9 Keutamaan Berkurban di Hari Idul Adha, Setiap Bulunya Diganjar 1 Kebaikan
Kamis, 15 Juni 2023 - 05:10 WIB
loading...
A
A
A
Ketika membahas ayat ini, sebagian ulama mengatakan: "Ibadah harta yang paling mulia adalah menyembelih kurban, sedangkan ibadah badan yang paling utama adalah sholat."
4. Hewan Kurban Akan Menjadi Saksi di Hari Kiamat
Keutamaan lain dari ibadah kurban adalah hewan yang disembelih itu kelak akan menjadi saksi di Hari Kiamat. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
وَإِنَّهُ لَيَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَظْلاَفِهَا وَأَشْعَارِهَا وَإِنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ عَلَى الأَرْضِ فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا
Artinya: "Sesungguhnya hewan kurban itu akan datang pada hari Kiamat (sebagai saksi) dengan tanduk, bulu, dan kukunya. Dan sesungguhnya darah hewan kurban telah terletak di suatu tempat di sisi Allah sebelum mengalir di tanah. Karena itu, bahagiakan dirimu dengannya." (HR at-Tirmidzi)
5. Meraih Pahala yang Besar
Banyaknya pahala yang akan diperoleh dari ibadah kurban ini diumpamakan seperti banyaknya bulu dari binatang yang disembelih. Ini gambaran betapa besarnya pahala berkurban, sebagaimana dinyatakan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadits.
بِكُلِّ شَعَرَةٍ مِنَ الصُّوفِ حَسَنَةٌ
Artinya: "Pada tiap-tiap helai bulunya itu akan memperoleh (pahala) satu kebaikan." (HR Ahmad)
6. Ibadah Paling Dicintai Allah pada Hari Raya
Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda:
مَا عَمِلَ ابْنُ آدَمَ يَوْمَ النَّحْرِ عَمَلًا أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ هِرَاقَةِ دَمٍ وَإِنَّهُ لَيَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَظْلَافِهَا وَأَشْعَارِهَا وَإِنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ عَلَى الْأَرْضِ فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا
Artinya: "Tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari raya kurban yang lebih disukai Allah melebihi dari menyembelih hewan kurban, sesungguhnya pada hari Kiamat nanti hewan-hewan tersebut akan datang lengkap dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya, dan bulu- bulunya. Sesungguhnya darahnya akan sampai kepada Allah -sebagai kurban- di manapun hewan itu disembelih sebelum darahnya sampai ke tanah, maka ikhlaskanlah menyembelihnya." (HR Ibnu Majah)
7. Bagian dari Menghidupkan Syiar Islam
Berkurban juga menjadi bagian dari menghiudpkan syiar Islam sebagaimana firman Allah berikut:
وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنسَكاً لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَى مَا رَزَقَهُم مِّن بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ فَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ فَلَهُ أَسْلِمُوا وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِينَ
Artinya: "Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah Subhanahu wa Ta'ala terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Ilahmu ialah Ilah Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)." (QS Al-Hajj Ayat 34)
4. Hewan Kurban Akan Menjadi Saksi di Hari Kiamat
Keutamaan lain dari ibadah kurban adalah hewan yang disembelih itu kelak akan menjadi saksi di Hari Kiamat. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
وَإِنَّهُ لَيَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَظْلاَفِهَا وَأَشْعَارِهَا وَإِنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ عَلَى الأَرْضِ فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا
Artinya: "Sesungguhnya hewan kurban itu akan datang pada hari Kiamat (sebagai saksi) dengan tanduk, bulu, dan kukunya. Dan sesungguhnya darah hewan kurban telah terletak di suatu tempat di sisi Allah sebelum mengalir di tanah. Karena itu, bahagiakan dirimu dengannya." (HR at-Tirmidzi)
5. Meraih Pahala yang Besar
Banyaknya pahala yang akan diperoleh dari ibadah kurban ini diumpamakan seperti banyaknya bulu dari binatang yang disembelih. Ini gambaran betapa besarnya pahala berkurban, sebagaimana dinyatakan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadits.
بِكُلِّ شَعَرَةٍ مِنَ الصُّوفِ حَسَنَةٌ
Artinya: "Pada tiap-tiap helai bulunya itu akan memperoleh (pahala) satu kebaikan." (HR Ahmad)
6. Ibadah Paling Dicintai Allah pada Hari Raya
Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda:
مَا عَمِلَ ابْنُ آدَمَ يَوْمَ النَّحْرِ عَمَلًا أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ هِرَاقَةِ دَمٍ وَإِنَّهُ لَيَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَظْلَافِهَا وَأَشْعَارِهَا وَإِنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ عَلَى الْأَرْضِ فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا
Artinya: "Tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari raya kurban yang lebih disukai Allah melebihi dari menyembelih hewan kurban, sesungguhnya pada hari Kiamat nanti hewan-hewan tersebut akan datang lengkap dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya, dan bulu- bulunya. Sesungguhnya darahnya akan sampai kepada Allah -sebagai kurban- di manapun hewan itu disembelih sebelum darahnya sampai ke tanah, maka ikhlaskanlah menyembelihnya." (HR Ibnu Majah)
7. Bagian dari Menghidupkan Syiar Islam
Berkurban juga menjadi bagian dari menghiudpkan syiar Islam sebagaimana firman Allah berikut:
وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنسَكاً لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَى مَا رَزَقَهُم مِّن بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ فَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ فَلَهُ أَسْلِمُوا وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِينَ
Artinya: "Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah Subhanahu wa Ta'ala terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Ilahmu ialah Ilah Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)." (QS Al-Hajj Ayat 34)
Lihat Juga :