Konspirasi Yahudi: Kisah Stalin, Ibu Tukang Cuci Ayah Pemabuk
Rabu, 13 Desember 2023 - 14:50 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Mayoritas Pemilik Modal Berdarah Yahudi: Kisah Karl Reiter Lahirkan Nazisme
Pada bulan April 1925 Stalin berhasil menyingkirkan Trotsky dari jabatannya sebagai komisioner rakyat dalam urusan penahanan atau kementerian penahanan.
Setelah itu, Zenoviev disingkirkan pula dan digantikan oleh Bovadin, Rikov dan Tomsky. Sedang Zenoviev dan Kaminiev ketika itu bergabung dengan Trotsky untuk membentuk gerakan oposisi menentang Stalin.
Akan tetapi, langkah ini datangnya terlambat, sehingga mereka mendapat pukulan balik dari Stalin. Pada bulan Februari 1926 Stalin berhasil menyingkirkan Zenoviev dari politbiro, kemudian dari kepemimpinan Rusia di Leningrad, dan terakhir dari kepemimpinan rakyat.
Lalu datanglah giliran bagi Kaminiev dan Trotsky pada bulan Oktober 1926. Mereka berdua disingkirkan dari politbiro oleh Stalin. Pada tahun berikutnya Stalin benar-benar telah menyingkirkan I awan I awan politiknya dari komite sentral partai Komunis Rusia.
Tahun 1927 Trotsky berusaha mengadakan pembangkangan yang terakhir kalinya dengan melemparkan tuduhan, bahwa Stalin telah menyalahi garis ideologi Marxisme yang benar, dan menciptakan diktatorisme keluarga di Rusia.
Stalin membalas tuduhan itu dengan tindakan sangat kejam, dengan mengadakan pembersihan besar-besaran yang menumbalkan ratusan ribu orang mati, dan ribuan lainnya dibuang ke Siberia.
Baca juga: Konspirasi Yahudi: Perjanjian Versailles dan Kisah Tragis Roza Luxemburg
Ini diungkapkan oleh Khrouchtchev di kemudian hari. Stalin telah melakukan pembersihan terhadap para tokoh Komunis senior Yahudi dan para tokoh proletar generasi pertama yang mencetuskan revolusi Komunis.
Di antara mereka yang terkenal tindakan Stalin itu yang berupa penahanan, pembuangan dan hukuman mati adalah Trotsky, Zenoviev, Kaminiev, Martinov, Zalolich, Martov dan lain-lain.
Dengan demikian, secara langsung Stalin telah bebas dari lingkungan orang-orang Yahudi senior pada akhir hayatnya, kecuali istrinya Roza Kaganovich dan kakak iparnya Lazar Kaganovich.
Willam G. Carr mengatakan hasil studi analitis menunjukkan, bahwa dalam pembersihan yang dilakukan Stalin pada akhir masa hidupnya terdapat adanya hubungan rahasia dengan kekuatan terselubung, yang di dalamnya terdapat para tokoh senior Yahudi Komunis Rusia.
Ini menunjukkan, bahwa kekuatan terselubung itu tidak mempertimbangkan adanya tumbal orang Yahudi atau bukan, selama semua itu akan mendatangkan keuntungan materi bagi mereka.
Peristiwa demi peristiwa itu sebenarnya merupakan rancangan untuk membuka jalan timbulnya perang ekonomi global, dengan menjadikan dunia sebagai arena pertarungan pada masa sebelum Perang Dunia II.
Baca juga: Nazisme Produk Zionis yang Menggerakkan Senjata Jerman dan Sekutunya pada Perang Dunia
Pada bulan April 1925 Stalin berhasil menyingkirkan Trotsky dari jabatannya sebagai komisioner rakyat dalam urusan penahanan atau kementerian penahanan.
Setelah itu, Zenoviev disingkirkan pula dan digantikan oleh Bovadin, Rikov dan Tomsky. Sedang Zenoviev dan Kaminiev ketika itu bergabung dengan Trotsky untuk membentuk gerakan oposisi menentang Stalin.
Akan tetapi, langkah ini datangnya terlambat, sehingga mereka mendapat pukulan balik dari Stalin. Pada bulan Februari 1926 Stalin berhasil menyingkirkan Zenoviev dari politbiro, kemudian dari kepemimpinan Rusia di Leningrad, dan terakhir dari kepemimpinan rakyat.
Lalu datanglah giliran bagi Kaminiev dan Trotsky pada bulan Oktober 1926. Mereka berdua disingkirkan dari politbiro oleh Stalin. Pada tahun berikutnya Stalin benar-benar telah menyingkirkan I awan I awan politiknya dari komite sentral partai Komunis Rusia.
Tahun 1927 Trotsky berusaha mengadakan pembangkangan yang terakhir kalinya dengan melemparkan tuduhan, bahwa Stalin telah menyalahi garis ideologi Marxisme yang benar, dan menciptakan diktatorisme keluarga di Rusia.
Stalin membalas tuduhan itu dengan tindakan sangat kejam, dengan mengadakan pembersihan besar-besaran yang menumbalkan ratusan ribu orang mati, dan ribuan lainnya dibuang ke Siberia.
Baca juga: Konspirasi Yahudi: Perjanjian Versailles dan Kisah Tragis Roza Luxemburg
Ini diungkapkan oleh Khrouchtchev di kemudian hari. Stalin telah melakukan pembersihan terhadap para tokoh Komunis senior Yahudi dan para tokoh proletar generasi pertama yang mencetuskan revolusi Komunis.
Di antara mereka yang terkenal tindakan Stalin itu yang berupa penahanan, pembuangan dan hukuman mati adalah Trotsky, Zenoviev, Kaminiev, Martinov, Zalolich, Martov dan lain-lain.
Dengan demikian, secara langsung Stalin telah bebas dari lingkungan orang-orang Yahudi senior pada akhir hayatnya, kecuali istrinya Roza Kaganovich dan kakak iparnya Lazar Kaganovich.
Willam G. Carr mengatakan hasil studi analitis menunjukkan, bahwa dalam pembersihan yang dilakukan Stalin pada akhir masa hidupnya terdapat adanya hubungan rahasia dengan kekuatan terselubung, yang di dalamnya terdapat para tokoh senior Yahudi Komunis Rusia.
Ini menunjukkan, bahwa kekuatan terselubung itu tidak mempertimbangkan adanya tumbal orang Yahudi atau bukan, selama semua itu akan mendatangkan keuntungan materi bagi mereka.
Peristiwa demi peristiwa itu sebenarnya merupakan rancangan untuk membuka jalan timbulnya perang ekonomi global, dengan menjadikan dunia sebagai arena pertarungan pada masa sebelum Perang Dunia II.
Baca juga: Nazisme Produk Zionis yang Menggerakkan Senjata Jerman dan Sekutunya pada Perang Dunia
(mhy)
Lihat Juga :