Kisah Konspirasi Yahudi Mempersenjatai Nazisme dan Membangun Perindustrian Jerman
Selasa, 12 Desember 2023 - 14:37 WIB
loading...
A
A
A
3) Memaksa Inggris, Prancis, kemudian Amerika Serikat untuk menyetujui berdirinya sebuah negara nasional bagi bangsa Yahudi di Palestina.
Pada masa Perang Dunia I Inggris telah menjanjikan para pemilik modal Yahudi internasional untuk mendesak Amerika Serikat lewat organisasi Yahudi di Amerika, agar negara itu terlibat dalam perang bersama sekutu dengan imbalan, bahwa Inggris akan membela cita-cita Zionisme.
Data-data intelijen angkatan laut menunjukkan, bahwa peristiwa penyerbuan Jerman terhadap kapal perang Amerika, Lusiana, kemudian tenggelama dalah sebuah peristiwa yang sengaja dirancang sebelumnya sebagai preteks agar Amerika Serikat melibatkan dirinya dalam Perang itu, persis penyerbuan Pearl Harbour oleh angkatan udara Jepang tahun 1941, sehingga Amerika-Serikat ketika itu bisa terjun dalam kancah Perang Dunia II.
Baca juga: Konspirasi Yahudi Internasional: Kisah Terbunuhnya Presiden Abraham Lincoln
Nasib Tanag Palestina
William G. Carr menjelaskan naskah asli dalam perjanjian Versailles (1919) tentang nasib tanah Palestina di bawah kekuasaan pendudukan Inggris disebutkan dalam rumusan berikut:
"...yaitu untuk mengubah tanah Palestina menjadi sebuah negara nasional bagi bangsa Yahudi."
"'Mengubah" menjadi "mendirikan", dengan maksud menutupi niat buruk bangsa Yahudi sebenarnya di seluruh wilayah itu," tulis William G. Carr.
Maka rumusan menjadi sebagai berikut:
"His Majesty's government view with favor the establishment in Palestine of anational home for the Jewish people, and will use their best endeavors tofacilitate the achievement of this object, it being clearly understood that nothing shall be done which might prejudice the civil and religious rights ofexisting non-Jewish communities in Palestine, of the right and political status enjoyed by Jewsin any other country."
Baca juga: Konspirasi Yahudi: Kisah Setan Berjubah Pastor Bernama Rasputin
Pada masa Perang Dunia I Inggris telah menjanjikan para pemilik modal Yahudi internasional untuk mendesak Amerika Serikat lewat organisasi Yahudi di Amerika, agar negara itu terlibat dalam perang bersama sekutu dengan imbalan, bahwa Inggris akan membela cita-cita Zionisme.
Data-data intelijen angkatan laut menunjukkan, bahwa peristiwa penyerbuan Jerman terhadap kapal perang Amerika, Lusiana, kemudian tenggelama dalah sebuah peristiwa yang sengaja dirancang sebelumnya sebagai preteks agar Amerika Serikat melibatkan dirinya dalam Perang itu, persis penyerbuan Pearl Harbour oleh angkatan udara Jepang tahun 1941, sehingga Amerika-Serikat ketika itu bisa terjun dalam kancah Perang Dunia II.
Baca juga: Konspirasi Yahudi Internasional: Kisah Terbunuhnya Presiden Abraham Lincoln
Nasib Tanag Palestina
William G. Carr menjelaskan naskah asli dalam perjanjian Versailles (1919) tentang nasib tanah Palestina di bawah kekuasaan pendudukan Inggris disebutkan dalam rumusan berikut:
"...yaitu untuk mengubah tanah Palestina menjadi sebuah negara nasional bagi bangsa Yahudi."
"'Mengubah" menjadi "mendirikan", dengan maksud menutupi niat buruk bangsa Yahudi sebenarnya di seluruh wilayah itu," tulis William G. Carr.
Maka rumusan menjadi sebagai berikut:
"His Majesty's government view with favor the establishment in Palestine of anational home for the Jewish people, and will use their best endeavors tofacilitate the achievement of this object, it being clearly understood that nothing shall be done which might prejudice the civil and religious rights ofexisting non-Jewish communities in Palestine, of the right and political status enjoyed by Jewsin any other country."
Baca juga: Konspirasi Yahudi: Kisah Setan Berjubah Pastor Bernama Rasputin
Lihat Juga :