10 Keutamaan Azan, Seruan yang Paling Dahsyat Pahalanya
Rabu, 22 November 2023 - 17:41 WIB
loading...
Azan adalah seruan untuk seluruh umat islam akan masuknya waktu salat wajib dan seruan untuk salat berjamaah pula dengan lafadz-lafadz tertentu. Foto ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
Dalam waktu beberapa hari terakhir, di jagat media sosial tengah viral video suara azan yang berkumandang di Masjidil Aqsa di waktu subuh. Padahal masjid yang terletak di wilayah konflik Israel-Palestina ini dijaga ketat tentara zionis dan tak ada satupun yang boleh salat di sana.
Lantas siapa yang azan di masjid tersebut di waktu subuh tersebut? Hal ini yang menimbulkan kehebohan di dunia maya. Namun, yang akan dibahas di sini bukan siapa yang azan di masjid Al Aqsa itu, tetapi bagaimana keutamaan suara azan tersebut dalam pandangan syariat Islam?
Azan adalah seruan untuk seluruh umat islam akan masuknya waktu salat wajib dan seruan untuk salat berjamaah pula dengan lafaz-lafaz tertentu. Secara bahasa, Azan merupakan Isim yang menempati kedudukan Mashdar Haqiqi Al Idzan yang berarti pemberitahuan
dan Al Iblagh yang artinya penyampaian. Sebagai contohnya, Allah SWT berfirman:
Artinya:
“dan (inilah) suatu pemakluman dari Allah dan RasulNya kepada umat manusia pada hari haji Akbar. Bahwa sesungguhnya Allah dan RasulNya melepas diri dari orang-orang yang Musyrik.” (QS. At Taubah: 3)
Kata Azan di sini berarti menyampaikan informasi bahwa Allah dan RasulNya melepas diri dari orang musyrik. Asal mula adanya Azan ini dijelaskan dalam beberapa hadits yang hamper mirip. Yaitu: diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Umar:
“Ketika kaum muslim datang ke Madinah, mereka berkumpul. Mereka memperkirakan waktu solat, tetapi tidak ada seorangpun yang menyerukan salat. Oleh karena itu, pada suatu hari, mereka membicarakannya. Sebagian diantara mereka berkata, “gunakanlah lonceng seperti orang-orang Nasrani.” Sebagian lain berkata: “gunakanlah terompet seperti terompet orang Yahudi.” Lalu umar berkata: “mengapa kalian tidak menyerukan seseorang untuk melakukan solat?” kemudian Rasulullah SAW bersabda, “hai Bilal, berdiri dan serukanlah panggilan Sholat.” (HR. Bukhari, Muslim, at Tirmidzi, dan An Nasa’i)
Adapun bacaan dan cara Azan adalah dijelaskan dalam sebuah hadis:
Lantas siapa yang azan di masjid tersebut di waktu subuh tersebut? Hal ini yang menimbulkan kehebohan di dunia maya. Namun, yang akan dibahas di sini bukan siapa yang azan di masjid Al Aqsa itu, tetapi bagaimana keutamaan suara azan tersebut dalam pandangan syariat Islam?
Azan adalah seruan untuk seluruh umat islam akan masuknya waktu salat wajib dan seruan untuk salat berjamaah pula dengan lafaz-lafaz tertentu. Secara bahasa, Azan merupakan Isim yang menempati kedudukan Mashdar Haqiqi Al Idzan yang berarti pemberitahuan
dan Al Iblagh yang artinya penyampaian. Sebagai contohnya, Allah SWT berfirman:
واذن من الله ورسوله الي الناس يوم احج الاكبر ان الله برئ من المشركين . ورسوله……….
Artinya:
“dan (inilah) suatu pemakluman dari Allah dan RasulNya kepada umat manusia pada hari haji Akbar. Bahwa sesungguhnya Allah dan RasulNya melepas diri dari orang-orang yang Musyrik.” (QS. At Taubah: 3)
Kata Azan di sini berarti menyampaikan informasi bahwa Allah dan RasulNya melepas diri dari orang musyrik. Asal mula adanya Azan ini dijelaskan dalam beberapa hadits yang hamper mirip. Yaitu: diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Umar:
“Ketika kaum muslim datang ke Madinah, mereka berkumpul. Mereka memperkirakan waktu solat, tetapi tidak ada seorangpun yang menyerukan salat. Oleh karena itu, pada suatu hari, mereka membicarakannya. Sebagian diantara mereka berkata, “gunakanlah lonceng seperti orang-orang Nasrani.” Sebagian lain berkata: “gunakanlah terompet seperti terompet orang Yahudi.” Lalu umar berkata: “mengapa kalian tidak menyerukan seseorang untuk melakukan solat?” kemudian Rasulullah SAW bersabda, “hai Bilal, berdiri dan serukanlah panggilan Sholat.” (HR. Bukhari, Muslim, at Tirmidzi, dan An Nasa’i)
Adapun bacaan dan cara Azan adalah dijelaskan dalam sebuah hadis:
Lihat Juga :