Kisah Nabi Sulaiman Perintahkan Jin Menjaga Telur Merpati, Malaikat Turun Tangan
Kamis, 03 Agustus 2023 - 05:10 WIB
loading...
A
A
A
Kedua Jin itu pun bergegas pergi dan melaksanakan tugasnya. Ketika merpati sudah bertelur lagi, laki-laki itu segera memanjat dan meletakkan kedua kakinya pada pohon itu. Belum sampai di atas, tiba-tiba datanglah seorang pengemis mengetuk pintu rumahnya. Lalu ia dari tengah pohon menyuruh istrinya untuk memberikan sesuatu pada pengemis itu. Lantas istrinya berkata, "Aku tidak punya apa-apa."
Laki-laki itu turun dari pohon dan mengambil sepotong roti. Kemudian ia memberikannnya kepada si pengemis. Setelah itu ia kembali memanjat pohon dan mengambil telur merpati.
Kedua jin bermaksud menangkap laki-laki itu, namun tiba-tiba Allah mengutus dua Malaikat. Salah satu dari mereka meraih leher jin itu dan melemparnya sampai di tempat terbitnya matahari. Sedang yang satunya lagi meraih leher jin yang satunya lagi dan melemparnya sampai di tempat terbenamnya matahari. Laki-laki itu pun aman mengambil telur merpati.
Induk merpati pun kembali menghadap Nabi Sulaiman dan mengadukan kejadian itu kepadanya. Nabi Sulaiman bertambah marah. Kemudian ia memanggil kedua jin yang diberi tugas menjaga pohon itu. Nabi Sulaiman berkata pada kedua jin itu: "Kalian berdua telah mengkhianatiku!".
Dua jin itu pun menceritakan apa yang terjadi. Mengetahui hal tersebut adalah kehendak dari Sang Maha Kuasa Allah 'Azza wa Jalla, Nabi Sulaiman pun tak bisa berbuat apa-apa dan pasrah menerima kehendak Allah.
Hikmah yang dapat dipetik dari kisah di atas, betapa telah berulang kesalahan seorang hamba, hanya sebab apa yang disedekahkannya meski sepotong roti telah membuktikan Hadis Nabi berikut: "Sesungguhnya sedekah benar-benar memadamkan kemurkaan Allah dan menghindarkan dari kematian yang buruk. Dan menjadi tolak bala bagi pelakunya." (HR At-Tirmidzi)
Rasulullah ﷺ berpesan bahwa sedekah dapat menolak balak (mara bahaya). "Bersegeralah kalian untuk mengeluarkan sedekah, karena sungguh bencana tak dapat melewati sedekah." (HR Ath-Thabrani)
Sedekah bukan saja menghindari bencana, akan tetapi bencana tidak akan melewati jika ada orang-orang yang bersedekah. Namun terkadang, ujian bencana tetap akan datang kepada kita bukan karena Allah tidak sayang dan tidak menilai sedekah kita. Namun, ini adalah bentuk ujian apakah kita akan tetap bersedekah seperti biasanya, walaupun bencana dan kesulitan kita hadapi.
Bukan saja di dunia, sedekah juga menolak murka Allah di akhirat kelak dan pada hari Kiamat. Hal ini sebagaimana disampaikan dalam Hadis berikut: "Naungan bagi seorang mukmin pada hari Kiamat adalah sedekahnya." (HR Ahmad)
Sumber:
Tanqihul Qaulil Hatsits karya Syaikh Nawawi Al-Bantani
Baca Juga: Menyesal Karena Lupa Salat Ashar, Nabi Sulaiman Sembelih 900 Kuda Kebanggaannya
Laki-laki itu turun dari pohon dan mengambil sepotong roti. Kemudian ia memberikannnya kepada si pengemis. Setelah itu ia kembali memanjat pohon dan mengambil telur merpati.
Kedua jin bermaksud menangkap laki-laki itu, namun tiba-tiba Allah mengutus dua Malaikat. Salah satu dari mereka meraih leher jin itu dan melemparnya sampai di tempat terbitnya matahari. Sedang yang satunya lagi meraih leher jin yang satunya lagi dan melemparnya sampai di tempat terbenamnya matahari. Laki-laki itu pun aman mengambil telur merpati.
Induk merpati pun kembali menghadap Nabi Sulaiman dan mengadukan kejadian itu kepadanya. Nabi Sulaiman bertambah marah. Kemudian ia memanggil kedua jin yang diberi tugas menjaga pohon itu. Nabi Sulaiman berkata pada kedua jin itu: "Kalian berdua telah mengkhianatiku!".
Dua jin itu pun menceritakan apa yang terjadi. Mengetahui hal tersebut adalah kehendak dari Sang Maha Kuasa Allah 'Azza wa Jalla, Nabi Sulaiman pun tak bisa berbuat apa-apa dan pasrah menerima kehendak Allah.
Hikmah yang dapat dipetik dari kisah di atas, betapa telah berulang kesalahan seorang hamba, hanya sebab apa yang disedekahkannya meski sepotong roti telah membuktikan Hadis Nabi berikut: "Sesungguhnya sedekah benar-benar memadamkan kemurkaan Allah dan menghindarkan dari kematian yang buruk. Dan menjadi tolak bala bagi pelakunya." (HR At-Tirmidzi)
Rasulullah ﷺ berpesan bahwa sedekah dapat menolak balak (mara bahaya). "Bersegeralah kalian untuk mengeluarkan sedekah, karena sungguh bencana tak dapat melewati sedekah." (HR Ath-Thabrani)
Sedekah bukan saja menghindari bencana, akan tetapi bencana tidak akan melewati jika ada orang-orang yang bersedekah. Namun terkadang, ujian bencana tetap akan datang kepada kita bukan karena Allah tidak sayang dan tidak menilai sedekah kita. Namun, ini adalah bentuk ujian apakah kita akan tetap bersedekah seperti biasanya, walaupun bencana dan kesulitan kita hadapi.
Bukan saja di dunia, sedekah juga menolak murka Allah di akhirat kelak dan pada hari Kiamat. Hal ini sebagaimana disampaikan dalam Hadis berikut: "Naungan bagi seorang mukmin pada hari Kiamat adalah sedekahnya." (HR Ahmad)
Sumber:
Tanqihul Qaulil Hatsits karya Syaikh Nawawi Al-Bantani
Baca Juga: Menyesal Karena Lupa Salat Ashar, Nabi Sulaiman Sembelih 900 Kuda Kebanggaannya
(rhs)
Lihat Juga :