Napak Tilas Perjalanan Rasulullah Menerima Wahyu Pertama di Gua Hira
Minggu, 09 Juli 2023 - 12:25 WIB
loading...
Gua Hira, yang terletak di Puncak Jabal Nur di sebelah utara Kota Suci Makkah merupakan salah satu tempat paling bersejarah bagi umat Islam. Foto/Sucipto/SINDOnews
A
A
A
MAKKAH - Gua Hira, yang terletak di Puncak Jabal Nur di sebelah utara Kota Suci Makkah merupakan salah satu tempat paling bersejarah bagi umat Islam. Di Gua Hira inilah Nabi Muhammad SAW pertama kali menerima wahyu dari Allah SWT melalui Malaikat Jibril dengan menurunkan ayat 1-5 dari surat Al-'Alaq.
Tak heran bila Gua Hira menjadi magnet bagi jemaah haji pada tahun ini. Saat SINDOnews yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) 2023 mengunjungi Jabal Nur yang berarti Gunung Cahaya, tampak pengunjung baik tua, muda, lelaki maupun perempuan tengah mendaki puncak Jabal Nur yang memiliki ketinggian 634 meter.
Saat itu, waktu menunjukkan pukul 01.20 Waktu Arab Saudi (WAS). Meski malam masih menyelimuti Kota Suci Makkah. Namun hal itu tak menyurutkan niat penulis untuk menapaki jalur menuju puncak Jabal Nur. Tempat Baginda Nabi Muhammad menerima risalah wahyu dari Tuhan pemilik alam semesta.
![Napak Tilas Perjalanan Rasulullah Menerima Wahyu Pertama di Gua Hira]()
Baca juga: Jemaah Haji Bisa Kunjungi Museum Al-Qur'an di Dekat Gua Hira
Setapak demi setapak anak tangga menuju puncak Jabal Nur dilalui. Sesekali penulis berhenti untuk beristirahat sejenak mengatur nafas mengingat jalan menuju puncak cukup terjal dengan kemiringan hampir 45 derajat.
Sambil beristirahat tampak keindahan Kota Makkah pada malam hari. Dari atas ketinggian, terlihat jelas bagaimana lampu-lampu menerangi permukiman warga. Pemandangan semakin indah karena Zamzam Tower yang merupakan lokasi terdekat dengan Baitullah terlihat dengan jelas.
Selama di perjalanan menuju puncak, penulis menjumpai beberapa jemaah haji Indonesia yang juga tengah mendaki Jabal Nur. "Motivasi saya ke Gua Hira dengan mendaki Jabal Nur adalah untuk meresapi bagaimana perjuangan Rasulullah ketika itu," ucap Fahmi, salah seorang pengunjung.
Tak heran bila Gua Hira menjadi magnet bagi jemaah haji pada tahun ini. Saat SINDOnews yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) 2023 mengunjungi Jabal Nur yang berarti Gunung Cahaya, tampak pengunjung baik tua, muda, lelaki maupun perempuan tengah mendaki puncak Jabal Nur yang memiliki ketinggian 634 meter.
Saat itu, waktu menunjukkan pukul 01.20 Waktu Arab Saudi (WAS). Meski malam masih menyelimuti Kota Suci Makkah. Namun hal itu tak menyurutkan niat penulis untuk menapaki jalur menuju puncak Jabal Nur. Tempat Baginda Nabi Muhammad menerima risalah wahyu dari Tuhan pemilik alam semesta.

Baca juga: Jemaah Haji Bisa Kunjungi Museum Al-Qur'an di Dekat Gua Hira
Setapak demi setapak anak tangga menuju puncak Jabal Nur dilalui. Sesekali penulis berhenti untuk beristirahat sejenak mengatur nafas mengingat jalan menuju puncak cukup terjal dengan kemiringan hampir 45 derajat.
Sambil beristirahat tampak keindahan Kota Makkah pada malam hari. Dari atas ketinggian, terlihat jelas bagaimana lampu-lampu menerangi permukiman warga. Pemandangan semakin indah karena Zamzam Tower yang merupakan lokasi terdekat dengan Baitullah terlihat dengan jelas.
Selama di perjalanan menuju puncak, penulis menjumpai beberapa jemaah haji Indonesia yang juga tengah mendaki Jabal Nur. "Motivasi saya ke Gua Hira dengan mendaki Jabal Nur adalah untuk meresapi bagaimana perjuangan Rasulullah ketika itu," ucap Fahmi, salah seorang pengunjung.

Lihat Juga :