Makna Ucapan Minal 'Aidin Wal Faizin, Ini Versi Lengkapnya
Jum'at, 21 April 2023 - 15:37 WIB
loading...
Umat muslim perlu mengetahui dan memahami makna ucapan Minal Aidin wal Faizin agar tidak keliru dan salah kaprah. Foto ilustrasi/Rusman H Siregar
A
A
A
Ucapan Minal 'Aidin Wal Faizin (مِنَ العَائدِيْنَ والفَائِزِينَ) saat Hari Raya Idulfitri cukup populer di Indonesia. Ucapan tahniah ini sering kita terima di media sosial ataupun lewat pesan broadcast.
Bagi kaum muslim yang terbiasa dengan kalimat tersebut, ada baiknya mengetahui dan memahami maknanya agar tidak keliru dan salah kaprah. Minal 'Aidin Wal Faizin bukanlah bermakna "mohon maaf lahir dan batin", melainkan kalimat yang terpotong dari aslinya.
Kalimat ini asalnya adalah "Ja'alanallahu wa iyyakum minal 'Aaidin wal faaizin." Artinya, semoga Allah menjadikan kami dan anda termasuk orang yang kembali (suci) dan menang/beruntung.
Menurut Pengasuh Rumah Fiqih Indonesia Ustaz Ahmad Sarwat dalam satu kajiannya, apabila kata-kata dalam ucapan Tahniah itu dibedah satu persatu maka tidak satu pun mengandung unsur meminta maaf, apalagi pakai lahir dan batin.
Makna Minal 'Aidin Wal Faizin
Berikut makna ucapan Minal 'Aidin Wal Faizin (مِنَ العَائدِيْنَ والفَائِزِينَ) sebagaimana diuraikan Ustaz Sarwat.
Min/Minal = من
Kata aslinya bukan minal tetapi 'min' saja. Namun karena pembacaannya disambung dengan kata al-'Aidin sesudahnya diawali dengan Alif-Lam (ma'rifah), maka kalau dibaca keduanya menjadi minal-'Aidin atau kadang ditulisnya menjadi minal 'Aidin.
Secara harfiyah, kata 'min' itu berarti dari, termasuk atau sebagian dari. Misalnya pepatah Arab bilang an-Nadzafatu minal iman (kebersihan itu sebagian dari iman).
'Aidini = عائدين
Kata ini adalah isim fail (pelaku) dari perbuatan kembali. Asal katanya dalam bentuk fi'il madhi adalah 'aada - ya'uudu (عاد - يعود). Bentuk tunggal isim failnya adalah 'aid saja, tetapi karena jumlahnya banyak, maka bentuknya jamaknya menjadi 'aidin. Aritnya adalah orang-orang yang kembali.
Wal = و
Artinya adalah 'dan'.
Faizin = الفائزين
Bagi kaum muslim yang terbiasa dengan kalimat tersebut, ada baiknya mengetahui dan memahami maknanya agar tidak keliru dan salah kaprah. Minal 'Aidin Wal Faizin bukanlah bermakna "mohon maaf lahir dan batin", melainkan kalimat yang terpotong dari aslinya.
Kalimat ini asalnya adalah "Ja'alanallahu wa iyyakum minal 'Aaidin wal faaizin." Artinya, semoga Allah menjadikan kami dan anda termasuk orang yang kembali (suci) dan menang/beruntung.
Menurut Pengasuh Rumah Fiqih Indonesia Ustaz Ahmad Sarwat dalam satu kajiannya, apabila kata-kata dalam ucapan Tahniah itu dibedah satu persatu maka tidak satu pun mengandung unsur meminta maaf, apalagi pakai lahir dan batin.
Makna Minal 'Aidin Wal Faizin
Berikut makna ucapan Minal 'Aidin Wal Faizin (مِنَ العَائدِيْنَ والفَائِزِينَ) sebagaimana diuraikan Ustaz Sarwat.
Min/Minal = من
Kata aslinya bukan minal tetapi 'min' saja. Namun karena pembacaannya disambung dengan kata al-'Aidin sesudahnya diawali dengan Alif-Lam (ma'rifah), maka kalau dibaca keduanya menjadi minal-'Aidin atau kadang ditulisnya menjadi minal 'Aidin.
Secara harfiyah, kata 'min' itu berarti dari, termasuk atau sebagian dari. Misalnya pepatah Arab bilang an-Nadzafatu minal iman (kebersihan itu sebagian dari iman).
'Aidini = عائدين
Kata ini adalah isim fail (pelaku) dari perbuatan kembali. Asal katanya dalam bentuk fi'il madhi adalah 'aada - ya'uudu (عاد - يعود). Bentuk tunggal isim failnya adalah 'aid saja, tetapi karena jumlahnya banyak, maka bentuknya jamaknya menjadi 'aidin. Aritnya adalah orang-orang yang kembali.
Wal = و
Artinya adalah 'dan'.
Faizin = الفائزين
Lihat Juga :