14:32 WIB
loading...
Kisah Sufi Malik Dinar...
Malik Dinar adalah salah seorang guru klasik zaman awal. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Kisah sufi berikut ini dinukil dari buku berjudul "Tales of The Dervishes" karya Idries Shah yang diterjemahkan Ahmad Bahar menjadi "Harta Karun dari Timur Tengah - Kisah Bijak Para Sufi". Berikut kisahnya:

Setelah bertahun-tahun lamanya menekuni persoalan-persoalan filsafat, Malik Dinar merasa bahwa sudah tiba waktunya untuk mengadakan perjalanan mencari pengetahuan. "Saya akan pergi", batinnya, "Menemui sang Guru Tersembunyi, yang konon juga berada dalam kesejatian diriku."

Ia pun meninggalkan rumahnya dan hanya membawa bekal beberapa buah kurma. Tak lama kemudian, ia melihat seorang darwis berjalan kelelahan di jalan yang berdebu. Didekatinya darwis itu, tetapi tidak disapanya.

Baca juga: Kisah Sufi: Ketika Setan Kehilangan Pekerjaan

Akhirnya darwis itu pun berkata, "kau ini siapa dan hendak ke mana?"

"Nama saya Dinar, saya dalam perjalanan mencari sang Guru Tersembunyi."

"Aku Malik Al-Fatih, kau akan kutemani," kata Sang Darwis.

"Apa saudara bisa bantu saya menemukan Sang Guru?" tanya Dinar.

"Apa aku bisa membantumu, apa kau bisa membantuku?" kata Fatih, dengan cara bicara kaum darwis yang sering kali menjengkelkan orang biasa. Katanya lagi, "Sang Guru Tersembunyi, demikianlah dikatakan, berada di dalam diri manusia. Bagaimana orang bisa menemukannya, tergantung kepada seberapa mampu ia memanfaatkan pengalamannya. Hal ini sebagian hanya bisa dicapai bersama seorang kawan."

Sekarang mereka sampai di dekat sebuah pohon, yang berdesir dan bergoyang seperti akan roboh. Darwis itu berhenti. "Pohon ini mengatakan sesuatu," katanya sesaat kemudian: 'Ada sesuatu yang menyakitiku; singgahlah dan tolong singkirkan penyebab rasa sakitku itu agar aku bisa segar kembali.'"

"Saya harus buru-buru," jawab Dinar, "bagaimana bisa ada pohon berbicara?" Keduanya pun kembali meneruskan perjalanan.

Baca juga: Kisah Sufi, Putri yang Tidak Patuh

Setelah sekian lama, darwis itu pun berkata, "Ketika kita tadi di bawah pohon itu, aku mencium bau madu. Mungkinkah bau itu berasal dari sarang lebah liar di dalam rongga pohon itu?"

"Kalau benar begitu," kata Dinar, "kita mesti segera kembali ke sana; madunya bisa kita ambil untuk dimakan dan dijual."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
Laporan Baru PBB: Dunia...
Laporan Baru PBB: Dunia Berada dalam Kondisi Kebangkrutan Air Global
Makam Kuno Luxor Simpan...
Makam Kuno Luxor Simpan Rahasia Soal Firaun dan Nabi Musa
Ribuan Kuda Liar Digunakan...
Ribuan Kuda Liar Digunakan Australia untuk Menjaga Alam
Artikel Terkini
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Kemenhaj Ingatkan Jemaah...
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
Infografis
Nahdlatul Ulama Perkuat...
Nahdlatul Ulama Perkuat Harmoni Islam-Nasionalisme
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved