Arkeolog Barat Ini Temukan Kaum Ad Membangun Kota Megah dengan Bangunan Tinggi
Senin, 04 Desember 2023 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Orang-orang yang tinggal di daerah tersebut memiliki komoditas tanaman yang disebut frankincense (sejenis pohon gaharu) yang memiliki getah wangi yang sangat langka. Tanaman tersebut digunakan sebagai dupa dalam berbagai ritus keagamaan. Dan, harga tanaman ini pada saat itu sebanding dengan emas.
Kaum Ad dipimpin oleh seorang penguasa yang sombong dan tidak mau menerima kebenaran yang dibawa oleh nabi Hud as. Allah SWT menurunkan azab berupa angin panas yang menghanguskan segalanya karena kedurhakaan dan kerusakan.
Salah satu kelebihan yang diberikan oleh Allah kepada Kaum Ad yaitu berupa kemampuan untuk membuat bangunan-bangunan yang kokoh dan tinggi sehingga tidak ada tandingannya di negeri lain pada masanya.
Baca juga: Kaum 'Ad: Manusia Raksasa, Dianggap Dewasa Setelah Berusia 100 Tahun
Kelebihan lainnya yang diberikan oleh Allah SWT kepada mereka yaitu kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Kaum Ad diabadikan dalam kitab sejarah bermukim di daerah Yaman, tepatnya di Hadramaut.
Allah subhanahu wa taala mengutus nabi Hud as pada tahun 4.600 SM. Pada saat itu kaum Ad mempunyai tiga berhala yang menjadi sesembahan yang populer dan sulit dipisahkan dari mereka. Tiga berhala sesembahan itu Shuda, Shamud, dan Hiba.
Nabi Hud merupakan salah satu yang termasuk dari keluarga atau keturunan Sam bin Nuh.
Menurut Sholahuddin Hamid dalam bukunya berjudul "Kisah-Kisah Islami" disebutkan kaum Ad benar-benar tidak mau beriman. Mereka tidak mau berhenti berbuat durhaka dan jahat serta berbuat apa saja yang mereka kehendaki.
Mereka memiliki sifat takabur yang begitu hebat sehingga mereka menentang siapa saja yang mencoba mengingatkan mereka. Mereka tidak mau berubah dan tetap bertindak semena-mena. Namun seruan Nabi Hud as terhadap mereka tidak didengar mereka.
Baca juga: Hadits Nabi tentang Lingkaran Azab yang Ditimpakan kepada Kaum Ad
Kaum Ad dipimpin oleh seorang penguasa yang sombong dan tidak mau menerima kebenaran yang dibawa oleh nabi Hud as. Allah SWT menurunkan azab berupa angin panas yang menghanguskan segalanya karena kedurhakaan dan kerusakan.
Salah satu kelebihan yang diberikan oleh Allah kepada Kaum Ad yaitu berupa kemampuan untuk membuat bangunan-bangunan yang kokoh dan tinggi sehingga tidak ada tandingannya di negeri lain pada masanya.
Baca juga: Kaum 'Ad: Manusia Raksasa, Dianggap Dewasa Setelah Berusia 100 Tahun
Kelebihan lainnya yang diberikan oleh Allah SWT kepada mereka yaitu kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Kaum Ad diabadikan dalam kitab sejarah bermukim di daerah Yaman, tepatnya di Hadramaut.
Allah subhanahu wa taala mengutus nabi Hud as pada tahun 4.600 SM. Pada saat itu kaum Ad mempunyai tiga berhala yang menjadi sesembahan yang populer dan sulit dipisahkan dari mereka. Tiga berhala sesembahan itu Shuda, Shamud, dan Hiba.
Nabi Hud merupakan salah satu yang termasuk dari keluarga atau keturunan Sam bin Nuh.
Menurut Sholahuddin Hamid dalam bukunya berjudul "Kisah-Kisah Islami" disebutkan kaum Ad benar-benar tidak mau beriman. Mereka tidak mau berhenti berbuat durhaka dan jahat serta berbuat apa saja yang mereka kehendaki.
Mereka memiliki sifat takabur yang begitu hebat sehingga mereka menentang siapa saja yang mencoba mengingatkan mereka. Mereka tidak mau berubah dan tetap bertindak semena-mena. Namun seruan Nabi Hud as terhadap mereka tidak didengar mereka.
Baca juga: Hadits Nabi tentang Lingkaran Azab yang Ditimpakan kepada Kaum Ad
(mhy)
Lihat Juga :