Mengapa Dianjurkan Berbuka Puasa dengan yang Manis? Begini Penjelasannya

Jum'at, 31 Maret 2023 - 12:51 WIB
loading...
Mengapa Dianjurkan Berbuka...
Kurma muda atau disebut juga ruthob, makanan favorit Rasulullah SAW saat berbuka puasa. Foto istimewa
A A A
Ketika berbuka puasa , umat muslim dianjurkan untuk menyegerakan berbuka dengan makanan yang manis. Benarkah berbuka harus dengan yang manis? Bagaimana penjelasannya?

Sebenarnya, buka puasa yang dianjurkan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam adalah dengan kurma. Meski kurma itu manis, namun yang disebut Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam adalah kurma, dan buah kurma memiliki keistimewaan dibanding buah lain, apalagi sekedar makanan manis.

Sebuah hadis menyebutkan, “Biasanya Rasulullah berbuka puasa dengan ruthab sebelum salat (Maghrib). Jika tidak ada ruthab (kurma muda), maka dengan tamr (kurma matang). Jika tidak ada tamr maka beliau meneguk beberapa teguk air.” (HR. Abu Dawud).

Buah kurman memang memiliki keistimewaan tersendiri. Terlihat dari hadis Ibnu Umar radhiyallahu anhuma, bahwasanya Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya ada sebuah pohon yang daunnya tidak berguguran, dan ia merupakan permisalan seorang muslim. Pohon apa itu?”

Ibnu Umar berkata, “Aku menyangka yang dimaksud (nabi) adalah pohon kurma. Namun aku enggan mengatakan ‘wahai Rasulullah, itu adalah pohon kurma’. Maka aku pun berpaling. Karena aku terlalu muda untuk bicara kepada mereka (saat itu di majelis Rasulullah banyak shahabat senior-pen), jadi aku diam saja. Rasulullah kemudian memberitahu jawabannya, “Pohon tersebut adalah pohon kurma.” (HR.Bukhari dan Muslim).

Namun, beberapa ulama meng-qiyaskan antara kurma dan makanan manis. Karena adanya qiyas itu, kemudian muncul pendapat yang membenarkan ungkapan “berbukalah dengan yang manis.” Namun qiyas ini dianggap keliru dan tidak disepakati oleh para ulama.

Pasalnya, sebagaimana disebutkan sebelumnya, kurma memiliki keistimewaan dan keberkahan. Dengannya, ia tak bisa diqiyaskan dengan apapun termasuk makanan manis. Selain itu, kekeliruan qiyas ini pula nampak dari kebiasaan nabi.

Beliau Shallallau‘alaihi wa sallam memilih meneguk air putih jika tidak ada kurma. Jikalau yang dimaksud nabi adalah berbuka dengan makanan manis, maka beliau tidaklah memilih air putih jika tak ada kurma.

Maka jika qiyas tersebut benar, artinya ada konsekuensi jika tak ada makanan manis, minumlah air putih. Padahal yang dilakukan nabi adalah jika tak ada kurma, minumlah air putih. Kurma dan air putih menjadi sunnah nabi dari hadis di atas.

Salah seorang ulama syafi’iyyah, Zainuddin Al Malibari dalam Fathul Mu’in mengatakan, “Syaikhan (yakni An Nawawi dan Ar Rafi’i, dua ulama besar mazhab syafi’i - pen) mengatakan, ‘tidak ada yang lebih afdhal dari kurma selain air minum’. Maka pendapat Ar Rauyani (ulama yang mengqiyaskan kurma dengan makanan manis-pen) bahwa makanan manis itu lebih afdhal dari air adalah pendapat yang lemah.”

Baca juga: Cara Buka Puasa Sesuai Sunnah Nabi, Makan Kurma Atau Minum Air Dulu?

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menyegerakan Berbuka...
Menyegerakan Berbuka Puasa, Kesempatan Luar Biasa Meraih Kebaikan Ramadan
Doa Buka Puasa yang...
Doa Buka Puasa yang Paling Populer, Jangan Keliru Mengamalkannya di Ramadan Nanti
Agar Berkah, Yuk Simak...
Agar Berkah, Yuk Simak Etika Berbuka Puasa sesuai Sunnah Ini!
Bolehkah Non-muslim...
Bolehkah Non-muslim Ikut Buka Puasa Bersama?
10 Contoh Kultum Ramadan...
10 Contoh Kultum Ramadan 7 Menit, Referensi Ceramah Singkat Pengisi Waktu sebelum Berbuka Puasa
4 Menu Buka Puasa ala...
4 Menu Buka Puasa ala Nabi Muhammad SAW, Simak Ya!
Rekomendasi
Bak Kisah Nabi Yunus,...
Bak Kisah Nabi Yunus, Penyelam Selamat Setelah Ditelan Ikan Paus
India dan Pakistan Dilanda...
India dan Pakistan Dilanda Gelombang Cuaca Panas Terburuk hingga 51 Derajat Celcius
Pemahaman Sains dan...
Pemahaman Sains dan Keyakinan Secara Utuh
Artikel Terkini
6 Adab Syariyah Mengurus...
6 Adab Syar'iyah Mengurus Orang yang Baru Meninggal Dunia
Mengawetkan Jenazah...
Mengawetkan Jenazah dalam Islam, Bolehkah Dilakukan? Ini Penjelasan Ulama
Hukum Menunda Penguburan...
Hukum Menunda Penguburan Jenazah dalam Islam, Kapan Diperbolehkan?
LGBT dalam Pandangan...
LGBT dalam Pandangan Islam: Dalil Al-Qur'an, Hadis, dan Solusi Menurut Syariat
Makna Basmalah dan Tafsirnya...
Makna Basmalah dan Tafsirnya dalam Islam, Ini Arti Bismillahirrahmanirrahim
Asal Usul Bacaan Basmalah,...
Asal Usul Bacaan Basmalah, Ternyata Pertama Kali Ditulis oleh Nabi Sulaiman AS
Infografis
6 Hikmah Puasa Ramadhan...
6 Hikmah Puasa Ramadhan yang Penting Diketahui Umat Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved