Catatan Perang Arab-Israel 1973: Kegagalan Intelijen Militer Israel Paling Besar

Senin, 16 Oktober 2023 - 15:00 WIB
loading...
A A A
"Tentu saja pasukan Israel berjaya, meski semudah yang mereka katakan di kemudian hari," tutur Paul Findley. "Namun besarnya perang dan ujungnya yang menimbulkan konfrontasi langsung yang menegangkan antara Amerika Serikat dan Uni Soviet memaksa perhatian dunia beralih pada pertanyaan-pertanyaan mendasar yang melandasi konflik Arab-Israel."

Hampir dengan suara bulat masyarakat dunia menyimpulkan bahwa Mesir dan Syria berhak untuk merebut kembali tanah mereka yang hilang dan bahwa Israel telah melakukan kesalahan karena mengabaikan Resolusi PBB 242 dan menolak untuk menyerahkan wilayah taklukannya pada 1967.

Baca juga: Catatan Perang Atrisi: Omong Kosong Perdana Menteri Israel Golda Meir

Kecaman-kecaman datang dari negara-negara di seluruh dunia, termasuk negara-negara Eropa, Afrika, Asia-hampir semuanya kecuali Amerika Serikat.

Menurut Paul Findley, meskipun Israel dan para pendukungnya menyatakan bahwa masyarakat dunia dimotivasi oleh kekhawatiran akan boikot minyak Arab --atau, kalau tidak, oleh sentimen anti-Semitisme yang "kuno" itu-- kenyataannya kebanyakan pengamat yang objektif menganggap Israel lebih tertarik untuk mempertahankan tanah-tanah Arab daripada berdamai.

Kini jelaslah bahwa negara-negara Arab terjun ke medan perang dikarenakan kenekatannya untuk mendapatkan kembali tanah mereka, bukan, sebagaimana dikatakan Israel, untuk menghancurkan negara Yahudi.

Paul Findley mengatakan yang sering dilupakan adalah kenyataan bahwa perang 1973 berlangsung, seperti juga Perang Atrisi sebelumnya, hanya di tanah Arab yang diduduki. Tidak ada pertempuran yang terjadi di dalam wilayah Israel.

Bahkan Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin telah mengakui: "Perang Yom Kippur tidak dilancarkan oleh Mesir dan Syria untuk mengancam eksistensi Israel. Itu adalah upaya habis-habisan dari kekuatan militer mereka untuk mencapai suatu tujuan politik terbatas. Yang diinginkan Anwar Sadat dengan melintasi terusan adalah mengubah realitas politik dan, dengan cara demikian, memulai suatu proses politik dari titik yang lebih menguntungkan baginya daripada yang sekarang. Dalam hal ini, dia berhasil."'

Dalam kata-kata Presiden Mesir Anwar Sadat, "Kami hanya tidak bisa membiarkan situasi berlanjut seperti sebelum Oktober --tidak ada perdamaian, tidak ada perang. Kedua adidaya membekukan pertikaian Timur Tengah dan menyimpannya di dalam kulkas. Orang-orang Amerika melihat kami sebagai mayat beku sejak perang enam hari pada 1967. Ini lebih buruk daripada perang."

Baca juga: Catatan Sejarah: Omong Kosong Perdana Menteri Israel Levi Eshkol saat Perang Atrisi
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
20 Jemaah Haji Dirawat...
20 Jemaah Haji Dirawat di RS Arab Saudi, Penyebabnya Kelelahan
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
3 Janji Allah SWT dalam...
3 Janji Allah SWT dalam Al Quran untuk Bani Israel, 2 Sudah Terbukti
Daulah Thuluniyah: Kisah...
Daulah Thuluniyah: Kisah Ahmad bin Thulun Membendung Serangan Byzantium
Rekomendasi
Penemuan Struktur Raksasa...
Penemuan Struktur Raksasa Misterius di Segitiga Bermuda Jadi Teka-teki Terbaru
Ini Prakiraan Cuaca...
Ini Prakiraan Cuaca 31 Provinsi di Indonesia yang Dilintasi Gerhana Matahari
Cuaca Panas Ekstrem...
Cuaca Panas Ekstrem Panggang Jerman, Sungai Rhine Terancam Jadi Daratan
Artikel Terkini
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved