Hukum Balas Dendam saat Berbuka Puasa
Senin, 03 April 2023 - 17:33 WIB
loading...
Kebiasaan buruk yang sering kita lakukan saat sedang puasa adalah balas dendam ketika berbuka. Foto/Ilustrasi: rellief australia
A
A
A
Kebiasaan buruk yang sering kita lakukan saat sedang puasa adalah balas dendam ketika berbuka . Makan terlalu banyak, tidak bisa mengontrol diri, karena tubuh terlalu lemas dan lapar saat siang hari.
Makan berlebihan dan tidak terkontrol boleh jadi akan memberikan kepuasan tersendiri. Sayangnya, tubuh tidak demikian. Makan terlalu banyak justru memberikan banyak sekali masalah.
Dari sisi kesehatan efek makan banyak saat berbuka puasa bisa membuat perut begah dan kembung, diare, obesitas, kolesterol naik, dan insomnia.
Baca juga: Menu Buka Puasa Sesuai Sunnah Nabi SAW
Lebih jauh lagi, dalam Islam, berlebih-lebihan dalam segala sesuatu adalah tercela dan dilarang. Apalagi dalam masalah makanan dan minuman. Allah berfirman:
وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
“Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” [ QS Al-A’raf : 31]
Nabi SAW juga bersabda:
مَا مَلأَ آدَمِيٌّ وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنٍ ، بِحَسْبِ ابْنِ آدَمَ لُقَيْمَات يُقِمْنَ صُلْبَهُ ، فَإِنْ كَانَ لا مَحَالَةَ ، فَثُلُثٌ لِطَعَامِهِ ، وَثُلُثٌ لِشَرَابِهِ ، وَثُلُثٌ لِنَفَسِهِ (رواه الترمذي، رقم 2380، وابن ماجه، رقم 3349، وصححه الألباني في صحيح الترمذي، رقم 1939)
“Tidak ada wadah yang dipenuhi anak Adam yang lebih buruk dari perutnya. Cukuplah anak Adam mengkonsumsi beberapa suap makanan untuk menguatkan tulang rusuknya. Kalau memang tidak ada jalan lain (memakan lebih banyak), maka berikan sepertiga untuk (tempat) makanan, sepertiga untuk (tempat) minuman dan sepertiga untuk (tempat) nafasnya. (HR. Tirmizi, no. 2380, Ibnu Majah, no. 3349, dishahihkan oleh Al-Albany dalam kitab shahih Tirmizi, no. 1939)
Makan berlebihan dan tidak terkontrol boleh jadi akan memberikan kepuasan tersendiri. Sayangnya, tubuh tidak demikian. Makan terlalu banyak justru memberikan banyak sekali masalah.
Dari sisi kesehatan efek makan banyak saat berbuka puasa bisa membuat perut begah dan kembung, diare, obesitas, kolesterol naik, dan insomnia.
Baca juga: Menu Buka Puasa Sesuai Sunnah Nabi SAW
Lebih jauh lagi, dalam Islam, berlebih-lebihan dalam segala sesuatu adalah tercela dan dilarang. Apalagi dalam masalah makanan dan minuman. Allah berfirman:
وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
“Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” [ QS Al-A’raf : 31]
Nabi SAW juga bersabda:
مَا مَلأَ آدَمِيٌّ وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنٍ ، بِحَسْبِ ابْنِ آدَمَ لُقَيْمَات يُقِمْنَ صُلْبَهُ ، فَإِنْ كَانَ لا مَحَالَةَ ، فَثُلُثٌ لِطَعَامِهِ ، وَثُلُثٌ لِشَرَابِهِ ، وَثُلُثٌ لِنَفَسِهِ (رواه الترمذي، رقم 2380، وابن ماجه، رقم 3349، وصححه الألباني في صحيح الترمذي، رقم 1939)
“Tidak ada wadah yang dipenuhi anak Adam yang lebih buruk dari perutnya. Cukuplah anak Adam mengkonsumsi beberapa suap makanan untuk menguatkan tulang rusuknya. Kalau memang tidak ada jalan lain (memakan lebih banyak), maka berikan sepertiga untuk (tempat) makanan, sepertiga untuk (tempat) minuman dan sepertiga untuk (tempat) nafasnya. (HR. Tirmizi, no. 2380, Ibnu Majah, no. 3349, dishahihkan oleh Al-Albany dalam kitab shahih Tirmizi, no. 1939)
Lihat Juga :