Kisah Konspirasi Yahudi Mempersenjatai Nazisme dan Membangun Perindustrian Jerman
Selasa, 12 Desember 2023 - 14:37 WIB
loading...
Joseph Stalin. Foto/Ilustrasi: History
A
A
A
William G. Carr mengatakan banyak yang tidak memperhatikan adanya tangan-tangan terselubung di balik peristiwa yang terjadi di Jerman , yaitu ketika para pemilik modal Yahudi internasional mempersenjatai Nazisme, dan membangun perindustrian Jerman setelah perjanjian Versailles (1919).
Pada saat itu Hitler menggalakkan anti Yahudi . "Di sini timbul pertanyaan, mengapa Stalin dan dunia Barat tutup mulut, ketika melihat Jerman bangkit dan membangun militernya kembali secara besar-besaran, yang bisa mengancam dunia Barat dan Rusia ?" tulis William G. Carr dalam bukunya berjudul "Yahudi Menggenggam Dunia" (Pustaka Kautsar, 1993).
Menurut pengamatan yang cermat, kata William, justru Stalin sendiri telah mengadakan perjanjian kerja-sama rahasia dengan penguasa militer di Jerman, bahkan sebelum militer berkuasa untuk melatih dan mempersenjatai angkatan perang Jerman.
Baca juga: Konspirasi Yahudi: Pembantaian Januari dan Revolusi Manshevik
"Dan lagi, beberapa lembaga keuangan Barat menyalurkan dana-dananya untuk membiayai pembangunan industri persenjataan Jerman," lanjutnya.
Tokoh-tokoh Barat bukan tidak tahu apa yang terjadi di balik layar di Jerman pada waktu itu, dan kebangkitan kekuatan militernya. Willia, mengaku tahu akan hal itu dengan yakin, ketika ia menghadiri konferensi perlucutan senjata yang diadakan di London tahun 1930.
William mengatakan hasil studi analitis mengenai periode 1920-1938 dalam sejarah modern yang ia lakukan menunjukkan, bahwa pemilik modal Yahudi internasional telah memusatkan kegiatannya dalam periode ini untuk meraih tujuan-tujuan sebagai berikut:
1) Menyalakan api Perang Dunia II , sesuai dengan program asli semenjakdulu. Mereka berhasil.
2) Memerangi pemerintahan dan pergerakan yang memusuhi mereka di Eropa dengan segala cara dan sarana. Dalam hal ini, mereka juga telah berhasil dengan gemilang, seperti penyingkiran pemerintahan Asquith di Inggris pada masa Perang Dunia I .
Baca juga: Konspirasi Yahudi: Kisah Rothschild Mengacaukan Ekonomi Amerika
Pada saat itu Hitler menggalakkan anti Yahudi . "Di sini timbul pertanyaan, mengapa Stalin dan dunia Barat tutup mulut, ketika melihat Jerman bangkit dan membangun militernya kembali secara besar-besaran, yang bisa mengancam dunia Barat dan Rusia ?" tulis William G. Carr dalam bukunya berjudul "Yahudi Menggenggam Dunia" (Pustaka Kautsar, 1993).
Menurut pengamatan yang cermat, kata William, justru Stalin sendiri telah mengadakan perjanjian kerja-sama rahasia dengan penguasa militer di Jerman, bahkan sebelum militer berkuasa untuk melatih dan mempersenjatai angkatan perang Jerman.
Baca juga: Konspirasi Yahudi: Pembantaian Januari dan Revolusi Manshevik
"Dan lagi, beberapa lembaga keuangan Barat menyalurkan dana-dananya untuk membiayai pembangunan industri persenjataan Jerman," lanjutnya.
Tokoh-tokoh Barat bukan tidak tahu apa yang terjadi di balik layar di Jerman pada waktu itu, dan kebangkitan kekuatan militernya. Willia, mengaku tahu akan hal itu dengan yakin, ketika ia menghadiri konferensi perlucutan senjata yang diadakan di London tahun 1930.
William mengatakan hasil studi analitis mengenai periode 1920-1938 dalam sejarah modern yang ia lakukan menunjukkan, bahwa pemilik modal Yahudi internasional telah memusatkan kegiatannya dalam periode ini untuk meraih tujuan-tujuan sebagai berikut:
1) Menyalakan api Perang Dunia II , sesuai dengan program asli semenjakdulu. Mereka berhasil.
2) Memerangi pemerintahan dan pergerakan yang memusuhi mereka di Eropa dengan segala cara dan sarana. Dalam hal ini, mereka juga telah berhasil dengan gemilang, seperti penyingkiran pemerintahan Asquith di Inggris pada masa Perang Dunia I .
Baca juga: Konspirasi Yahudi: Kisah Rothschild Mengacaukan Ekonomi Amerika
Lihat Juga :