Mengapa Nabi-Nabi Keturunan Semit? Begini Penjelasan Imam Chirri

Jum'at, 29 Desember 2023 - 12:53 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Bukti Sifat Umum dari Ajaran Islam Menurut Imam Chirri

Akan tetapi, beberapa orang yang telah mendapat anugerah, hidup di antara rakyatnya dan sanggup mengerti secara mendalam dan membatasi nafsu dan siap mengambil pertanggungan jawab sebagai pimpinan dan pengajar.

Mengetahui kesanggupan mereka yang luar biasa kebanyakan orang-orang yang murah-hati itu membuktikan pada mereka kebenaran dan memerintahkan mereka dengan tugas yang terkeras, yaitu tuntutan peri kemanusiaan.

Individu-individu ini dipilih atas azas-azas/jasa-jasa mereka sendiri, tidak atas dasar hubungan mereka pada bangsa atau masyarakat.

Seperti yang diharapkan, individu-individu ini dihadapkan dengan kesulitan-kesulitan yang tak dapat diatasi. Rakyat tidak bersedia untuk mengikuti atau menerima ajaran-ajaran mereka dan kebanyakan dari mereka seperti Nuh yang memperoleh pengikut yang sangat sedikit, atau seperti Ibrahim yang hidup sebagai Nabi tanpa pengikut. Karena masyarakat menolak perubahan, diduga bahwa seorang Nabi seperti Ibrahim telah diperlukan mencoba untuk mencapai kelancaran Agamanya melalui anak-anaknya, Ismail dan Ishak, yang setia mengikuti kepercayaan ayahnya dan menyampaikannya pada anak-anak mereka.

Kelanjutan ajaran Agama yang dikembangkan secara sempit melalui garis kesukuan. Abad-abad telah berlalu, dan kepercayaan tidak memperoleh pengikut, baik dan luar maupun turunan-turunan Ibrahim.

Baca juga: Dialog tentang Takdir antara Imam Chirri dan Prof Wilson

Maksud yang sangat baik, akan tetapi tidak memperoleh kepercayaan dalam suku atau bangsa. Yang Pengasih dan Penyayang merencanakan untuk mengembangkan kepercayaan untuk seluruh dunia dan menunjukkan pada seluruh manusia tentang kebenaran. Yang Maha Kuasa mengatur alam semesta melalui kelaziman dan tujuan-tujuan natural yang menyingkapkan seluruh kejadian di alam sebagai sebab dan akibat.

Dia melindungi kepercayaan dan menjaga tetap hidup, meskipun pada suatu perhatian, melalui masyarakat yang kecil, yang dianugerahi oleh warisan kepcrcayaan itu dari ayah yang suci. Dia menyebabkan bahwa kepercayaan berkobar dan mengembang bila masyarakat tumbuh dan mempunyai kekuatan yang cukup untuk tugas besar perluasan kepercayaan.

Masyarakat kecil itu dimaksudkan menumbuhkan melalui dua arah, Ishmaelite dan Israelite.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Di Balik Perintah dan...
Di Balik Perintah dan Makna Ibadah Haji : Pelajaran dari Perjalanan Nabi Ibrahim dan Keluarganya
Iduladha: Napak Tilas...
Iduladha: Napak Tilas Cinta dan Ketaatan Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Perbedaan Nabi dan Rasul,...
Perbedaan Nabi dan Rasul, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Dalam Perjalanan Isra...
Dalam Perjalanan Isra Mikraj, Rasulullah SAW Menjadi Imam Salat Para Nabi
Rekomendasi
Viral! Pesawat Tiba-tiba...
Viral! Pesawat Tiba-tiba Berhenti Bergerak di Langit Australia
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ilmuwan Jepang Kembangkan...
Ilmuwan Jepang Kembangkan Kapal Pesiar untuk Hasilkan Energi Bersih dari Topan
Artikel Terkini
Apa Itu Khodam? Begini...
Apa Itu Khodam? Begini Penjelasan Khodam dalam Islam, Benarkah Ada Pendamping Gaib?
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Infografis
Begini Penjelasan, Mengapa...
Begini Penjelasan, Mengapa Adab Lebih Penting daripada Ilmu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved