Bolehkah Menghadiahi Salat untuk Jenazah?

Selasa, 29 Agustus 2023 - 10:44 WIB
loading...
Bolehkah Menghadiahi...
Salat sebagai hadiah untuk mayit itu adalah salat yang dilakukan untuk mendoakan orang yang sudah meninggal agar diberikan keringanan dan dibebaskan dari siksa kubur. Foto ilustrasi/ist
A A A
Bolehkah seseorang menghadiahi salat untuk orang yang meninggal atau jenazah? Bagaimana hukum dan penjelasannya dalam Islam?

Kematian adalah sesuatu yang pasti bagi semua makhluk yang bernyawa . Dan alam kubur akan menjadi tempat berikutnya bagi mereka yang sudah meninggal. Di alam inilah, sang mayit akan menerima nikmat dan azab kubur sesuai dengan amal perbuatannya selama di dunia.

Tentang azab dan siksa kubur, banyak diriwayatkan dalam hadis Nabi Shallallahu alaihi wa sallam melalui ummul mukminin Aisyah radhiyallahu'anha. Hadis tersebut di antaranya;

Ketika Aisyah radhiyallahu'anha menanyakan mengenai azab kubur, Rasulullah memberi jawaban: "iya, azab kubur pasti ada.” (HR. Bukhari dalam Kitab Al-Janaiz)

Lantas bagaimana dengan mereka yang sudah meninggal, agar mereka juga bisa terhindar dari siksa dan kubur ini? Adakah amalannya untuk mereka yang sudah wafat? Tentu hanya sebuah doa. Karena alam kubur baginya adalah sesuatu yang baru dan sangat menakutkan, maka bantulah untuk meringankan siksaannya dengan doa serta salat sebagai hadiah.

Dalam kitab Nihayatuzz Zain karya Syaikh Nawawi Al-Bantani, seperti dilansir di laman NU online, beliau menyebutkan hadis Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam,

لا يأتى على الميت أشد من الليلة الأولى, فارحموا بالصدقة من يموت. فمن لم يجد فليصل ركعتين يقرأ فيهما: أي في كل ركعة منهما فاتحة الكتاب مرة, وآية الكرسى مرة, وألهاكم التكاثر مرة, وقل هو الله أحد عشر مرات, ويقول بعد السلام: اللهم إني صليت هذه الصلاة وتعلم ما أريد, اللهم ابعث ثوابها إلى قبر فلان بن فلان فيبعث الله من ساعته إلى قبره ألف ملك مع كل ملك نور وهدية يؤنسونه إلى يوم ينفخ فى الصور


"Tiada beban siksa yang lebih keras dari malam pertama kematiannya. Karenanya, kasihanilah mayit itu dengan bersedekah. Siapa yang tidak mampu bersedekah, maka hendaklah shalat dua rakaat. Dalam setiap rakaat, ia membaca surat Alfatihah 1 kali, Ayat Kursi 1 kali, surat Attaktsur 1 kali dan surat Al-ikhlash 11 kali. Dan setelah salam, (membaca doa) yang artinya: “Tuhanku, aku telah lakukan sembahyang ini. Kau pun mengerti maksudku. Tuhanku, sampaikanlah pahala sembahyangku ini ke kubur (sebut nama mayit yang dimaksud), niscaya Allah sejak saat itu mengirim 1000 malaikat. Tiap malaikat membawakan cahaya dan hadiah yang akan menghibur mayit sampai hari Kiamat tiba. (Nihayatuz Zain, hal 207)

Jadi, salat sebagai hadiah untuk mayit itu adalah salat yang dilakukan untuk mendoakan orang yang sudah meninggal agar diberikan keringanan dan dibebaskan dari siksa kubur. Penganut Madzhab Syafi’iyyah salat sunnah hadiah mayit dikenal dengan salat sunnah Unsi.

Perlu diketahui bersama bahwa jumlah rakaat salat sunnah hadiah mayit ini berjumlah 2 rakaat sebagaimana yang telah disebutkan oleh hadis di atas. Sedangkan niat pelaksanaan salat sunnah hadiah untuk mayit adalah sebagaimana berikut,
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kumpulan Doa untuk Arwah...
Kumpulan Doa untuk Arwah Pahlawan, Lafaz Arab dan Terjemahan, Sarat Makna Penghormatan
Apakah Ucapan Husnul...
Apakah Ucapan Husnul Khatimah Digunakan untuk Orang yang Masih Hidup atau yang Sudah Meninggal?
Bolehkah Melaksanakan...
Bolehkah Melaksanakan Salat Jenazah setelah Ashar?
Tata Cara Menguburkan...
Tata Cara Menguburkan Jenazah Sesuai Syariat, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Bolehkah Menghadiahi...
Bolehkah Menghadiahi Salat untuk Orang yang Sudah Meninggal?
Salat Jenazah, Bacaan...
Salat Jenazah, Bacaan Niat dan Pahalanya yang Luar Biasa
Rekomendasi
Dunia Bawah Laut Purba...
Dunia Bawah Laut Purba Jadi Kunci Bukti Peradaban Kuno
Ilmuwan Rilis Panduan...
Ilmuwan Rilis Panduan Bertahan Hidup untuk Menghindari Bencana Perubahan Iklim
Danau Kematian di Bawah...
Danau Kematian di Bawah Laut Teluk Meksiko Ditemukan
Artikel Terkini
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved