Berharap pada Makhluk Akan Kecewa, Mengharap kepada Allah Hidup Mulia

Selasa, 15 Agustus 2023 - 12:00 WIB
loading...
Berharap pada Makhluk...
Imam Shamsi Ali, Dai yang juga Presiden Nusantara Foundation USA. Foto/Ist
A A A
Imam Shamsi Ali
Direktur Jamaica Muslim Center,
Presiden Nusantara Foundation USA

Salah satu realita kehidupan adalah kesulitan dan tantangan yang takkan berakhir. Seringkali di saat kita telah sampai pada fase tertentu dari hidup ini kita menyangka kesulitan dan tantangan itu telah selesai. Kenyataannya setiap fase kehidupan itu punya tantangannya tersendiri.

Para akhirnya kehidupan harus dipahami sebagai tantangan (challenge). Hidup itu adalah tantangan. Dan kita hidup juga untuk tertantang. Mungkin itulah salah satu makna dari tangisan setiap bayi di saat terlahir ke atas dunia ini. Selama sembilan bulan merasakan kenyamanan dalam rahim sang ibu. Kini harus keluar untuk menghadapi tantangan sepanjang hayatnya.

Dalam dua tiga bulan terakhir ini misalnya, saya pribadi merasakan betapa hidup itu penuh dengan tantangan. Realitanya apa yang saya coba perjuangkan bukan untuk kepentingan pribadi. Melainkan bagian dari perjuangan di jalan dakwah. Upaya meaujudkan pondok pesantren yang masih kita rintis di Amerika Serikat. Saya merasakan betapa dunia itu sering sumpek dan terasa tidak bersahabat. Ada sahabat yang menyambut dengan senyuman. Ada pula yang menjaga jarak dengan kecurigaan. Seolah saya mengejar sesuatu untuk kepentingan pribadi.

Baru kali ini saya merasakan betapa mengharap, apalagi mengemis itu pahit dan menyakitkan (painful). Tiba-tiba saja perasaan minder bahkan ada semacam kehinaan yang terasa mencengkram. Bahkan seolah digerototi oleh perasaan bersalah. Menjadikan sebagian orang khawatir bahkan menimbulkan kecurigaan yang tidak perlu.

Dalam prosesnya menghadapi tantangan hidup seringkali menjadikan dada kita terasa terhimpit dan sesak. Pikiran berkecamuk. Ragam kekhawatiran dan kegalauan terasa merampok ketenangan dan ketentraman hidup. Tidur di malam hari tidak lagi nyenyak. Bahkan berdampak pada kesehatan fisik, mental dan pikiran (well being).

Namun di sisi lain, semua itu menyadarkan kita tentang kenyataan bahwa tak semua orang di sekitar kita harus tahu segala permasalahan dan kesulitan yang kita hadapi. Bahkan mereka yang seringkali dipersepsikan orang yang dekat, bahkan terdekat. Ada permasalahan dan kesulitan hidup yang hanya Allah dan diri kita sendiri yang tahu. Biarlah itu menjadi rahasia kita dengan sang Pencipta.

Di momen-momen seperti itulah kita diingatkan dan tersadarkan oleh keterbatasan segalanya. Keterbatasan diri kita sendiri dan keterbatasan semua yang ada di sekitar kita. Mereka tak tahu, bahkan tak peduli dengan apa yang sedang terjadi dalam kehidupan kita.

Semua ini sekaligus menyadarkan kita akan Dia Yang Qadiir. Dia Yang Maha Menguasai alam semesta tiada batas. Di saat orang lain tidak tahu, atau pura-pura tidak tahu, bahkan di saat orang lain menjaga jarak seraya menumbuhkan ragam kecurigaan. Dia, Allah Yang Maha Qariib, justru sedang melambai mengajak hamba-hamba-Nya yang takut kepada-Nya untuk bersegera dan semakin mendekat.

Dia yang tidak pernah menjauh. Dia yang selalu memberikan jalan keluar. Karena memang Dia yang punya jalan-jalan kemudahan itu. Dia yang menjanjikan solusi kepada mereka yang terperangkap oleh permasalahan hidup. Dia yang berkuasa membuka pintu-pintu kemudahan bagi mereka yang kesulitan.

Pengalaman hidup banyak mengajarkan kita bahwa berharap dari makhluk hanya akan menjatuhkan kehormatan dan mendatangkan kehinaan. Berharap dan meminta kepada makhluk hanya semakin menumbuhkan rasa minder dan tak percaya diri. Sebaliknya berharap kepada Allah itu pasti dan mendatangkan kemuliaan. Maka jika meminta, mintalah kepada Allah. Jika berharap, berharaplah kepadaNya.

Allah tempat kita kembali. Hanya pada-Nya semata segala cita dan harapan kita gantungkan. Kepada-Nya kita bertawakkal dan kepadaNya pula kita semua akan kembali.

"Mengharap kepada makhluk mengecewakan dan menghinakan. Mengharap kepada Allah memuaskan dan memuliakan". Yakinlah!

Manhattan City, 9 Agustus 2023

Baca Juga: Musibah dalam Kehidupan dan Cara Meresponsnya
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Awas! Ini Hukum Pamer...
Awas! Ini Hukum Pamer Harta Kekayaan di Media Sosial
5 Contoh Khotbah Idulfitri...
5 Contoh Khotbah Idulfitri 2025, Bisa jadi Referensi dan Sumber Ilmu
Bank Mandiri Gelar Syiar...
Bank Mandiri Gelar Syiar Ramadan di Destinasi Wisata Religi Purwakarta
5 Contoh Kultum Lailatul...
5 Contoh Kultum Lailatul Qadar, yang Bisa Dipelajari atau Dijadikan Referensi
Tausiyah: Jangan Melihat...
Tausiyah: Jangan Melihat Orang dari Tampilan Fisik dan Hartanya
Sifat dan Karakteristik...
Sifat dan Karakteristik Ibad ar-Rahman (1): Menghambakan Diri kepada Allah
Rekomendasi
Patahan Bumi Raksasa...
Patahan Bumi Raksasa Tersembunyi Ditemukan di Titik Rawan Gempa
Ketika AI Mulai Melakukan...
Ketika AI Mulai Melakukan Penelitian Ilmiah, Gimana dengan Ilmuwan?
Lubang Lapisan Ozon...
Lubang Lapisan Ozon di Antartika Menciut
Artikel Terkini
Benarkah Muharram atau...
Benarkah Muharram atau Suro Bulan Keramat? Begini Pandangan Islam
Malam 1 Suro dan Muharram:...
Malam 1 Suro dan Muharram: Sejarah, Tradisi, serta Keutamaannya dalam Islam
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Amalan Sunnah 1 Muharram:...
Amalan Sunnah 1 Muharram: Puasa, Sedekah, Tobat hingga Silaturahim
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved