Hendaknya Berhari Raya Mengikuti Penetapan Pemerintah, Begini Penjelasannya
Rabu, 21 Juni 2023 - 17:38 WIB
loading...
A
A
A
Lebih tegas lagi Syaikhul Islam menyebutkan dalam Majmu’ Fatawa, jika dikatakan “Bisa saja pemerintah diserahi untuk menetapkan hilal lalai, karena menolak persaksian orang-orang yang terpercaya. Bisa saja karena kelalaian dalam meneliti amanah mereka. Bisa saja persaksian mereka ditolak, karena adanya permusuhan antara pemerintah dengan mereka. Atau sebab-sebab lain yang tidak disyari’atkan. Atau karena pemerintah bersandarkan dengan perkataan ahli nujum yang menyatakan melihat hilal”.
Maka dikatakan (kepada mereka) : Hukum yang telah ditetapkan oleh pemerintah (dengan cara apapun) tidak akan berbeda dengan orang yang mengikuti pemerintah dengan melihat ru’yah hilal ; baik sebagai mujtahid yang benar atau (mujtahid) yang salah atau lalai.
Hal itu sebagaimana telah disebutkan dalam Shahih al-Bukhari, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Shalatlah bersama mereka. Jika mereka benar, maka (pahalanya) untuk kalian dan mereka. Jika mereka salah, maka pahalanya untuk kalian (dan) dosanya untuk mereka"
Jadi, jika ada keputusan dari penguasa Dan jika terdapat kesalahan dan kelalaian pemerintah tentang penetapan hari raya, maka tidak ditanggung kaum muslimin yang tidak melakukan kelalaian atau kesalahan.
Baca juga: Iduladha Berpotensi Beda, Kemenag Minta Saling Menghormati
Wallahu'alam
Maka dikatakan (kepada mereka) : Hukum yang telah ditetapkan oleh pemerintah (dengan cara apapun) tidak akan berbeda dengan orang yang mengikuti pemerintah dengan melihat ru’yah hilal ; baik sebagai mujtahid yang benar atau (mujtahid) yang salah atau lalai.
Hal itu sebagaimana telah disebutkan dalam Shahih al-Bukhari, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Shalatlah bersama mereka. Jika mereka benar, maka (pahalanya) untuk kalian dan mereka. Jika mereka salah, maka pahalanya untuk kalian (dan) dosanya untuk mereka"
Jadi, jika ada keputusan dari penguasa Dan jika terdapat kesalahan dan kelalaian pemerintah tentang penetapan hari raya, maka tidak ditanggung kaum muslimin yang tidak melakukan kelalaian atau kesalahan.
Baca juga: Iduladha Berpotensi Beda, Kemenag Minta Saling Menghormati
Wallahu'alam
(wid)
Lihat Juga :