Muslim Filipina: Berbagi Makanan Membuat Buka Puasa Istimewa

Sabtu, 23 Maret 2024 - 13:51 WIB
loading...
Muslim Filipina: Berbagi...
Salah satu restoran Muslim Filipina di kompleks Masjid Emas Manila di Quiapo. Foto/Ilustrasi: Arab News
A A A
MANILA - Mulai dari pisang dengan santan hingga nasi dengan abon ayam yang renyah dan daging karamel yang dimasak perlahan, umat Islam Filipina menyajikan hidangan istimewa selama Ramadan – menghidupkan kembali hubungan negara mayoritas Katolik mereka dengan warisan Islam yang telah berusia berabad-abad.

Terdapat sekitar 12 juta Muslim di Filipina, atau sekitar 10 persen dari populasi, sebagian besar tinggal di pulau Mindanao dan kepulauan Sulu di selatan negara tersebut, serta di Manila.

Sebagai komunitas Muslim terbesar ketiga di Asia Tenggara , setelah Indonesia dan Malaysia, Muslim Filipina berperan penting dalam upaya negara ini untuk memperluas industri halalnya. Sebagian besar ekspansi ini berkaitan dengan makanan, menjadikan tradisi kuliner Muslim sebagai pusat perhatian, terutama selama bulan Ramadan, ketika pesta buka puasa ditutup setiap hari puasa.

Baca juga: Tradisi Ramadan di Jeddah: Toko-Toko Dihias Lentera dan Bulan Sabit

Puasa biasanya berbuka dengan pangat, pisang rebus dengan santan manis, atau sindol, sup serupa tetapi dengan ubi ungu dan nangka.

Bagi Aleem Guiapal, sup manisan adalah makanan pokok selama bulan suci Ramadan. Aleem Guiapal berasal dari Maguindanao di Mindanao tengah-selatan, dan merupakan manajer proyek Program Pengembangan Industri Halal pemerintah Filipina.

“Dalam budaya Maguindanao, kami selalu melakukan hal itu setiap hari selama Ramadan… sepanjang bulan,” katanya kepada Arab News.

“Setelah Anda minum air dan makan kurma – yang merupakan bagian dari tradisi Islam – maka Anda akan mendapatkan pangat atau sindol. Rasanya manis, panas, dan buah yang dijadikan bahan seperti pisang dan ubi ungu kaya akan potasium. Jadi, ini benar-benar mengenyangkan dan memberi Anda energi.”

Hidangan ringan di banyak rumah tangga diikuti dengan nasi dengan kagikit – makanan siap saji, yang sering dijual oleh pedagang kaki lima.

“Ini adalah makanan siap saji. Nasi ini diberi topping abon ayam yang renyah dan dibungkus dengan daun pisang. Untuk memasak topping ayamnya kita tambahkan minyak zaitun atau kelapa dan bumbu yang banyak, lalu kita masak hingga renyah,” kata Guiapal.

Baca juga: Tradisi Khas Bulan Ramadan di Berbagai Negara

Ada juga telur ikan, yang dikenal sebagai budi di kalangan Maranao di provinsi Lanao del Sur dan sebagai pugha di kalangan Tausug di Mindanao barat dan di kepulauan Sulu.

Kelezatan yang mahal, telur asin yang dimasak dengan kunyit dan santan menjadi sorotan istimewa di malam Ramadan.
“Ini sangat istimewa,” kata Mary Ann Sumpingan, yang menjual hidangan Maranao di dekat Masjid Emas Manila. “Kamu seperti VIP saat makan budi.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
Menyegerakan Berbuka...
Menyegerakan Berbuka Puasa, Kesempatan Luar Biasa Meraih Kebaikan Ramadan
Doa Buka Puasa yang...
Doa Buka Puasa yang Paling Populer, Jangan Keliru Mengamalkannya di Ramadan Nanti
Muslimverse Luncurkan...
Muslimverse Luncurkan Tantangan Harian Ramadhan, Hadiah Umrah Gratis hingga Uang Tunai
Tradisi Nyadran untuk...
Tradisi Nyadran untuk Sambut Ramadan
Mengapa Orang Jawa Menyebut...
Mengapa Orang Jawa Menyebut Bulan Syaban dengan Kata Ruwah?
Rekomendasi
Fenomena Hujan Es, Begini...
Fenomena Hujan Es, Begini Penjelasan Al-Qur'an dan Sains
Fenomena Alam Tandai...
Fenomena Alam Tandai 2 Peristiwa Penting di Kerajaan Majapahit
Fenomena Langka, Langit...
Fenomena Langka, Langit Australia Berubah Menjadi Merah Muda
Artikel Terkini
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
6 Keistimewaan Masjidil...
6 Keistimewaan Masjidil Haram yang Jarang Diketahui Jemaah Haji
Menjaga Kemabruran Haji:...
Menjaga Kemabruran Haji: Inilah Amalan setelah Pulang dari Tanah Suci
Infografis
Cocok untuk Diet, Berikut...
Cocok untuk Diet, Berikut Makanan Buka Puasa yang Tak Bikin Gemuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved