Laporan AS tentang Kekejaman Israel sepanjang 1989-1991
Jum'at, 20 Oktober 2023 - 18:47 WIB
loading...
A
A
A
Pada 1991, Kementerian Luar Negeri melaporkan bahwa 97 orang Palestina dibunuh oleh pasukan pendudukan Israel selama 1991, termasuk sedikitnya 27 orang oleh personil tak berseragam.
Dikatakan bahwa kelompok-kelompok pembela hak-hak asasi manusia, seperti pada 1990, menuduh bahwa agen-agen Israel berpakaian preman bertindak sebagai regu maut yang membunuhi para aktivis Palestina tanpa peringatan lebih dulu, setelah mereka menyerah atau setelah mereka tunduk 40 Laporan-laporan tentang orang-orang Palestina yang dilukai oleh pasukan Israel berkisar dari 841 hingga lebih dari 5.000 orang.
Laporan itu menyatakan bahwa 8 orang Palestina dideportasi dalam tahun-tahun itu, lebih dari 1.400 orang ditahan dengan "penahanan administratif," 55 rumah dihancurkan, dan 62 lainnya disegel.
Ditambahkan bahwa kelompok-kelompok pembela hak-hak asasi manusia telah menerbitkan "laporan-laporan terinci yang dapat dipercaya mengenai penyiksaan, kekejaman, dan perlakuan keji terhadap para tawanan Palestina di penjara-penjara dan pusat-pusat penahanan."
Baca juga: Pembelaan AS atas Kekejaman Israel dalam Menghadapi Intifadah
Dikatakan bahwa kelompok-kelompok pembela hak-hak asasi manusia, seperti pada 1990, menuduh bahwa agen-agen Israel berpakaian preman bertindak sebagai regu maut yang membunuhi para aktivis Palestina tanpa peringatan lebih dulu, setelah mereka menyerah atau setelah mereka tunduk 40 Laporan-laporan tentang orang-orang Palestina yang dilukai oleh pasukan Israel berkisar dari 841 hingga lebih dari 5.000 orang.
Laporan itu menyatakan bahwa 8 orang Palestina dideportasi dalam tahun-tahun itu, lebih dari 1.400 orang ditahan dengan "penahanan administratif," 55 rumah dihancurkan, dan 62 lainnya disegel.
Ditambahkan bahwa kelompok-kelompok pembela hak-hak asasi manusia telah menerbitkan "laporan-laporan terinci yang dapat dipercaya mengenai penyiksaan, kekejaman, dan perlakuan keji terhadap para tawanan Palestina di penjara-penjara dan pusat-pusat penahanan."
Baca juga: Pembelaan AS atas Kekejaman Israel dalam Menghadapi Intifadah
(mhy)
Lihat Juga :