Kisah Ayuba Suleyman Diallo, Budak di Amerika yang Menulis Tiga Salinan Al-Qur'an
Senin, 19 Juni 2023 - 17:49 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Sejarah Muslim di Amerika: Budak yang Pintar Membaca dan Menulis Arab
Selain kisah Ayuba Suleyman Diallo, di Mississippia ada kisah Ibrahima abd al-Rahman. Dia mengikuti jejak Diallo dengan sepucuk surat yang ditulisnya pada tahun 1826. Tiga puluh delapan tahun sebelumnya, putra penguasa Muslim Futa Jallon di Guinea yang berusia 26 tahun ini ditangkap selama perang. Suratnya dikirim ke Thomas Mullowny, konsul Amerika di Maroko.
Dia membawanya ke Sultan Abd al-Rahman II, yang meminta pembebasan Ibrahima. Menteri Luar Negeri Henry Clay mempresentasikan kasus tersebut kepada Presiden John Quincy Adams yang mencurahkan satu bagian untuk masalah tersebut dalam buku hariannya pada 10 Juli 1827.
Setelah 39 tahun di Mississippi, Ibrahima dibebaskan dan berangkat ke Liberia pada tahun 1829 bersama istrinya yang kelahiran Amerika. Dia meninggal tak lama kemudian. Delapan anak dan cucu dibebaskan dengan US$3.500 yang dia kumpulkan untuk tujuan itu di antara para abolisionis sebelum meninggalkan AS. Mereka menetap di Liberia, tetapi tujuh kerabat tetap diperbudak.
Baca juga: Sejarah Muslim Amerika: Bagian dari 900.000 Orang Afrika yang Dibawa ke Amerika
Selain kisah Ayuba Suleyman Diallo, di Mississippia ada kisah Ibrahima abd al-Rahman. Dia mengikuti jejak Diallo dengan sepucuk surat yang ditulisnya pada tahun 1826. Tiga puluh delapan tahun sebelumnya, putra penguasa Muslim Futa Jallon di Guinea yang berusia 26 tahun ini ditangkap selama perang. Suratnya dikirim ke Thomas Mullowny, konsul Amerika di Maroko.
Dia membawanya ke Sultan Abd al-Rahman II, yang meminta pembebasan Ibrahima. Menteri Luar Negeri Henry Clay mempresentasikan kasus tersebut kepada Presiden John Quincy Adams yang mencurahkan satu bagian untuk masalah tersebut dalam buku hariannya pada 10 Juli 1827.
Setelah 39 tahun di Mississippi, Ibrahima dibebaskan dan berangkat ke Liberia pada tahun 1829 bersama istrinya yang kelahiran Amerika. Dia meninggal tak lama kemudian. Delapan anak dan cucu dibebaskan dengan US$3.500 yang dia kumpulkan untuk tujuan itu di antara para abolisionis sebelum meninggalkan AS. Mereka menetap di Liberia, tetapi tujuh kerabat tetap diperbudak.
Baca juga: Sejarah Muslim Amerika: Bagian dari 900.000 Orang Afrika yang Dibawa ke Amerika
(mhy)
Lihat Juga :