IKAJI Resmi Dideklarasikan, PP Muhammadiyah: Ada 5 Peran yang Bisa Dilakukan

Rabu, 13 Desember 2023 - 15:01 WIB
loading...
IKAJI Resmi Dideklarasikan,...
Ikatan Jurnalis Indonesia (IKAJI) resmi dideklarasikan di Gedung RRI padi tadi, 13 Desember 2023. Foto/Ilustrasi: bandungmu
A A A
JAKARTA - Ikatan Jurnalis Indonesia (IKAJI) resmi dideklarasikan di Gedung RRI padi tadi, 13 Desember 2023. Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dadang Kahmad mengatakan, ada5 peran yang bisa dilakukan organisasi kewartawanan itu. Yaitu, sebagai pendidik , pelurus informasi, muahhid atau pemersatu, mujaddid atau pembaru, dan berperan sebagai pejuang kebenaran.

Deklarasi IKAJI dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting. Selain Dadang Kahmad, hadir Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah Muchlas, Ketua Umum PP IKAJI Rommy Fibri, Ketua KPI Pusat Ubaidillah, Ketua Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) Piyu Padi, Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa, dan tokoh lainnya.

Dadang mengatakan, pihaknya mengapresiasi lahirnya IKAJI. Menurutnya, Muhammadiyah seperti halnya NU, Persis, dan organisasi Islam lainnya adalah gerakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar. Sejak awal, Muhammadiyah berhubungan erat dengan jurnalisme. “KH Ahmad Dahlan menerbitkan buletin dan majalah berbahasa Jawa,” terangnya.

Baca juga: Wadah Jurnalis Muhammadiyah IKAJI Dideklarasikan, Haedar Nasir Beri Orasi Kebangsaan

Kemudian pada 1915, Haji Fachrodin mendirikan Suara Muhammadiyah (SM). Saat ini, SM sudah berusia 108 tahun. Bahkan, mendapat penghargaan sebagai media paling tua dan masih terbit sampai saat ini di Indonesia.

Jadi, Muhammadiyah sangat berkaitan erat dengan dunia jurnalisme. “Karena dakwah adalah jurnalisme. Menyebarkan informasi kepada masyarakat, dan mengajak orang berbuat baik. Jadi, kelahiran IKAJI sangat penting untuk muhammadiyah,” jelas Guru Besar Sosiologi Agama di UIN Bandung itu.

Menurut dia, IKAJI tidak hanya untuk Muhammadiyah, tapi inklusif untuk semua. “Sebenarnya agak terlambat, tapi Alhamdulillah kita bisa deklarasikan. Tidak hanya jurnalis Muhammadiyah, tapi semua jurnalis yang mempunyai pikiran seperti jurnalis Muhammadiyah dalam menyebarkan amar ma’ruf nahi munkar,” ungkapnya.

Dadang mengatakan, ada lima peran yang bisa dilakukan IKAJI di masa mendatang. Pertama, IKAJI sebagai pendidik. Mendidik kepada masyarakat dan tidak memberikan informasi yang menyesatkan. Sekarang, kata Dadang, jurnalisme sangat pragmatis, dan pendek sumbunya. Media sosial bukan sebagai pendidikan, tapi sebagai pembodohan, dengan informasi sampah.

“Kita sulit menyeleksi. Walaupun kita ada akhlaqul sosmediyah. Maka, berhati-hatilah dengan medsos, dengan informasi yang masuk. IKAJI harus Berperan sebagai educator atau sebagai muaddib,” paparnya.

Baca juga: Urgensi Majelis Kemaritiman Muhammadiyah
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Gelar Salat Idulfitri...
Gelar Salat Idulfitri 1447 H, Gedung PP Muhammadiyah Menteng Dipadati Jemaah
Dukung Pendidikan Diri...
Dukung Pendidikan Diri di Bulan Ramadan, Sinar Mas Wakafkan 1.000 Mushaf Al-Qur'an
Kapan Puasa Ramadan...
Kapan Puasa Ramadan 2026 Dimulai? Ini Jadwal Sidang Isbat Kemenag dan Versi Muhammadiyah
Jadwal Idulfitri Muhammadiyah...
Jadwal Idulfitri Muhammadiyah 2025, Simak di Sini!
Doa Setelah Tarawih...
Doa Setelah Tarawih Muhammadiyah
Apakah Muhammadiyah...
Apakah Muhammadiyah Boleh Tahlilan? Simak Penjelasannya
Rekomendasi
5 Tanda Akan Terjadi...
5 Tanda Akan Terjadi Hujan Lebat yang Dapat Dilihat Mata
Gara-gara Cheetos Jatuh...
Gara-gara Cheetos Jatuh Picu Kekacauan Ekosistem di Gua Terbesar di AS
Setelah Rusia, Riset:...
Setelah Rusia, Riset: Gempa Bumi Besar Berikutnya di Kanada
Artikel Terkini
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Kemenhaj Ingatkan Jemaah...
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Infografis
Mengenal Perbedaan dan...
Mengenal Perbedaan dan Peran Grup yang Ada di Kopassus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved