Tajammul di Hari Raya, Inilah Adab dan Tuntunannya
Jum'at, 24 Juli 2020 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
“Dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu. Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (QS. Al-Ahzab: 33)
Dengan pakaian terbaik yang dikenakan, muslimah pun diingatkan tidak memakai parfum, bahkan haram hukumnya untuk perempuan muslimah yang akan keluar rumah. Menunaikan salat ied, tentu mengharuskan muslimah keluar dari rumahnya.Parfum atau wewangian, memang biasanya digunakan agar percaya diri dan tidak terasa bau yang mengganggu jika sedang berkumpul atau bersama orang-orang yang lain.
Namun memakai parfum juga bisa menyebabkan munculnya syahwat.Beberapa kasus banyak perempuan sengaja menggunakan parfum agar mendapat perhatian laki-laki dan laki-laki tersebut menjadi terstimulus karena adanya harum yang menyengat tersebut. Untuk itu, jangan sampaimuslimah menggunakan parfum untuk mengundang syahwat laki-laki dan membuatnya menjadi terangsang. Kehormatan seorang perempuan muslimah berada pada perilaku dan sikapnya yang mampu menjaga diri.(Baca juga : Boleh Bergaya, Asal Memenuhi Syarat Sesuai Syariat )
Dalam sebuah hadisyang menyebutkan perempuan yang memakai parfum tidak diterima salatnya. "Perempuan manapun yang memakai parfum kemudian keluar ke masjid, maka salatnya tidak diterima sehingga ia mandi.” (HR Ahmad)
Permasalahan penggunan parfum tidak semata-mata hanya karena penggunaan parfumnya melainkan adanya sikap dan niat untuk merangsang lawan jenis yang bukan mahramnya. Untuk itu, jangan sampai kita berdosa hanya gara-gara persoalan parfum atau apa yang kita kenakan.
Wallahu A'lam
Dengan pakaian terbaik yang dikenakan, muslimah pun diingatkan tidak memakai parfum, bahkan haram hukumnya untuk perempuan muslimah yang akan keluar rumah. Menunaikan salat ied, tentu mengharuskan muslimah keluar dari rumahnya.Parfum atau wewangian, memang biasanya digunakan agar percaya diri dan tidak terasa bau yang mengganggu jika sedang berkumpul atau bersama orang-orang yang lain.
Namun memakai parfum juga bisa menyebabkan munculnya syahwat.Beberapa kasus banyak perempuan sengaja menggunakan parfum agar mendapat perhatian laki-laki dan laki-laki tersebut menjadi terstimulus karena adanya harum yang menyengat tersebut. Untuk itu, jangan sampaimuslimah menggunakan parfum untuk mengundang syahwat laki-laki dan membuatnya menjadi terangsang. Kehormatan seorang perempuan muslimah berada pada perilaku dan sikapnya yang mampu menjaga diri.(Baca juga : Boleh Bergaya, Asal Memenuhi Syarat Sesuai Syariat )
Dalam sebuah hadisyang menyebutkan perempuan yang memakai parfum tidak diterima salatnya. "Perempuan manapun yang memakai parfum kemudian keluar ke masjid, maka salatnya tidak diterima sehingga ia mandi.” (HR Ahmad)
Permasalahan penggunan parfum tidak semata-mata hanya karena penggunaan parfumnya melainkan adanya sikap dan niat untuk merangsang lawan jenis yang bukan mahramnya. Untuk itu, jangan sampai kita berdosa hanya gara-gara persoalan parfum atau apa yang kita kenakan.
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :