Memahami Batasan Aurat Muslimah Menurut 4 Mazhab
Rabu, 09 Agustus 2023 - 10:21 WIB
loading...
A
A
A
Kesimpulan:
Demikian beberapa pandangan dari empat mazhab besar. Karena adanya perbedaan ini, para muslimah di berbagai negara mungkin sedikit berbeda dalam berpenampilan.
"Jika kita ke Arab Saudi misalnya, akan kita dapati para muslimahnya menutup seluruh tubuhnya tanpa kecuali, saat mereka keluar rumah. Sebab masyarakat di negeri ini kebanyakan lebih condong bermazhab Hambali. Begitupula saat mereka beraktivitas di dalam rumah, tak banyak menampakkan anggota tubuhnya, kecuali kepala, leher, tangan dan kaki," terang Ustazah Aini.
Jika kita berkunjung ke Asia Selatan, seperti India dan Pakistan. Maka di sana akan ditemui bahwa kaum muslimahnya kebanyakan tidak menutup kaki hingga mata kakinya, bahkan saat menunaikan sholat. Sebab mayoritas masyarakat disana cenderung bermazhab Hanafi.
Lain lagi dengan kaum muslimah yang tinggal di Indonesia. Hampir semua muslimahnya tidak menutup wajah dan telapak tangannya, namun tetap banyak yang mengenakan kaos kaki agar bagian kakinya tertutupi dengan baik.
Begitupula saat wanita kita beraktivitas di dalam rumah bersama mahramnya, banyak yang tetap menampakkan sebagian punggung dan lengan atasnya. Hal ini disebabkan masyarakatnya lebih condong pada Madzhab Syafi'i.
Baca juga: Kapan Seorang Muslimah Boleh Membuka Hijabnya?
Wallahu A'lam
Demikian beberapa pandangan dari empat mazhab besar. Karena adanya perbedaan ini, para muslimah di berbagai negara mungkin sedikit berbeda dalam berpenampilan.
"Jika kita ke Arab Saudi misalnya, akan kita dapati para muslimahnya menutup seluruh tubuhnya tanpa kecuali, saat mereka keluar rumah. Sebab masyarakat di negeri ini kebanyakan lebih condong bermazhab Hambali. Begitupula saat mereka beraktivitas di dalam rumah, tak banyak menampakkan anggota tubuhnya, kecuali kepala, leher, tangan dan kaki," terang Ustazah Aini.
Jika kita berkunjung ke Asia Selatan, seperti India dan Pakistan. Maka di sana akan ditemui bahwa kaum muslimahnya kebanyakan tidak menutup kaki hingga mata kakinya, bahkan saat menunaikan sholat. Sebab mayoritas masyarakat disana cenderung bermazhab Hanafi.
Lain lagi dengan kaum muslimah yang tinggal di Indonesia. Hampir semua muslimahnya tidak menutup wajah dan telapak tangannya, namun tetap banyak yang mengenakan kaos kaki agar bagian kakinya tertutupi dengan baik.
Begitupula saat wanita kita beraktivitas di dalam rumah bersama mahramnya, banyak yang tetap menampakkan sebagian punggung dan lengan atasnya. Hal ini disebabkan masyarakatnya lebih condong pada Madzhab Syafi'i.
Baca juga: Kapan Seorang Muslimah Boleh Membuka Hijabnya?
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :