Ini Mengapa Tidak Semua Yahudi Dukung Zionis Israel
Jum'at, 20 Oktober 2023 - 19:58 WIB
loading...
A
A
A
Dari mereka terdapat sekte Hasidim yang berasal dari Polandia, masih berpakaian jubah panjang hitam. Kemudian sekte Hanukah yang senantiasa memperingati kemenangan-kemenangan Makkabee dan pembangunan kembali dari Heikal (Temple) pada tahun 165 SM. Lalu, sekte Liubavitch yang terdiri dari orang-orang intelek yang sangat orthodox.
Selanjutnya, sekte Natorei Karta yang wajib berkopiah dan beranting-ranting. Mereka sangat saleh hingga tidak mengakui Negara Israel, tetapi menunggu suatu theocrasi yang benar.
Pada 1938, sekter Neturei Karta menentang keras Zionisme. Kelompok itu menolak pembentukan negara Israel dan menentang dalil yang meyakini bahwa negara Yahudi akan didirikan setelah kedatangan Mesias.
Baca juga: Ideologi Sesat Zionisme: Rabbi Mampu Kalahkan Yahweh saat Berdebat
Kedua, Sawaradim, kata Ibrani untuk bangsa Spanyol mempunyai arti di Israel bagi seluruh orang-orang Yahudi dari sekitar Lautan Tengah (terutama dari Afrika Utara) dan dari Timur Tengah; mereka berbahasa: Ladino," ialah bahasa Spanyol yang tak digunakan lagi, dan bahasa 'Arab'.
Menurutnya, dari Sawaradim terdapat sekte Karait, yaitu Yahudi Irak dan Mesir, dan sekte Hassidik, yakni Yahudi dari kampung Mea Syaerim di Al-Quds (Yerusalem).
Tharick Chehab mengatakan bukan suatu rahasia lagi bahwa Israel mengadakan perbedaan (diskriminasi) yang sangat mencolok terhadap Safaradim, orang-orang Yahudi "Timur" warganegara kelas dua, yang menjadi korban setiap hari, yang semula kena bujukan dan rayuan dari para agen propaganda Askhenazim, orang-orang Yahudi "Barat" yang berabad-abad disiksa, dianiaya, di ghetto, dikejar-kejar, dipogrom di Eropa, dan yang kini memegang kekuasaan di Israel Zionis.
Baca juga: Zionisme: Tak Sekadar Mendirikan Tanah Air untuk Bangsa Yahudi
Selanjutnya, sekte Natorei Karta yang wajib berkopiah dan beranting-ranting. Mereka sangat saleh hingga tidak mengakui Negara Israel, tetapi menunggu suatu theocrasi yang benar.
Pada 1938, sekter Neturei Karta menentang keras Zionisme. Kelompok itu menolak pembentukan negara Israel dan menentang dalil yang meyakini bahwa negara Yahudi akan didirikan setelah kedatangan Mesias.
Baca juga: Ideologi Sesat Zionisme: Rabbi Mampu Kalahkan Yahweh saat Berdebat
Kedua, Sawaradim, kata Ibrani untuk bangsa Spanyol mempunyai arti di Israel bagi seluruh orang-orang Yahudi dari sekitar Lautan Tengah (terutama dari Afrika Utara) dan dari Timur Tengah; mereka berbahasa: Ladino," ialah bahasa Spanyol yang tak digunakan lagi, dan bahasa 'Arab'.
Menurutnya, dari Sawaradim terdapat sekte Karait, yaitu Yahudi Irak dan Mesir, dan sekte Hassidik, yakni Yahudi dari kampung Mea Syaerim di Al-Quds (Yerusalem).
Tharick Chehab mengatakan bukan suatu rahasia lagi bahwa Israel mengadakan perbedaan (diskriminasi) yang sangat mencolok terhadap Safaradim, orang-orang Yahudi "Timur" warganegara kelas dua, yang menjadi korban setiap hari, yang semula kena bujukan dan rayuan dari para agen propaganda Askhenazim, orang-orang Yahudi "Barat" yang berabad-abad disiksa, dianiaya, di ghetto, dikejar-kejar, dipogrom di Eropa, dan yang kini memegang kekuasaan di Israel Zionis.
Baca juga: Zionisme: Tak Sekadar Mendirikan Tanah Air untuk Bangsa Yahudi
(mhy)
Lihat Juga :