Menelisik Akar Islam Kuno Masyarakat Amerika Latin

Kamis, 04 Mei 2023 - 14:21 WIB
loading...
Menelisik Akar Islam...
Kapel Kerajaan Cholula. Foto/Ilustrasi: arabnews
A A A
Belakangan ini generasi peneliti baru menaruh minat meneliti akar Islam kuno masyarakat Amerika Latin . Di era media sosial, konten semacam itu disebarluaskan ke khalayak yang lebih besar, dan nyatanya banyak orang Amerika Latin yang tertarik.

“Saya mulai membaca tentang bangsa Moor ketika saya belajar bahasa Arab di Mesir,” kata Mansour Peixoto, seorang mualaf dari kota Recife di Brasil . Peixoto mendirikan situs web Historia Islamica atau Sejarah Islam pada tahun 2014.

Pada saat itu Peixoto sudah belajar tentang pengaruh Islam di Portugal . "Tetapi kemudian saya tertarik dengan dampak langsung dan tidak langsungnya pada budaya Brasil,” katanyasebagaimana dilansir Arab News pada 28 Maret 2023 lalu.

Menelisik Akar Islam Kuno Masyarakat Amerika Latin

Air mancur La Pila di Chiapa del Corzo

Al-Andalus

Antara tahun 711 dan 1492, penguasa Arab-Berber mendominasi bagian Portugal, Spanyol, dan Prancis saat ini, menamai wilayah tersebut Al-Andalus.

Kehadiran Islam dan umat Islam yang hampir 800 tahun di Semenanjung Iberia sudah barang tentu meninggalkan banyak pengaruh yang dibawa ke Amerika Latin.

Baca juga: Adzan Senyap di Bumi Andalusia

Setelah penaklukan ulang Kristen, Islam dilarang di Spanyol dan Portugal. Sejak saat itu, terutama pada awal abad ke-17, banyak Muslim — termasuk orang-orang keturunan Eropa — dipaksa pindah ke Afrika Utara, tetapi banyak yang menerima untuk masuk Katolik, beberapa di antaranya diam-diam tetap Muslim.

“Orang-orang itu, terutama yang miskin, banyak di antara orang Portugis yang datang menjajah Brasil sejak abad ke-16,” kata Peixoto.

Kehadiran Muslim di Spanyol baru dan di tempat lain di wilayah ini tidak mudah diverifikasi, mengingat keberadaannya dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

Ini mungkin mengapa subjek tersebut diabaikan dalam dunia akademis begitu lama, meskipun karya klasik sejarah Amerika Latin menyebutkannya pada abad ke-19 dan ke-20.

“Studi tentang keberadaan Moor sebagian besar dilanjutkan oleh Muslim dan orang-orang keturunan Arab. Karya-karya itu menunjukkan bahwa mereka tidak sedikit di Amerika Latin seperti yang diperkirakan sebelumnya,” kata Taboada.
Menelisik Akar Islam Kuno Masyarakat Amerika Latin

Langit-langit kayu Mudejar katedral Tlaxcala
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Khotbah Iduladha di...
Khotbah Iduladha di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Din Syamsuddin Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Islam
Sejarah Kiswah Kakbah:...
Sejarah Kiswah Kakbah: Dari Beragam Warna hingga Hitam yang Mendunia
Dibangun Lebih dari...
Dibangun Lebih dari Rp1.500 Triliun! 20 Fakta Menakjubkan Masjidil Haram
Selat Gibraltar: Abadinya...
Selat Gibraltar: Abadinya Nama Sang Panglima Perang Islam dalam Peta Dunia
Jejak Para Singa Allah:...
Jejak Para Singa Allah: Deretan Panglima Perang Terhebat dalam Sejarah Islam
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Rekomendasi
Blue Fire di Dunia Ada...
Blue Fire di Dunia Ada Berapa? Ada 3 dan Salah Satunya di Indonesia
Ilmuwan Deteksi Pemicu...
Ilmuwan Deteksi Pemicu Gempa Bumi Berkekuatan 9 Magnitudo
Fenomena Cincin Asap...
Fenomena Cincin Asap Terlihat di Atas Gunung Berapi Italia
Artikel Terkini
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved