Selamat Datang Bulan Dzulhijjah, Berikut Keutamaannya
Selasa, 21 Juli 2020 - 16:08 WIB
loading...
A
A
A
1. Puasa Sunnah
Disunnahkan bagi kita untuk berpuasa mulai dari tanggal 1 sampai 9 Dzulhijjah. Dalam hal ini Imam An-Nawawi mengatakan: "Dan di antara puasa sunnah juga adalah puasa sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah ". (An Nawawi, Al Majmu’, Hal. 386 jilid. 6).
Dari 9 hari itu ada puasa yang disebut dengan puasa Arafah yaitu puasa pada tanggal 9 Dzulhijjah , ada juga puasa tarwiyah yaitu puasa pada tanggal 8 Dzuhijjah . Puasa Arafah ini berdasarkan dalil dari Abi Qatadah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Puasa hari Arafah menghapuskan dosa dua tahun, yaitu tahun sebelumnya dan tahun sesudahnya. Puasa Asyura' menghapuskan dosa tahun sebelumnya. (HR. Jamaah kecuali Al-Bukhari dan Tirmizy)
2. Menunaikan Haji
Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah SAW bersabda: "Dari satu umrah ke umrah yang lainnya menjadi penghapus dosa di antara keduanya. Dan haji yang mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
3. Berkurban
Ibadah Kurban termasuk ibadah yang pahalanya sangat luar biasa jika dilakukan karena Allah Ta'ala. Dalam banyak riwayat Nabi SAW senantiasa melakukan ibadah kurban setiap bulan Dzulhijjah . Allah Ta'ala berfirman: "Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu; dan bekurbanlah. (QS. Al-Kautsar: ayat 2)
4. Salat Idul Adha
Ada satu jenis salat khusus di hari 10 bulan Dzulhijjah yaitu Shalat Idul Adha. 10 Dzulhijjah merupakan hari raya kedua bagi umat Islam dan pada hari itu diperintahkan untuk salat sebagai syiar.
5. Berdzikir
Rasulullah SAW secara tegas memerintahkan kita memperbanyak dzikir tahlil, takbir, tasbih, dan tahmid. Tidak ada jumlah khusus, namun semakin banyak akan semakin berkah dan berpahala. Apalagi diamalkan pada 10 hari terakhir maka pahalanya akan berlipat ganda. (Baca Juga: 5 Hari Menuju Dzulhijjah, Berikut Amalan-amalan yang Dianjurkan )
Wallahu A'lam
Disunnahkan bagi kita untuk berpuasa mulai dari tanggal 1 sampai 9 Dzulhijjah. Dalam hal ini Imam An-Nawawi mengatakan: "Dan di antara puasa sunnah juga adalah puasa sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah ". (An Nawawi, Al Majmu’, Hal. 386 jilid. 6).
Dari 9 hari itu ada puasa yang disebut dengan puasa Arafah yaitu puasa pada tanggal 9 Dzulhijjah , ada juga puasa tarwiyah yaitu puasa pada tanggal 8 Dzuhijjah . Puasa Arafah ini berdasarkan dalil dari Abi Qatadah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Puasa hari Arafah menghapuskan dosa dua tahun, yaitu tahun sebelumnya dan tahun sesudahnya. Puasa Asyura' menghapuskan dosa tahun sebelumnya. (HR. Jamaah kecuali Al-Bukhari dan Tirmizy)
2. Menunaikan Haji
Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah SAW bersabda: "Dari satu umrah ke umrah yang lainnya menjadi penghapus dosa di antara keduanya. Dan haji yang mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
3. Berkurban
Ibadah Kurban termasuk ibadah yang pahalanya sangat luar biasa jika dilakukan karena Allah Ta'ala. Dalam banyak riwayat Nabi SAW senantiasa melakukan ibadah kurban setiap bulan Dzulhijjah . Allah Ta'ala berfirman: "Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu; dan bekurbanlah. (QS. Al-Kautsar: ayat 2)
4. Salat Idul Adha
Ada satu jenis salat khusus di hari 10 bulan Dzulhijjah yaitu Shalat Idul Adha. 10 Dzulhijjah merupakan hari raya kedua bagi umat Islam dan pada hari itu diperintahkan untuk salat sebagai syiar.
5. Berdzikir
Rasulullah SAW secara tegas memerintahkan kita memperbanyak dzikir tahlil, takbir, tasbih, dan tahmid. Tidak ada jumlah khusus, namun semakin banyak akan semakin berkah dan berpahala. Apalagi diamalkan pada 10 hari terakhir maka pahalanya akan berlipat ganda. (Baca Juga: 5 Hari Menuju Dzulhijjah, Berikut Amalan-amalan yang Dianjurkan )
Wallahu A'lam
(rhs)
Lihat Juga :