Pahala Meninggal di Kota Suci Makkah, Diperkenankan Memberi Syafaat 70 Orang Kerabatnya

Selasa, 04 Juli 2023 - 10:43 WIB
loading...
Pahala Meninggal di...
Tidak sedikit keutamaan pahala meninggal di kota suci Makkah saat menunaikan ibadah haji. Foto/Ilustrasi: Anadolu
A A A
Tidak sedikit keutamaan pahala meninggal di kota suci Makkah . Jemaah haji yang wafat di tanah suci dalam kondisi beribadah karena Allah Taala maka ia termasuk syahid . Nabi Muhammad SAW bersabda, "Barang siapa yang meninggal dunia dalam perjalanan haji, ia seperti orang yang mati di jalan Allah". (HR Muslim).

Dalam hadis yang diriwayatkan Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad juga disebutkan bahwa meninggal di Tanah Suci saat menunaikan ibadah haji diperkenankan memberikan syafaat untuk kerabat.

"Dengan mendapatkan keistimewaan yang dijanjikan, seperti diampuni dosanya, melihat tempatnya di surga, dilindungi dari azab kubur, merasakan manisnya iman, dinikahkan dengan bidadari surga, dan diperkenankan memberikan syafaat bagi 70 orang kerabatnya."

Baca juga: Hukum Badal Haji untuk Orang yang Telah Meninggal

Hadis riwayat Bukhari dan Muslim menyebut dibangkitkan pada hari kiamat dalam keadaan bertalbiyah.

Ketika seseorang tengah melakukan wukuf di Arafah, tiba-tiba terjatuh dari hewan tunggangannya lalu hewan tunggangannya menginjak lehernya sehingga meninggal, maka Nabi Muhammad SAW bersabda: 'Mandikanlah dengan air yang dicampur daun bidara lalu kafanilah dengan dua potong kain', dan riwayat yang lain: 'dua potong kainnya'--dan jangan diberi wewangian. Jangan ditutupi kepala dan wajahnya. Sesungguhnya, ia akan dibangkitkan pada hari kiamat nanti dalam keadaan bertalbiyah. (HR Bukhari dan Muslim)

Selanjutnya, dalam hadis yang diriwayatkan Abu Ya'la pahala hajinya ditulis hingga hari kiamat. Nabi Muhammad SAW bersabda, "Barangsiapa keluar untuk berhaji lalu meninggal dunia, dituliskan untuknya pahala haji hingga hari kiamat. Barang siapa keluar untuk umrah lalu meninggal dunia, ditulis untuknya pahala umrah hingga hari kiamat. Dan barang siapa keluar untuk berjihad lalu mati maka ditulis untuknya pahala jihad hingga hari kiamat."

Baca juga: Meninggal sebelum Melaksanakan Haji bagi Orang yang Terkena Kewajiban
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Rekomendasi
Melintasi Sembilan Negara,...
Melintasi Sembilan Negara, Sungai Nil Saksi Angkara Murka Firaun
Struktur Misterius Terdeteksi...
Struktur Misterius Terdeteksi di Medan Magnet Bumi
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Artikel Terkini
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Bacaan Niat Puasa Asyura...
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keistimewaannya, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved