Sejarah Nuzulul Qur'an dan Amalan yang Dianjurkan
Kamis, 13 Maret 2025 - 09:42 WIB
loading...
A
A
A
Pendapat yang mengatakan bahwa Al Qur'an diturunkan pada malam 17 Ramadan didasarkan pada Hadits berikut:
Artinya: "Dari Zaid bin Arqam radhiyallahu 'anhu berkata, "Aku tidak ragu bahwa malam 17 Ramadan adalah malam turunnya Al-Qur'an." (HR Ath-Thabarani dan Abu Syaibah).
Hal ini diterangkan dalam Hadis:
Artinya: "Barangsiapa melaksanakan sholat (qiyam) pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR Al-Bukhari 1901)
Karena itu, dianjurkan menghidupkan malam Nuzulul Qur'an dengan zikir, salat malam, membaca dan mentadabburi Al-Qur'an. Semoga bermanfaat.
Baca juga: Peristiwa Nuzulul Qur'an dalam Al Qur'an dan Hadis Nabi SAW
عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَال : مَا أَشُكُّ وَلاَ أَمْتَرِي أَنَّهَا لَيْلَةُ سَبْعَ عَشْرَةَ مِنْ رَمَضَانَ لَيْلَةَ أُنْزِل الْقُرْآنُ
Artinya: "Dari Zaid bin Arqam radhiyallahu 'anhu berkata, "Aku tidak ragu bahwa malam 17 Ramadan adalah malam turunnya Al-Qur'an." (HR Ath-Thabarani dan Abu Syaibah).
Amalan yang Dianjurkan
Sebagaimana dijelaskan di atas bahwa Nuzulul Quran diturunkan pada bulan Ramadan (malam Lailatul Qadar). Maka barangsiapa yang beribadah pada malam itu maka diampuni dosa-dosanya.Hal ini diterangkan dalam Hadis:
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: "Barangsiapa melaksanakan sholat (qiyam) pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR Al-Bukhari 1901)
Karena itu, dianjurkan menghidupkan malam Nuzulul Qur'an dengan zikir, salat malam, membaca dan mentadabburi Al-Qur'an. Semoga bermanfaat.
Baca juga: Peristiwa Nuzulul Qur'an dalam Al Qur'an dan Hadis Nabi SAW
(rhs)
Lihat Juga :