Nasihat Indah yang Sering Dikira Hadis Nabi
Rabu, 09 Agustus 2023 - 19:53 WIB
loading...
A
A
A
Nasihat ini dicantumkan oleh Imam Ibn Abdil Barr dalam kitabnya Bahjatul Majalis halaman 273, juga oleh Abul Ma'ali al Baghdadi dalam kitabnya at Tadzkirah al Hamudiyah jilid 1 halaman 114, dan Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam kitabnya al-Miftah darr as Sa'adah jilid 1 halaman 471.
3. Imam Syafi'i rahimahullah
Kebanyakan para ulama menyatakan bahwa pemilik nasihat emas di atas adalah Imam Syafi'i rahimahullah. Ini dinyatakan Imam Al-Baihaqi rahimahullah dalam kitabnya Manaqib asy-Syafi'i pada jilid ke-2 halaman 239. Lalu oleh Imam Nawawi rahimahullah dalam kitabnya Majmu' Syarh al Muhadzdzab pada jilid pertama halaman ke-20, juga beliau cantumkan dalam kitabnya yang berjudul Tahdzib al-Asma wal Lughat jilid 1 halaman 54.
Kemudian Imam Ibnu Katsir rahimahullah dalam kitabnya Tabaqat Asy Syafi’iyyin halaman 33. Lalu imam Syarbini rahimahullah dalam kitabnya Sirajul Munir jilid 4 di halaman 231. Dan masih banyak ulama lainnya yang menyatakan ini adalah ucapan al imam Syafi'i.
Kesimpulan
Nasihat di atas secara esensi benar dan isinya mengandung kebaikan. Namun, tidak semua perkataan yang kandungan maknanya baik dan benar, bisa serta merta dinyatakan sebagai Hadis Nabi. Karena, menisbatkan sesuatu kepada beliau memiliki konsekuensi yang berat dalam agama. Maka hendaknya kita harus berhati-hati dalam hal ini.
Bila membuat hoaks atas diri seorang pejabat negara, semisal menisbahkan sebuah perkataan kepada presiden padahal tidak benar, itu saja bisa berakibat fatal. Lalu bagaimana jika itu dilakukan kepada Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam?
Disebutkan dalam Hadis:
إِنَّ كَذِبًا عَلَىَّ لَيْسَ كَكَذِبٍ عَلَى أَحَدٍ ، مَنْ كَذَبَ عَلَىَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ
"Sesungguhnya berdusta atas namaku tidaklah sama dengan berdusta pada selainku. Barangsiapa yang berdusta atas namaku secara sengaja, maka hendaklah dia menempati tempat duduknya di neraka." (Mutafaqun 'Alaih)
Wallahu A'lam
Baca Juga: 21 Nasihat Bijak Ali bin Abi Thalib, Nomor 20 Sangat Populer
3. Imam Syafi'i rahimahullah
Kebanyakan para ulama menyatakan bahwa pemilik nasihat emas di atas adalah Imam Syafi'i rahimahullah. Ini dinyatakan Imam Al-Baihaqi rahimahullah dalam kitabnya Manaqib asy-Syafi'i pada jilid ke-2 halaman 239. Lalu oleh Imam Nawawi rahimahullah dalam kitabnya Majmu' Syarh al Muhadzdzab pada jilid pertama halaman ke-20, juga beliau cantumkan dalam kitabnya yang berjudul Tahdzib al-Asma wal Lughat jilid 1 halaman 54.
Kemudian Imam Ibnu Katsir rahimahullah dalam kitabnya Tabaqat Asy Syafi’iyyin halaman 33. Lalu imam Syarbini rahimahullah dalam kitabnya Sirajul Munir jilid 4 di halaman 231. Dan masih banyak ulama lainnya yang menyatakan ini adalah ucapan al imam Syafi'i.
Kesimpulan
Nasihat di atas secara esensi benar dan isinya mengandung kebaikan. Namun, tidak semua perkataan yang kandungan maknanya baik dan benar, bisa serta merta dinyatakan sebagai Hadis Nabi. Karena, menisbatkan sesuatu kepada beliau memiliki konsekuensi yang berat dalam agama. Maka hendaknya kita harus berhati-hati dalam hal ini.
Bila membuat hoaks atas diri seorang pejabat negara, semisal menisbahkan sebuah perkataan kepada presiden padahal tidak benar, itu saja bisa berakibat fatal. Lalu bagaimana jika itu dilakukan kepada Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam?
Disebutkan dalam Hadis:
إِنَّ كَذِبًا عَلَىَّ لَيْسَ كَكَذِبٍ عَلَى أَحَدٍ ، مَنْ كَذَبَ عَلَىَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ
"Sesungguhnya berdusta atas namaku tidaklah sama dengan berdusta pada selainku. Barangsiapa yang berdusta atas namaku secara sengaja, maka hendaklah dia menempati tempat duduknya di neraka." (Mutafaqun 'Alaih)
Wallahu A'lam
Baca Juga: 21 Nasihat Bijak Ali bin Abi Thalib, Nomor 20 Sangat Populer
(rhs)
Lihat Juga :