Khutbah Jumat: Keutamaan Bulan Zulhijjah dan Amalan yang Dianjurkan

Jum'at, 16 Juni 2023 - 07:05 WIB
loading...
Khutbah Jumat: Keutamaan...
Bulan Zulhijjah memiliki keistimewaan yang di dalamnya disyariatkan ibadah Haji dan ibadah kurban di Hari Raya Idul Adha. Foto ilustrasi/ist
A A A
Khutbah Jumat kali ini mengangkat tema keutamaan bulan Zulhijjah dan beberapa amalan yang dianjurkan. Hari ini kita memasuki 27 Zulkaidah 1444 H bertepatan Jumat terakhir bulan Zulkaidah (16/6/2023).

Berikut khutbah Jumat menyambut Zulhijjah oleh Dr Miftahul Huda MAg dikutip dari laman NU Ponorogo. Semoga khutbah ini menambah semangat kita untuk beramal saleh di bulan Zulhijjah.

Khutbah Pertama

اَلْحَمْدُ للّٰه الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَـقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُوْنَ ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اله إِلاَّ اللّٰه وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللّٰه. اَللّٰهُـمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أله وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِبَادَ الِلّٰهِ، أُوْصِيْنِيِ نَفْسِيْ وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللّٰهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. وقَالَ تَعالَى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. صَدَقَ اللّٰهُ العَظِيمُ


Jamaah Jum'ah yang Berbahagia!
Mari kita tingkatkan ketakwaaan kita kepada Allah SWT dengan melaksanakan semua perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Jangan sampai kita meninggal kecuali dalam keadaan memeluk agama Islam.

Perlu diketahui, bulan Dzulhijjah adalah bulan di antara empat bulan yang bernama Asyhurul hurum, yaitu bulan yang dimuliakan Allah SWT. Artinya, Allah memberikan keistimewaan yang tidak diberikan kepada bulan yang lainnya.

Dalam Kitab Nuzhatul Majalis karya Syekh Abdurrohman bin 'Abdissalam bin Abdirrohman bin 'Ustman al-Syafi'i disebutkan bahwa bulan Dzulhijjah ini dimuliakan oleh Allah karena adanya syariat berupa Puasa Arofah. Di bulan Dzulhijjah, Allah memuliakan kepada empat Nabi, yaitu Allah menerima taubat Nabi Adam; Allah memberi perintah secara langsung kepada Nabi Musa di Gunung Thur; Allah memberi kemuliaan kepada Nabi Muhammad SAW penyempurnaan Rukun Islam dengan melaksanakan Haji. Dan yang terakhir, Nabi Ibrahim menyembelih Nabi Ismail, kemudian Allah menggantinya dengan domba.

Salah satu keistimewaan bulan Dzulhijjah, disebutkan dalam Kitab Nuzhatul Majalis, bahwa Baginda Nabi Muhammad SAW bersabda:

مَنْ صَامَ يَوْمَ التَّرْوِيَةِ أَعْطَاهُ اللّهُ ثَوَابَ أَيُّوبَ عَلَيْهِ السَّلامُ عَلَى بَلاَئِهِ، وَمَنْ صَامَ يَوْمَ عَرَفَةَ أَعْطَاهُ اللَّهُ ثَوَابًا مِثْلَ ثَوابِ عِيْسَى عَلَيْهَ السَّلامُ

Artinya: "Barang siapa puasa hari Tarwiyah maka Allah memberinya pahala sebagaimana pahala yang diberikan Allah kepada Nabi Ayub atas cobaan yang diberikan kepadanya. Dan barang siapa puasa Hari Arofah maka Allah memberinya pahala sebagaimana pahala yang diberikan kepada Nabi Isa."

Sebagaimana dinyatakan oleh Imam al-Rozi bahwa tanggal 8 Dzulhijjah disebut Tarwiyah, sedangkan tanggal 9 Dzulhijjah disebut Arofah. Untuk itu, berkenaan dengan kemuliaan kedua hari tersebut, masih mengutip keterangan dari kitab Nuzhatul Majalis terdapat riwayat sebagai berikut:

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللّهُ عَنْهَا: عَنِ النَّبيِّ صلّى اللّه عليه وسلّم قال: “إنَّ فِي الجَنّةِ قُصُورًا مِنْ دُرٍّ وَيَاقُوْتٍ وزَبَرْجِدٍ وَذَهَبٍ وَفِضَّةٍ ” قُلْتُ : يَارَسُولَ اللّهِ لِمَنْ هِيَ؟ قَالَ : “لِمَنْ صَامَ يَوْمَ عَرَفَةَ ، يَاعَائِشَةَ: مَنْ أَصْبَحَ صَائِمًا يَوْمَ عَرَفَةَ فَتَحَ اللّهُ عَلَيْهِ ثَلاثِيْنَ بَابًا مِنَ الخَيْرِ وَأغْلَقَ عَنْهُ ثَلاثِينَ بَابًا مِنَ الشَّرِّ, فَإِذَا أَفْطَرَ وَشَرِبَ اْلمَاءَ اسْتَغْفَرَ لَهُ كُلُّ عِرْقٍ فِي جَسَدِهِ”

Artinya: "Diceritakan oleh Sayidah ‘Aisyah dari Kanjeng Nabi Muhammad SAW, dawuh: "Sesungguhnya di dalam surga terdapat Istana-istana yang terbuat dari Mutiara, dari Yaqut, dari Intan berlian, dari Zabarjad, emas dan perak." Kemudian aku bertanya kepada Nabi: "Ya Rasulallah, untuk siapa istana-istana tersebut?" Nabi menjawab: "Bagi orang-orang yang Puasa Arofah. Wahai Aisyah, barang siapa puasa Hari Arofah maka Allah akan membukakan untuknya 30 pintu kebaikan, ditutup untuknya 30 pintu keburukan dan ketika dia berbuka puasa kemudian ia minum seteguk air maka semua keringat yang ada dalam tubuhnya akan memintakan ampun untuknya."

Terdapat keterangan lagi tentang keutamaan Hari Arofah dalam riwayat berikut:

وعَنِ الفَضَلِ ابْنِ اْلعَبَّاسِ رضي اللّه عنه عَنِ النبيِّ صلّى اللّه عليه وسلّم قال: مَنْ حَفِظَ لِسَانَهُ وَسَمْعَهُ وَبَصَرَهُ يَوْمَ عَرَفَةَ غُفِرَ لَهُ إِلَى عَرَفَةَ

Artinya: "Diceritakan dari sahabat Fadlol ibnil 'Abbas, dari Kanjeng Nabi Muhammad SAW bersabda: "Barang siapa menjaga lisannya, pendengarannya dan penglihatannya pada Hari Arofah maka dosa-dosanya diampuni sampai hari Arofah yang akan datang."

Berpijak pada hadits tersebut dan dalam rangka meraih keutamaan-keutamaan sebagaimana keterangan di atas, mari mulai saat ini juga, terlebih pada hari Arofah yang akan datang, kita berusaha menjaga lisan, telinga dan mata kita dari hal-hal yang tidak baik, hal-hal yang mengakibatkan dosa sehingga menyebabkan murka Allah. Jangan sampai lisan ini berkata tidak jujur, berbohong dan menipu orang.

Perkara yang menyebabkan murka Allah, seperti berbohong, gosip, mendengarkan atau melihat perkara yang dilarang oleh Agama sebaiknya ditinggalkan, terlebih pada hari Tarwiyah dan Arofah.

Jamaah Jum'ah yang Berbahagia!
Kemuliaan bulan Dzulhijjah selain karena terdapat hari Tarwiyah dan hari Arofah, juga dikarenakan tanggal 10 Zulhijjah merupakan Hari Raya umat Islam di seluruh dunia yang disebut dengan hari raya Idul Adha atau hari raya Kurban. Pada hari raya ini, banyak sekali amaliah-amaliah yang apabila dikerjakan mendapat pahalanya berlipat ganda.

Salah satu dari sekian amalan tersebut adalah ibadah kurban atau menyembelih hewan kurban. Dalam Hadits disebutkan bahwa ibadah ini paling dicintai Allah pada saat hari raya Idul Adha. Diriwayatkan oleh Imam Turmudzi bahwa:

مَا عَمِلَ أَدَمِيٌ مِنْ عَمَلٍ يَوْمَ النَّحْرِ أَحَبَّ إِلىَ اللّهِ مِنْ إِهْرَاقِ الدَّمِ إِنَّهَا لَتَأتِي يَوْمَ اْلقِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَشْعَارِهَا وَأَظْلَافِهَا وَأنَّ الدّمَ لَيَقَعُ مِنَ اللَّهِ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ مِنَ اْلأَرْضِ فَطِيْبُوا بِهَا نَفْسًا

Artinya: "Tidak ada amal/pekerjaan di hari raya Kurban (Idul Adha) yang lebih dicintai Allah dari pada mengalirkan darah yakni menyembelih hewan qurban. Sesungguhnya, kelak di hari Kiamat hewan qurban itu akan datang lengkap dengan tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya. Dan sesungguhnya, pahala kurban itu, telah sampai pada Allah sebelum darah dari qurban yang disembelih itu menetes di tanah. Oleh karenanya, ikhlaskan hatimu." (HR Imam at-Turmudzi)

Berkenaan dengan keutamaan ibadah kurban, sebagaimana dikatakan Syaikh Abdul Qadir al-Jailani dalam Kitab karyanya Al-Ghunyah bahwa: "Nabi Daud bertanya kepada Allah, 'Wahai Allah, apa balasan umat Nabi Muhammad yang mau berkurban?" Kemudian Allah menjawab:

ثَوَابُهُ أَنْ أُعْطِيَهُ بِكُلِّ شَعْرَةٍ عَلىَ جَسَدِهَا عَشْرَ حَسَنَاتٍ وَأَمْحُوْ عَنْهُ عَشْرَ سَيِّئَاتٍ وَأَرْفَعُ لَهُ عَشْرَ دَرَجَاتٍ أَمَا عَلِمْتَ يَا دَاوُدُ أَنَّ الضَّحَايَا هِيَ اْلمَطَايَا وَأنَّ الضَّحَايَا تَمْحُوْ اْلخَطَايَا

Artinya: "Balasannya adalah, pada tiap-tiap bulu dari hewan kurbannya, Aku beri dia 10 kebaikan, aku hapus 10 dosa-dosanya dan aku angkat dia dengan 10 derajat. Ketahuilah wahai engkau Nabi Daud, bahwa 'Sesungguhnya, hewan kurban itu adalah kendaraan dan sesungguhnya hewan kurban itu adalah penghapus kesalahan-kesalahan."

أَنَّ الضَّحَايَا هِيَ اْلمَطَايَا وَأنَّ الضَّحَايَا تَمْحُوْ اْلخَطَايَا

Artinya: "Sesungguhnya hewan Kurban itu jadi kendaraan, dan sesungguhnya hewan kurban itu melebur dosa dan kesalahan."

Jamaah Jum'ah rohimakumullah!
Berdasarkan sabda di atas dan keutamaan puasa Tarwiyah dan Arofah, dan keutamaan Kurban, marilah kita semua ber-'azam dengan niat dalam hati, menjalankan semua amalan di atas menurut kemampuan kita. Yang memiliki harta, mari berkurban sapi atau kambing. Kurban ini hukumnya Sunnah Muakkad artinya sunah yang sangat dianjurkan oleh agama.

باَرَكَ اللهُ لِيْ وَلكمْ فِي القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيّاكُمْ بِالآياتِ والذِّكْرِ الحَكِيْمِ. إنّهُ تَعاَلَى جَوّادٌ كَرِيْمٌ مَلِكٌ بَرٌّ رَؤُوْفٌ رَحِيْمٌ


Khutbah Kedua

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ، وَنَعُوذُ بِالِلّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ اِلَّاللّٰه وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لَانَبِيَ بَعْدَهُ. اَللّٰهُـمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَاَصْحَابِهِ اَجْمَعِيْنَ.

أَمَّا بَعْدُ. فَيَا عِبَادَ الِلّٰهِ! اِتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

قَالَ اللّٰهُ تَعاَلَى فِى كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: أَعُوْذُ بِالِلّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسۡمِ ٱلِلّٰهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيْمِ. إِنَّ اللّٰهَ وَمَلَآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يَآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللّٰهُـمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى اِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلٰى مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى اِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ اِبْرَاهِيْمَ فِى الْعَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

اَللّٰهُـمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اَلْاَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. اَللّٰهُـمَّ اِنَّانَسْأَلُكَ سَلَامَةًفِى الدِّيْنِ، وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةَ قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَالْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَالْمَوْتِ، اَللّٰهُـمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِيْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ. اَللّٰهُـمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتَنِ وَاْلمِحَنِ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خَآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ.

رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ


Baca Juga: Khutbah Jumat Pertama Bulan Zulkaidah dan Peristiwa Penting di Dalamnya
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Mengenal Tanda Haji...
Mengenal Tanda Haji Mabrur Beserta Dalil Lengkapnya
Ada Hari Tasyik, Bagaimana...
Ada Hari Tasyik, Bagaimana Melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Zulhijjah?
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Zulhijjah : Keutamaan 10 Hari Awal Bulan Haji
Anjuran Menghidupkan...
Anjuran Menghidupkan Amalan Zikir di Awal Bulan Zulhijjah
Fakta Menarik Bulan...
Fakta Menarik Bulan Zulhijjah, Banyak Kisah Agung Para Nabi Terjadi di Dalamnya
Rekomendasi
Tanda-tanda Kiamat Paling...
Tanda-tanda Kiamat Paling Nyata Muncul di Samudera Arktik
Melayang! Pulau di Alaska...
Melayang! Pulau di Alaska Terlihat seperti Piring Terbang
Surat-surat Isaac Newton...
Surat-surat Isaac Newton Soal Nasib Bumi pada 2060 Terungkap
Artikel Terkini
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
Adakah Hak atas Harta...
Adakah Hak atas Harta bagi Anak dan Istri Siri Bila Terjadi Perceraian?
Sah Tapi Beresiko, Ini...
Sah Tapi Beresiko, Ini Dampak Nikah Siri bagi Istri dan Anak
4 Jenis Nikah Siri Beserta...
4 Jenis Nikah Siri Beserta Hukumnya dalam Islam, Mana yang Sah dan Mana yang Tidak?
Bolehkah Pernikahan...
Bolehkah Pernikahan Siri Digugat Cerai? Ini Penjelasan Hukum Islam dan Aturan di Indonesia
Doa agar Dijauhkan dari...
Doa agar Dijauhkan dari Perceraian dan Konflik Rumah Tangga
Infografis
Beberapa Keutamaan dan...
Beberapa Keutamaan dan Keistimewaan Bulan Suci Ramadan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved