Meneladani Ibrahim (2): Kesungguhan dalam Proses Mencari Hidayah
Sabtu, 17 Juni 2023 - 11:34 WIB
loading...
A
A
A
"Bagaikan pohon yang bagus, akarnya menghunjam ke dalam tanah, memberikan buah-buahnya setiap saat dengan izin Tuhannya."
Sungguh di zaman sekarang ini umat dituntut untuk membangun keseimbangan iman dan rasionalitas. Berbagai prilaku destruktif yang terjadi akhir-akhir ini seringkali disebabkan oleh emosi yang terimbangi oleh pemikiran yang rasional.
Keimanan yang solid melahirkan kekuatan dan kematangan hidup. Rasionalitas berpikir yang sehat melahirkan kedewasaan dan kebijaksanaan (hikmah) dalam berpikir dan bersikap. Saya sangat yakin, bangsa dan dunia kita saat ini memerlukan manusia-manusia seperti ini.
Mereka itulah manusia-manusia Ulul al-Baab. Solid dan mapan hatinya, tajam daya nalarnya. Mereka ini yang digambarkan dalam Al-Qur'an:
الذين يذكرون الله قياما وقعودا وعلي جنوبهم ويتفكرون في خلق السموات والارض.
"Mereka yang mengingat Allah, baik dalam keadaan berdiri, duduk, maupun berbaring. Dan mereka yang memikirkan ciptaan Allah, baik yang di langit maupun yang dibumi."
(Bersambung)!
Baca Juga: Meneladani Ibrahim (1): Kebesaran Allah dan Kehidupan
Sungguh di zaman sekarang ini umat dituntut untuk membangun keseimbangan iman dan rasionalitas. Berbagai prilaku destruktif yang terjadi akhir-akhir ini seringkali disebabkan oleh emosi yang terimbangi oleh pemikiran yang rasional.
Keimanan yang solid melahirkan kekuatan dan kematangan hidup. Rasionalitas berpikir yang sehat melahirkan kedewasaan dan kebijaksanaan (hikmah) dalam berpikir dan bersikap. Saya sangat yakin, bangsa dan dunia kita saat ini memerlukan manusia-manusia seperti ini.
Mereka itulah manusia-manusia Ulul al-Baab. Solid dan mapan hatinya, tajam daya nalarnya. Mereka ini yang digambarkan dalam Al-Qur'an:
الذين يذكرون الله قياما وقعودا وعلي جنوبهم ويتفكرون في خلق السموات والارض.
"Mereka yang mengingat Allah, baik dalam keadaan berdiri, duduk, maupun berbaring. Dan mereka yang memikirkan ciptaan Allah, baik yang di langit maupun yang dibumi."
(Bersambung)!
Baca Juga: Meneladani Ibrahim (1): Kebesaran Allah dan Kehidupan
(rhs)
Lihat Juga :