Kisah Mualaf Sinead O'Connor: Semua Studi Kitab Suci Mengarah ke Islam
Kamis, 27 Juli 2023 - 20:13 WIB
loading...
Sinead OConnor mengumumkan dirinya masuk Islam pada tahun 2018. Foto/Ilustrasi: Aljazeera
A
A
A
Penyanyi Irlandia Sinead O'Connor mengumumkan dirinya masuk Islam pada tahun 2018 dan mengubah namanya menjadi Shuhada' Davitt. Kala itu ia berusia 51 tahun. Pada hari ini, di usia 56 tahun, penyanyi dan penulis lagu ini dipanggil Sang Pencipta.
Pada saat ia masuk Islam , dia menjelaskan tentang nama barunya, Shuhada. Menurutnya, itu berasal dari kata Arab "Shahid", yang dalam kitab suci digunakan secara umum untuk berarti "saksi" dan dalam bagian-bagian tertentu untuk menggambarkan "martir".
Ia memosting selfie dirinya mengenakan jilbab di Twitter. Pada tanggal 19 Oktober Sinead O'Connor menulis di akun Twiternya: “Saya bangga telah menjadi seorang Muslimah. Ini adalah kesimpulan alami dari perjalanan teolog cerdas mana pun. Semua studi kitab suci mengarah ke Islam. Yang membuat semua kitab suci lainnya menjadi mubazir.”
Baca juga: Innalillahi, Penyanyi Sinead O'Connor Meninggal Dunia
O'Connor meraih kesuksesan luas pada tahun 1990 dengan covernya 'Nothing Compares 2 U', sebuah lagu yang ditulis oleh mendiang Prince.
Kontroversi mengikuti kariernya. Penyanyi itu merobek gambar Paus Yohanes Paulus II selama penampilan Saturday Night Live pada tahun 1992 sebagai protes terhadap Gereja Katolik.
Padahal sebelumnya, yaitu pada akhir 1990-an, dia sempat ditahbiskan menjadi imam oleh Gereja Katolik dan Apostolik Ortodoks Irlandia, yang merupakan kelompok Katolik independen yang tidak bersekutu dengan gereja Katolik arus utama.
Keyakinan dan spiritualitas berlimpah dalam karya O'Connor selama tiga dekade. Dia seringkali mengambil inspirasinya dari berbagai teks spiritual termasuk Alkitab.
Liriknya sering ditulis dari sudut pandang seorang pencari, baik itu untuk cinta, keselamatan, dan penerimaan.
Baca juga: Kisah Sinead O'Connor Memiliki 3 Nama setelah Menjadi Muslimah
Pada saat ia masuk Islam , dia menjelaskan tentang nama barunya, Shuhada. Menurutnya, itu berasal dari kata Arab "Shahid", yang dalam kitab suci digunakan secara umum untuk berarti "saksi" dan dalam bagian-bagian tertentu untuk menggambarkan "martir".
Ia memosting selfie dirinya mengenakan jilbab di Twitter. Pada tanggal 19 Oktober Sinead O'Connor menulis di akun Twiternya: “Saya bangga telah menjadi seorang Muslimah. Ini adalah kesimpulan alami dari perjalanan teolog cerdas mana pun. Semua studi kitab suci mengarah ke Islam. Yang membuat semua kitab suci lainnya menjadi mubazir.”
Baca juga: Innalillahi, Penyanyi Sinead O'Connor Meninggal Dunia
O'Connor meraih kesuksesan luas pada tahun 1990 dengan covernya 'Nothing Compares 2 U', sebuah lagu yang ditulis oleh mendiang Prince.
Kontroversi mengikuti kariernya. Penyanyi itu merobek gambar Paus Yohanes Paulus II selama penampilan Saturday Night Live pada tahun 1992 sebagai protes terhadap Gereja Katolik.
Padahal sebelumnya, yaitu pada akhir 1990-an, dia sempat ditahbiskan menjadi imam oleh Gereja Katolik dan Apostolik Ortodoks Irlandia, yang merupakan kelompok Katolik independen yang tidak bersekutu dengan gereja Katolik arus utama.
Keyakinan dan spiritualitas berlimpah dalam karya O'Connor selama tiga dekade. Dia seringkali mengambil inspirasinya dari berbagai teks spiritual termasuk Alkitab.
Liriknya sering ditulis dari sudut pandang seorang pencari, baik itu untuk cinta, keselamatan, dan penerimaan.
Baca juga: Kisah Sinead O'Connor Memiliki 3 Nama setelah Menjadi Muslimah
Lihat Juga :