Inilah Tokoh-Tokoh Pergerakan Nasional Indonesia yang Dekat dengan Freemasonry
Rabu, 22 November 2023 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
Secara terminologis, kata teosofi berasal dari bahasa Yunani, yakni theo yang berarti “Tuhan” dan sofia yang berarti kearifan atau kebijaksanaan Tuhan. Secara etimologis, theosofie—yang dalam Bahasa Indonesia ditulis dengan teosofi—dapat dipahami sebagai “kearifan Tuhan” atau “kearifan Ilahiah.”
Dengan demikian, teosofi sendiri merupakan bagian dari terminologi filsafat yang fokus mengkaji tentang Tuhan dalam berbagai aspeknya.
Pada perkembangan selanjutnya, teosofi sendiri lebih diidentikkan sebagai sebuah ajaran batin dan atau pengetahuan keagamaan yang sebagian besar diambil dari ajaran Hindu dan Budha.
Baca juga: Ketika Freemasonry Masuk dan Atur Detak Jantung Kekuasaan Utsmani
Senada dengan hal tersebut, Kamus Ilmiah Populer (1994:746) mendefinisikan teosofi sebagai sebuah aliran filsafat yang menekankan pengetahuan mistik atau kabatinan yang berasal dari India.
Sedangkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005)2 juga mendefinisikan teosofi sebagai sebuah ajaran atau pengetahuan kebatinan (semacam falsafah atau tasawuf) yang sebagian besar berdasarkan ajaran agama Budha dan Hindu.
Encyclopedia of Religion and Ethic (1961: 300), dalam Iskandar P. Nugraha (2011: 4), menyebutkan bahwa teosofi merupakan sebuah sistem filsafat yang bertopang pada pengalaman batiniah dan mistik secara terperinci. Teosofi tidak hanya berhubungan dengan ketuhanan saja tetapi juga mencakup kearifan, kehidupan alam roh, dan juga alam gaib.
Baca juga: Tokoh Terbesar Freemasonry Saja Tak Tahu Seluruh Isi Konspirasi Yahudi
Dengan demikian, teosofi sendiri merupakan bagian dari terminologi filsafat yang fokus mengkaji tentang Tuhan dalam berbagai aspeknya.
Pada perkembangan selanjutnya, teosofi sendiri lebih diidentikkan sebagai sebuah ajaran batin dan atau pengetahuan keagamaan yang sebagian besar diambil dari ajaran Hindu dan Budha.
Baca juga: Ketika Freemasonry Masuk dan Atur Detak Jantung Kekuasaan Utsmani
Senada dengan hal tersebut, Kamus Ilmiah Populer (1994:746) mendefinisikan teosofi sebagai sebuah aliran filsafat yang menekankan pengetahuan mistik atau kabatinan yang berasal dari India.
Sedangkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005)2 juga mendefinisikan teosofi sebagai sebuah ajaran atau pengetahuan kebatinan (semacam falsafah atau tasawuf) yang sebagian besar berdasarkan ajaran agama Budha dan Hindu.
Encyclopedia of Religion and Ethic (1961: 300), dalam Iskandar P. Nugraha (2011: 4), menyebutkan bahwa teosofi merupakan sebuah sistem filsafat yang bertopang pada pengalaman batiniah dan mistik secara terperinci. Teosofi tidak hanya berhubungan dengan ketuhanan saja tetapi juga mencakup kearifan, kehidupan alam roh, dan juga alam gaib.
Baca juga: Tokoh Terbesar Freemasonry Saja Tak Tahu Seluruh Isi Konspirasi Yahudi
(mhy)
Lihat Juga :