Politisi Anti-Islam yang Mualaf Ini Bilang Kompas Moral Barat Telah Hilang
Jum'at, 14 Juli 2023 - 05:59 WIB
loading...
Mualaf Belanda Joram van Klaveren. Foto/Ilustrasi: Ist
A
A
A
"Kompas moral dan agama Barat telah hilang," ujar Joram van Klaveren mengomentari insiden pembakaran Al-Qur'an di Swedia dan negara Eropa lainnya. "Dengan hilangnya kompas moral dan agama ini, pemahaman tentang dan untuk sentimen agama juga tidak ada lagi," tambahnya.
Joram van Klaveren adalah penulis buku anti-Islam yang kini menjadi mualaf . Sebelumnya dia sempat menjadi anggota parlemen Belanda . Kala itu, dia dikenal sebagai kritikus Islam yang penuh kebencian. Belakangan ia mendapat hidayah dan masuk Islam.
Dia adalah pendiri Islam Experience Centre, museum Islam pertama di Belanda. "Yang terbaik di antara kalian adalah yang paling baik akhlaknya," ujar Joram van Klaveren mengutip sebuah hadis saat menyampaikan curahan hatinya terkait peristiwa pembakaran al-Quran.
Berikut selengkapnya tulisan Joram van Klaveren berjudul "Quran burnings show moral decay of the West" yang dilansir laman trtworld sebagai tanggapan atas insiden pembakaran al-Quran di Swedia dan negara Eropa lainnya.
Baca juga: Kisah Joram van Klaveren, Penulis Buku Anti Islam yang Mendapat Hidayah hingga Jadi Mualaf
Mengerek Popuparitas
Sangat menyakitkan dan menghina. Ini hanya beberapa kualifikasi yang bisa kami sampaikan untuk insiden pembakaran Al-Quran baru-baru ini di beberapa negara, seperti Swedia dan Belanda.
Politisi pinggiran dan tokoh-tokoh yang tidak dikenal menendang jiwa Muslim dengan penodaan kitab suci Islam untuk menarik perhatian. Mengerek popularitasnya.
Bahwa ada orang gila dan antisosial bukanlah hal baru. Itu adalah sesuatu yang ada di sepanjang masa. Ditemukan di semua negara dan di antara semua orang.
Baca juga: Bungkam Al-Quran Dibakar, Rusia Sebut Swedia Pengecut
Apa yang relatif baru adalah fakta bahwa menginjak-injak apa yang paling disayangi orang lain - keyakinan - dihargai dan bahkan difasilitasi oleh beberapa pemerintah.
Joram van Klaveren adalah penulis buku anti-Islam yang kini menjadi mualaf . Sebelumnya dia sempat menjadi anggota parlemen Belanda . Kala itu, dia dikenal sebagai kritikus Islam yang penuh kebencian. Belakangan ia mendapat hidayah dan masuk Islam.
Dia adalah pendiri Islam Experience Centre, museum Islam pertama di Belanda. "Yang terbaik di antara kalian adalah yang paling baik akhlaknya," ujar Joram van Klaveren mengutip sebuah hadis saat menyampaikan curahan hatinya terkait peristiwa pembakaran al-Quran.
Berikut selengkapnya tulisan Joram van Klaveren berjudul "Quran burnings show moral decay of the West" yang dilansir laman trtworld sebagai tanggapan atas insiden pembakaran al-Quran di Swedia dan negara Eropa lainnya.
Baca juga: Kisah Joram van Klaveren, Penulis Buku Anti Islam yang Mendapat Hidayah hingga Jadi Mualaf
Mengerek Popuparitas
Sangat menyakitkan dan menghina. Ini hanya beberapa kualifikasi yang bisa kami sampaikan untuk insiden pembakaran Al-Quran baru-baru ini di beberapa negara, seperti Swedia dan Belanda.
Politisi pinggiran dan tokoh-tokoh yang tidak dikenal menendang jiwa Muslim dengan penodaan kitab suci Islam untuk menarik perhatian. Mengerek popularitasnya.
Bahwa ada orang gila dan antisosial bukanlah hal baru. Itu adalah sesuatu yang ada di sepanjang masa. Ditemukan di semua negara dan di antara semua orang.
Baca juga: Bungkam Al-Quran Dibakar, Rusia Sebut Swedia Pengecut
Apa yang relatif baru adalah fakta bahwa menginjak-injak apa yang paling disayangi orang lain - keyakinan - dihargai dan bahkan difasilitasi oleh beberapa pemerintah.
Lihat Juga :