Profil dan Biografi Abu Ubaidah bin Jarrah, Panglima Perang Islam Bergelar Aminul Ummah
Rabu, 06 Desember 2023 - 10:54 WIB
loading...
Abu Ubaidah bin Jarrah merupakan salah seorang panglima perang kaum Muslim yang cukup terkenal di eranya. Selain itu, ia juga menjadi salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang dijamin masuk surga. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Abu Ubaidah bin Jarrah merupakan salah seorang panglima perang kaum Muslim yang cukup terkenal di eranya. Selain itu, ia juga menjadi salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang dijamin masuk surga.
Bicara panglima perang Muslim , nama Abu Ubaidah sendiri mungkin tidak sepopuler Khalid bin Walid. Kendati demikian, ia tetap menjadi salah satu panglima terbaik yang sudah banyak berkontribusi bagi perkembangan umat Islam.
Selain ahli dalam peperangan, Abu Ubaidah juga dikenal kompeten di sejumlah bidang lain. Salah satu julukannya adalah Aminul Ummah atau Kepercayaan Umat.
Mengutip informasi dari laman Repository UIN Banten, Abu Ubaidah memeluk Islam melalui Abu Bakar Ash-Shidiq r.a. Ia juga termasuk sebagai salah satu As-sabiqun Al Awwalun (orang-orang pertama yang masuk Islam).
Saat awal memeluk Islam, Abu Ubaidah juga mendapat tekanan dari keluarganya untuk keluar. Namun, segala cara yang digunakan untuk membuatnya murtad tidaklah berhasil. Pada akhirnya, Abu Ubaidah sendiri tetap memilih jalan yang ia yakini sebagai pemeluk Islam.
Pada ciri-ciri fisiknya, Abu Ubaidah memiliki postur tinggi dan kurus. Sementara itu, sikapnya juga rendah hati dan bijak.
Artinya: "Sesungguhnya setiap umat memiliki orang kepercayaan, dan orang kepercayaan umat ini adalah Abu Ubaidah bin Al-Jarrah."
Selain Perang Badar, Abu Ubaidah juga turut terlibat dalam berbagai pertempuran lain. Misal, Perang Uhud, Perang Khandaq, Perang Hunain, Perang Tabuk, dan lain sebagainya.
Setelah Nabi Muhammad SAW wafat, Abu Ubaidah masih aktif bertempur. Ia pun turut mendampingi pemerintahan Abu Bakar Ash-Shidiq r.a.
Bicara panglima perang Muslim , nama Abu Ubaidah sendiri mungkin tidak sepopuler Khalid bin Walid. Kendati demikian, ia tetap menjadi salah satu panglima terbaik yang sudah banyak berkontribusi bagi perkembangan umat Islam.
Selain ahli dalam peperangan, Abu Ubaidah juga dikenal kompeten di sejumlah bidang lain. Salah satu julukannya adalah Aminul Ummah atau Kepercayaan Umat.
Profil dan Biografi Abu Ubaidah bin Jarrah
1. Latar Belakang
Abu Ubaidah memiliki nama lengkap Amir bin Al Jarrah bin Hilal Al-Fahri Al-Quraisy. Ia terlahir sekitar 30 tahun sebelum kenabian Nabi Muhammad SAW.Mengutip informasi dari laman Repository UIN Banten, Abu Ubaidah memeluk Islam melalui Abu Bakar Ash-Shidiq r.a. Ia juga termasuk sebagai salah satu As-sabiqun Al Awwalun (orang-orang pertama yang masuk Islam).
Saat awal memeluk Islam, Abu Ubaidah juga mendapat tekanan dari keluarganya untuk keluar. Namun, segala cara yang digunakan untuk membuatnya murtad tidaklah berhasil. Pada akhirnya, Abu Ubaidah sendiri tetap memilih jalan yang ia yakini sebagai pemeluk Islam.
Pada ciri-ciri fisiknya, Abu Ubaidah memiliki postur tinggi dan kurus. Sementara itu, sikapnya juga rendah hati dan bijak.
2. Diberikan Gelar oleh Rasulullah SAW
Abu Ubaidah termasuk salah satu orang kepercayaan Rasulullah SAW. Saat melihat kelayakan dalam hati dan nuraninya, Nabi Muhammad SAW memberi Abu Ubaidah gelar berupa Aminul Ummah (Kepercayaan Umat).إِنَّ لَكُمْ أُمَّةً أَمِيْنًا، وَإِنَّ أَمِيْنَ هذِهِ اْلأُمَّةِ أَبُوْ عُبَيْدَةَ بْنُ اْلجَرَّاحِ
Artinya: "Sesungguhnya setiap umat memiliki orang kepercayaan, dan orang kepercayaan umat ini adalah Abu Ubaidah bin Al-Jarrah."
3. Kiprahnya di Medan Perang
Abu Ubaidah sudah banyak melalui peperangan melawan musuh-musuh Islam. Salah satunya adalah Perang Badar yang terjadi antara umat Muslim dengan Quraisy. Pada pertempuran tersebut, ia tak segan melawan ayahnya sendiri.Selain Perang Badar, Abu Ubaidah juga turut terlibat dalam berbagai pertempuran lain. Misal, Perang Uhud, Perang Khandaq, Perang Hunain, Perang Tabuk, dan lain sebagainya.
Setelah Nabi Muhammad SAW wafat, Abu Ubaidah masih aktif bertempur. Ia pun turut mendampingi pemerintahan Abu Bakar Ash-Shidiq r.a.
Lihat Juga :