Awalnya Salat di Garasi Rumah, Kini Islam Bersemi di Samudera Atlantik Utara

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 17:42 WIB
loading...
Awalnya Salat di Garasi...
Perkembangan komunitas muslim di Kepulauan Canaria di tengah Atlantik Utara dirintis sejak akhir tahun 1970-an. Foto/Abdul Aziz
A A A
Kepulauan Canaria telah menjadi tujuan utama wisatawan dari kawasan belahan utara, seperti Eropa dan Amerika Utara. Terlebih saat bumi belahan utara sedang musim dingin, tujuh pulau di kepulauan yang terletak di tengah samudera Atlantik utara itu dipenuhi wisatawan.

Karena maraknya wisatawan, maka bisnis kuliner juga tumbuh pesat di kawasan itu. Di sinilah magnet bagi imigran dari India, Pakistan, Bangladesh, Sinegal dan Maroko. Selain menjadi pekerja di sektor pariwisata dan perkebunan pisang, banyak juga imigran itu yang telah sukses membangun usaha sendiri seperti mendirikan rumah makan di kawasan wisata. (Baca Juga: Adzan Senyap di Bumi Andalusia )

Pada titik itulah, komunitas Islam mulai tumbuh dan terus berkembang. Seperti diceritakan oleh Amir Husein, Presiden Masjid As Suna Los Crostianos, Tenerife, Canaria bahwa gelombang imigran itu dimulai pertengahan 1990-an."Seperti di KotaLos Crostianos dan sekitarnya ada enam masjid karena di sini pusat pariwisata dan kesempatan untuk mencari uang bagi imigran," katanya.

Amir Husein menuturkan, di Los Cristianos dipenuhi turis hingga 80% dari total populasinya. Tujuh masjid yang dimaksud adalah Al Muhsinin yang merupakan masjid pertama di pulau Tenerife, As Suna masjid terbesar di Tenerife, Atattwa, Assidik, Nour, Al Karama. "Jadi Total Masjid di Tenerife saat ini 11. Sedangkan umat Islam telah mencapai 20.000," ungkapnya.
Awalnya Salat di Garasi Rumah, Kini Islam Bersemi di Samudera Atlantik Utara

Selain itu, kata dia, kawasan Santiago Del Tiede yang menjadi tujuan wisata alam juga terdapat tiga masjid yakni Masjid Arrahma, El Kods dan Al Huda. Di pulau ini kata dia, masih ada dua masjid lagi yakni di Ibu Kota Tenerife, Santa Cruz dan La Orotova. "Tapi kedua masjid itu tidak besar hanya menyewa ruang apartemen. Kita tahu di Santa Cruz pusat pemerintahan sehingga tidak banyak turis di sana," jelas Amir yang sehari-hari membuka rumah makan di Las Americas, kawasan wisata 10 KM dari Los Cristianos.

Tumbuh berkembangnya komunitas Islam di pulau di tengah Atlantik Utara tersebut telah dirintis sejak akhir tahun 1970-an. Saat itu baru baru hitungan jari jumlah muslim di sana. Seperti diceritakan oleh sesepuh muslim di Tenerife Ahmed Al Lal. Presiden yang juga pendiri Masjid Al Muhsinin, Los Cristianos, Tenerife, Kepulauan Canaria ini menceritakan bahwa Spanyol datang dari Maroko pada tahun 1978.

"Saat itu usia saya baru menginjak 21 tahun, hanya ada 100 orang Islam yang saya kenal," kisahnya. (Baca Juga: Golongan yang Dinaungi di Hari Kiamat, Hatinya Terpaut dengan Masjid )

Namun, masih menurut Ahmed, umat Islam di Tenerife hanya melakukan ibadah salat di rumahnya masing-masing. Kondisi itu berlangsung sampai tahun 1999. "Saya dan sembilan orang lainnya salah satunya Syeikh dari Maroko mulai merintis menyewa ruangan untuk dijadikan masjid," kata dia.

Tentu saja diperlukan perubahan ijin peruntukan dari ruang bisnis menjadi masjid . "Sulit juga memang awalnya sebab tidak ada yang mengenal Islam dengan baik. Kalaupun tahu mereka hanya tahu dari sudut pandang ‘berita dari televisi’ yang cenderung dengan propaganda negetaif," jelasnya.
Awalnya Salat di Garasi Rumah, Kini Islam Bersemi di Samudera Atlantik Utara

Tapi 10 orang itu tidak menyerah begitu saja, garasi rumah salah satu muslim dipakai sebagai masjid. Letaknya hanya 150 meter dari Pantai Los Cristianos. "Untuk mendapatkan ijin menjadi masjid terus kami upayakan, sehingga ditinjaulah oleh pegawai pemerintah Kota Tenerife. Saat dia datang kami sedang Salat Zuhur dengan pintu tertutup. Petugas itu hanya melihat puluhan pasang sepatu dipintu dan diipotret oleh mereka,” kata dia.

Setelah itu mereka berkesimpulan masjid itu hanya deretan sepatu di luar pintu dengan kondisi tenang. "Usai Survei itu, ijin peruntukan turun," tuturnya.

Setelah mendapat ijin, dia dan rekan rekannya aktif memberitahu imigran muslim lainnya yang mulai menyemut. Karena jamaah tidak tertampung lagi, Ahmed dan kawan-kawannya kemudian menyewa ruangan di kawasan apartemen di pusat kota Los Crostianos. "Tapi tempat kedua itu tidak kondusif," kata dia.

Sambil beribadah, umat Islam mengumpulkan sadaqah untuk membeli ruangan seluas 700 meter persegi di lantai dasar apartemen Comodoro di jalan Juan Carlos No 30. "Jadi tempat ini sudah menjadi milik umat Islam sejak tahun 2000 dan menjadi masjid pertama di Tenerife," kata dia.

Rupanya, imigran dari Maroko, Bangladesh, Pakistan, Tunisia, Senegal dan India terus berdatangan ke pulau ini. Sehingga jumlah umat Islam pun kian bertambah. Seiring dengan itu, kebutuhan akan ruangan untuk beribadah juga mendesak. Sehingga pada tahun 2013, komunitas Bengali yakni Imigran dari Bangladesh yang saat itu berjumlah 150 orang mulai merintis pembukaan ruangan baru untuk masjid .

"Tahun 2013 kami merubah garasi menjadi masjid dengan nama As Suna," kata Amir Husein.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Utsman bin Affan...
Kisah Utsman bin Affan Merobohkan Masjid Nabawi, Bangun Ulang Menjadi Megah
Inilah 4 Masjid yang...
Inilah 4 Masjid yang Harus Dikunjungi Jemaah Haji di Tanah Suci
Masjid Quba, Masjid...
Masjid Quba, Masjid Istimewa yang Dipuji Allah dalam Al-Qur'an
Mengenal Masjid Pertama...
Mengenal Masjid Pertama yang Dibangun di Muka Bumi
Khotbah Iduladha di...
Khotbah Iduladha di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Din Syamsuddin Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Islam
Masjid Nabawi: Perpaduan...
Masjid Nabawi: Perpaduan Jejak Sejarah Rasulullah dan Kemegahan Arsitektur Islam
Rekomendasi
Penelitian Terbaru Sebut...
Penelitian Terbaru Sebut Arus Sirkulasi Samudra Atlantik Menurun, Ini Dampaknya
Pluvial Carnian Fenomena...
Pluvial Carnian Fenomena Hujan 2 Juta Tahun Lalu di Bumi Terungkap
Ini Link untuk Nobar...
Ini Link untuk Nobar Gerhana Bulan Total Malam Nanti
Artikel Terkini
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Tasyabbuh dengan...
Jangan Tasyabbuh dengan Tahun Baru Masehi, Ini Adab Menyambut 1 Muharram Menurut Ulama
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved