Kisah Pemimpin dan Propagandis Israel Menyebut Bangsa Palestina Hewan Berkaki Dua

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 05:25 WIB
loading...
Kisah Pemimpin dan Propagandis...
Golda Meir: Tampaknya tidak ada bangsa Palestina itu, jadi tidak benar kami datang dan melempar mereka keluar serta mengambil negeri itu dari tangan mereka. Mereka tidak ada. Foto/Ilustrasi: History
A A A
Mantan anggota Kongres AS , Paul Findley (1921 – 2019) mengatakan ketika dunia mulai memahami bahwa bangsa Palestina merupakan inti dari konflik Arab - Israel , para pemimpin dan propagandis Israel berusaha mengecilkan arti dan tidak memanusiakan orang-orang Palestina.

"Kecenderungan ini semakin gencar setelah Partai Likud sayap kanan meraih kekuasaan pada 1977, ketika bahkan kosakata para pemimpin Israel menjadi penuh dengan ucapan-ucapan rasis yang terbuka mengenai orang-orang Palestina," tulis tulis Paul Findley, dalam bukunya berjudul "Deliberate Deceptions: Facing the Facts about the U.S. - Israeli Relationship" yang diterjemahkan Rahmani Astuti menjadi "Diplomasi Munafik ala Yahudi - Mengungkap Fakta Hubungan AS-Israel" (Mizan, 1995).

Baca juga: 6 Omong Kosong Israel untuk Dirikan Negara Yahudi

Perdana Menteri Menachem Begin menyamakan orang-orang Palestina dengan "hewan berkaki dua." Penggantinya, Yitzhak Shamir, membandingkan seorang Palestina dengan seekor "lalat" dan seekor "belalang."

Shamir bahkan melangkah demikian jauh dengan menyebut orang-orang Palestina, sebuah bangsa yang telah hidup selama berabad-abad di tanah Palestina, sebagai "para penyerang asing yang brutal dan liar di Tanah Israel yang dimiliki oleh bangsa Israel, dan hanya oleh mereka."

Rafael Eitan, kepala staf militer Israel semasa Invasi Lebanon pada 1982, menambahkan: "Ketika kami telah mendiami tanah itu, semua orang Arab akan berlari mengelilinginya seperti coro-coro yang mabuk di dalam sebuah botol."

Eitan di kemudian hari mendirikan partai Tsomet (Persimpangan Jalan) sayap kanan yang diabdikan untuk "memindahkan" orang-orang Palestina, yang dicapnya baik dan buruk --"yang buruk harus dibunuh, yang baik dideportasi."

Faksi Tsomet Eitan melonjak popularitasnya dalam pemilihan tahun 1992, melipatkan empat kali perwakilannya sehingga secara mengesankan mendapatkan total delapan kursi di Knesset.

Baca juga: Omong Kosong Israel dalam Perang 1967: Menuduh Arab Menyerang Duluan

Para pemimpin Partai Buruh yang telah lama berkuasa juga berulangkali berusaha untuk menyangkal eksistensi bangsa Palestina. Pada 1969 Perdana Menteri Levi Eshkol menegaskan: "Apa itu bangsa Palestina? Ketika saya datang ke sini terdapat 250.000 orang non-Yahudi --terutama Arab dan Badui. Yang ada hanyalah gurun pasir-- lebih dari terbelakang. Tidak ada apa-apa."

Beberapa bulan kemudian Golda Meir, yang menggantikan Eshkol, berkata: "Kapan ada bangsa Palestina dengan negara Palestina? Wilayah itu adalah Syria Selatan sebelum Perang Dunia Pertama, dan kemudian menjadi Palestina termasuk Yordania. Tampaknya tidak ada bangsa Palestina itu, jadi tidak benar kami datang dan melempar mereka keluar serta mengambil negeri itu dari tangan mereka. Mereka tidak ada."

Shimon Peres, perdana menteri pada pertengahan 1980-an, juga menulis sebuah buku yang diterbitkan pada 1970: "Negeri itu sebagian besar berupa gurun pasir kosong, dengan hanya beberapa kelompok pemukiman Arab."

Sejumlah orang Israel masih mempertahankan pendapat ini. Pada 1988 ekstremis Rabbi Meir Kahane, pendiri Liga Pertahanan Yahudi militan dan kini telah meninggal, menulis dalam sebuah iklan di The New York Times: "Tidak ada yang disebut sebagai 'bangsa Palestina' itu... Orang-orang Palestina itu tidak ada."

Dengan menggambarkan orang Palestina sebagai lebih rendah dari manusia, Israel mengisyaratkan bahwa tidak soal sekejam apa pun mereka bertindak, orang-orang Palestina tidak pantas menerima yang lebih baik.

Baca juga: Omong Kosong dan Dalih Israel Invasi ke Lebanon Tahun 1982
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Kisah Hewan-hewan di...
Kisah Hewan-hewan di Zaman Para Nabi, Tanda Kebesaran Allah SWT
Apakah Hewan Masuk Surga?...
Apakah Hewan Masuk Surga? Simak Ulasannya di Sini!
Rekomendasi
Al Battani : Astronom...
Al Battani : Astronom Muslim yang Tepat Menghitung Jumlah Waktu dan Hari
Pantai di Iran Tiba-tiba...
Pantai di Iran Tiba-tiba Berubah Warna Menjadi Merah Darah
Gara-gara Cheetos Jatuh...
Gara-gara Cheetos Jatuh Picu Kekacauan Ekosistem di Gua Terbesar di AS
Artikel Terkini
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Bacaan Niat Puasa Asyura...
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keistimewaannya, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Infografis
6 Merek Kurma Israel...
6 Merek Kurma Israel yang Diboikot Umat Muslim di Eropa dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved