Kisah Huyay bin Akhthab Bertahan Yahudi, Putrinya Diperistri Nabi Muhammad SAW
Kamis, 19 Oktober 2023 - 19:06 WIB
loading...
Pada saat Perang Khaibar, pasukan muslim berhasil menaklukkan kaum Yahudi. Huyay bin Akhthab gugur dalam perang itu. Ilustrasi: Ist
A
A
A
Huyay bin Akhthab adalah ayah Sayyidah Shafiyah , istri Rasulullah SAW . Jauh sebelum menjadi istri Nabi, Sayyidah Shafiyah menyaksikan bagaimana sang ayah tetap bertahan sebagai pemeluk Yahudi kendati sudah tahu bahwa Muhammad adalah seorang rasul.
Dr Muhammad bin Fariz al-Jamil, dalam bukunya berjudul "An-Nabi wa Yahid al-Madinah, Dirasah Tabliliyah li Alagah ar-Rasul bi Yahud al-Madinah wa Mawaqif al-Mustasyriqin Minha" dan diterjemahkan oleh Indi Aunullah menjadi "Nabi Muhammad dan Yahudi Madinah" menyebut Huyay bin Akhthab adalah Yahudi berpengaruh di tengah kaumnya.
Interaksi pertama kali Rasulullah SAW dengan Huyay bin Akhthab terjadi tatkala beliau sampai di Quba' dalam perjalanan hijrah menuju Yatsrib atau Madinah . Kala itu pada bulan Rabiul Awal tahun pertama Hijrah (1 H, bertepatan dengan 622 M).
Baca juga: Ibnu Shayyad, Orang Yahudi Madinah yang Dianggap Dajjal
Ibnu Ishaq meriwayatkan kesaksian Shafiyah binti Huyay bin Akhthab, yang belakangan dinikahi Rasulullah, mengenai kontak pertama antara orang-orang Yahudi dan sang Nabi.
Shafiyah mengutarakan, “Ketika Rasulullah datang ke Madinah, beliau singgah di Quba' di tempat Bani Amr bin Auf. Ayahku, Huyay bin Akhthab, dan pamanku, Abu Yasir bin Akhthab, mendatanginya pagi-pagi dengan mengenakan selimut penutup dan baru kembali saat matahari terbenam."
"Mereka pulang dalam keadaan lelah, lesu, dan lemas. Mereka berjalan gontai. Aku menyambut keduanya dengan ceria seperti biasa tetapi, demi Allah, tak satu pun dari mereka menoleh kepadaku. Keduanya terlihat menanggung kesusahan."
Lalu kudengar pamanku bertanya kepada ayahku: 'Apakah benar dia orangnya?'
Ayahku menjawab, 'Iya, demi Tuhan.'
'Apakah kamu mengenalnya?' pamanku kembali bertanya.
'Iya,' jawab Ayah.
'Lalu bagaimana sikapmu?' tanya paman lagi.
Baca juga: Inilah Asal-usul Yahudi Madinah yang Terusir dalam Perang Khaibar
Ayah pun menjawab, 'Demi Tuhan, aku akan memusuhinya selama masih hidup.'
Menentang
Di antara yang memperkuat riwayat Shafiyah mengenai permusuhan ayahnya terhadap Nabi Muhammad adalah laporan Urwah bin az-Zubair, bahwa orang Yahudi pertama yang mendatangi Rasulullah adalah Abu Yasir bin Akhthab.
Setelah pulang, Urwah mendengarnya berseru kepada kaumnya, “Percayalah padaku, inilah nabi yang kita tunggu-tunggu.”
Dr Muhammad bin Fariz al-Jamil, dalam bukunya berjudul "An-Nabi wa Yahid al-Madinah, Dirasah Tabliliyah li Alagah ar-Rasul bi Yahud al-Madinah wa Mawaqif al-Mustasyriqin Minha" dan diterjemahkan oleh Indi Aunullah menjadi "Nabi Muhammad dan Yahudi Madinah" menyebut Huyay bin Akhthab adalah Yahudi berpengaruh di tengah kaumnya.
Interaksi pertama kali Rasulullah SAW dengan Huyay bin Akhthab terjadi tatkala beliau sampai di Quba' dalam perjalanan hijrah menuju Yatsrib atau Madinah . Kala itu pada bulan Rabiul Awal tahun pertama Hijrah (1 H, bertepatan dengan 622 M).
Baca juga: Ibnu Shayyad, Orang Yahudi Madinah yang Dianggap Dajjal
Ibnu Ishaq meriwayatkan kesaksian Shafiyah binti Huyay bin Akhthab, yang belakangan dinikahi Rasulullah, mengenai kontak pertama antara orang-orang Yahudi dan sang Nabi.
Shafiyah mengutarakan, “Ketika Rasulullah datang ke Madinah, beliau singgah di Quba' di tempat Bani Amr bin Auf. Ayahku, Huyay bin Akhthab, dan pamanku, Abu Yasir bin Akhthab, mendatanginya pagi-pagi dengan mengenakan selimut penutup dan baru kembali saat matahari terbenam."
"Mereka pulang dalam keadaan lelah, lesu, dan lemas. Mereka berjalan gontai. Aku menyambut keduanya dengan ceria seperti biasa tetapi, demi Allah, tak satu pun dari mereka menoleh kepadaku. Keduanya terlihat menanggung kesusahan."
Lalu kudengar pamanku bertanya kepada ayahku: 'Apakah benar dia orangnya?'
Ayahku menjawab, 'Iya, demi Tuhan.'
'Apakah kamu mengenalnya?' pamanku kembali bertanya.
'Iya,' jawab Ayah.
'Lalu bagaimana sikapmu?' tanya paman lagi.
Baca juga: Inilah Asal-usul Yahudi Madinah yang Terusir dalam Perang Khaibar
Ayah pun menjawab, 'Demi Tuhan, aku akan memusuhinya selama masih hidup.'
Menentang
Di antara yang memperkuat riwayat Shafiyah mengenai permusuhan ayahnya terhadap Nabi Muhammad adalah laporan Urwah bin az-Zubair, bahwa orang Yahudi pertama yang mendatangi Rasulullah adalah Abu Yasir bin Akhthab.
Setelah pulang, Urwah mendengarnya berseru kepada kaumnya, “Percayalah padaku, inilah nabi yang kita tunggu-tunggu.”
Lihat Juga :