Peristiwa Muharam: Nabi Yusuf Bebas dari Penjara Lalu Diangkat Menjadi Menteri Keuangan
Kamis, 20 Juli 2023 - 12:40 WIB
loading...
A
A
A
Suatu hari, raja Mesir bermimpi melihat tujuh ekor sapi gemuk dimakan oleh tujuh ekor sapi kurus, dan tujuh tangkai gandum hijau dimakan oleh tujuh tangkai gandum kering. Raja bingung dengan arti mimpi itu dan meminta pendapat para pembesar dan ahli mimpi di istananya. Namun, tidak ada yang bisa memberikan penafsiran yang meyakinkan. Barulah pelayan raja itu teringat akan Nabi Yusuf dan segera menghadapnya untuk menanyakan makna mimpi raja.
Nabi Yusuf memberitahu bahwa mimpi itu menandakan akan datangnya tujuh tahun kemakmuran diikuti oleh tujuh tahun kekeringan. Ia juga memberikan saran agar raja mengumpulkan persediaan makanan di tahun-tahun baik dan menghematnya di tahun-tahun buruk.
Raja terkesan dengan penafsiran Nabi Yusuf dan memerintahkan agar ia dibebaskan dari penjara. Namun, Nabi Yusuf tidak mau keluar sebelum masalah fitnah Zulaikha diselesaikan terlebih dahulu.
Ia ingin keluar sebagai orang yang suci dan terhormat. Maka, raja memanggil Zulaikha dan para wanita yang pernah memotong jari-jari mereka karena terpesona oleh ketampanan Nabi Yusuf.
Mereka semua mengakui bahwa Nabi Yusuf tidak bersalah dan Zulaikha mengaku bahwa dialah yang mencoba menggoda Nabi Yusuf. Dengan demikian, nama baik Nabi Yusuf dipulihkan dan ia pun dibebaskan dari penjara.
Raja kemudian menawarkan jabatan tinggi kepada Nabi Yusuf sebagai bendahara atau menteri keuangan. Nabi Yusuf menerima tawaran itu dengan syarat ia diberi wewenang penuh atas urusan gudang-gudang penyimpanan makanan.
Raja menyetujuinya dan memberikan kepercayaan besar kepada Nabi Yusuf. Dengan kebijaksanaan dan ketakwaannya, Nabi Yusuf berhasil mengelola persediaan makanan di Mesir dengan baik dan menyelamatkan banyak nyawa dari kelaparan.
Baca juga: Kisah Rekayasa dan Konspirasi Pembunuhan Nabi Yusuf
Nabi Yusuf memberitahu bahwa mimpi itu menandakan akan datangnya tujuh tahun kemakmuran diikuti oleh tujuh tahun kekeringan. Ia juga memberikan saran agar raja mengumpulkan persediaan makanan di tahun-tahun baik dan menghematnya di tahun-tahun buruk.
Raja terkesan dengan penafsiran Nabi Yusuf dan memerintahkan agar ia dibebaskan dari penjara. Namun, Nabi Yusuf tidak mau keluar sebelum masalah fitnah Zulaikha diselesaikan terlebih dahulu.
Ia ingin keluar sebagai orang yang suci dan terhormat. Maka, raja memanggil Zulaikha dan para wanita yang pernah memotong jari-jari mereka karena terpesona oleh ketampanan Nabi Yusuf.
Mereka semua mengakui bahwa Nabi Yusuf tidak bersalah dan Zulaikha mengaku bahwa dialah yang mencoba menggoda Nabi Yusuf. Dengan demikian, nama baik Nabi Yusuf dipulihkan dan ia pun dibebaskan dari penjara.
Raja kemudian menawarkan jabatan tinggi kepada Nabi Yusuf sebagai bendahara atau menteri keuangan. Nabi Yusuf menerima tawaran itu dengan syarat ia diberi wewenang penuh atas urusan gudang-gudang penyimpanan makanan.
Raja menyetujuinya dan memberikan kepercayaan besar kepada Nabi Yusuf. Dengan kebijaksanaan dan ketakwaannya, Nabi Yusuf berhasil mengelola persediaan makanan di Mesir dengan baik dan menyelamatkan banyak nyawa dari kelaparan.
Baca juga: Kisah Rekayasa dan Konspirasi Pembunuhan Nabi Yusuf
(mhy)
Lihat Juga :